Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Potensi Situs Makam Ki Ageng Gribig sebagai Sumber Belajar Sejarah Lokal Peninggalan Peradaban Islam di Kota Malang Cahyani, Vinda Regita; Rizaldi, Martin
JSI: Jurnal Sejarah Islam Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Sejarah Islam
Publisher : Progam Studi Sejarah Peradaban Islam (SPI), Fakultas Ushuluddin Adab dan Humaniora, Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Situs sejarah lokal memiliki potensi luar biasa sebagai sumber belajar dalam pembelajaran sejarah. Pemanfaatan sumber belajar di lingkungan akan mendorong motivasi belajar siswa karena sifatnya yang kontekstual. Kota Malang memiliki latar belakang sejarah panjang dan menarik untuk dikaji karena terdapat persebaran situs-situs sejarah yang masih dapat ditemui sampai saat ini tak terkecuali situs sejarah Islam. Proses Islamisasi di Kota Malang, tentunya tak terlepas dari seorang tokoh yang diabadikan namanya oleh masyarakat sebagai Ki Ageng Gribig. Situs Makam Ki Ageng Gribig merupakan ikon Kota Malang yang masih eksis sampai saat ini. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji potensi Situs Makam Ki Ageng Gribig sebagai sumber belajar sejarah lokal peninggalan peradaban Islam di Kota Malang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sejarah yang bertujuan untuk menggali informasi terkait latar belakang sejarah Situs Makam Ki Ageng Gribig. Selain itu, penelitian ini juga menggunakan metode penelitian kualitatif untuk menganalisis potensi Situs Makam Ki Ageng Gribig. Keberadaan situs ini memiliki muatan-muatan edukasi yang berguna baik dalam lingkup masyarakat maupun pendidikan, yaitu nilai sejarah, nilai religi, nilai kerukunan, nilai karakter, dan nilai budaya. Situs Makam Ki Ageng Gribig selaras dengan pembelajaran sejarah Kurikulum Merdeka khususnya pada materi periode kerajaan Islam. Implementasinya dapat dilakukan berdasarkan tata laksana implementasi Kurikulum Merdeka. Potensi situs tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar sejarah lokal terutama dalam membangun sikap kesadaran sejarah.
PERANAN DAN KEPENTINGAN NASIONAL INDONESIA DALAM PENYELESAIAN KONFLIK ANTARA ARAB SAUDI-IRAN TAHUN 2016 Rizaldi, Martin; Cahyani, Vinda Regita
Historis : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Sejarah Vol 8, No 1 (2023): Juni
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/historis.v8i1.7949

Abstract

Abstrak: Konflik antara Arab Saudi dan Iran merupakan konflik yang berlatar belakang sektarianisme. Dimensi sektarian dinilai menjadi faktor utama munculnya konflik yang terjadi antara Arab Saudi dan Iran yang semakin berkelanjutan. Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan Peran dan Kepentingan Nasional Indonesia dalam Penyelesaian Konflik Arab Saudi dan Iran Tahun 2016. Metode penyusunan artikel ini menggunakan metode literature review, yaitu menggunakan sumber referensi dari buku dan jurnal. Pada tahun 2016, konflik menjadi semakin tegang karena Arab Saudi mengeksekusi seorang ulama Syiah, Syaik Nimr Baqr Al-Nimr, yang dituduh melakukan tindakan terorisme. Eksekusi tersebut semakin menghambat upaya perdamaian di kawasan Timur Tengah. Indonesia sendiri berperan dalam mewujudkan upaya perdamaian di kawasan Timur Tengah, seperti dalam penyelesaian konflik Arab Saudi-Iran tahun 2016, yaitu sebagai mediator atau penengah konflik. Peran Indonesia dalam menyelesaikan konflik di Timur Tengah sangat dihargai dan tidak merugikan kepentingan nasional atau prinsip politik Indonesia.Abstract:  The conflict between Saudi Arabia and Iran is a conflict with a background of sectarianism. The sectarian dimension is considered to be the main factor in the emergence of the conflict that has occurred between Saudi Arabia and Iran which has become increasingly sustainable. This article aims to explain the Role and National Interest of Indonesia in Resolving the Conflict between Saudi Arabia and Iran in 2016. The method of compiling this article uses the literature review method, which uses reference sources from books and journals. In 2016, the conflict became increasingly tense because Saudi Arabia executed a Shia cleric, Syaik Nimr Baqr Al-Nimr, who was accused of carrying out acts of terrorism. The executions have further hampered peace efforts in the Middle East region. Indonesia itself plays a role in realizing peace efforts in the Middle East region, such as in the resolution of the Saudi Arabia-Iran conflict in 2016, namely as a mediator or conflict mediator. The role played by Indonesia in resolving conflicts in the Middle East is highly valued and does not damage Indonesia's national interests or political principles.
Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas XII IPA 4 di SMA Negeri 2 Ciamis dengan Pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL) Rizaldi, Martin; Yogatama, Rilva Deni; Hendrawan, Carlos; Ratih, Dewi
Wahana Pendidikan Vol 12, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jwp.v12i2.17954

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar sejarah peserta didik dengan pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL) pada kelas XII IPA 4 SMA Negeri 2 Ciamis. Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan jumlah 36 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi dan juga angket. Sementara itu, teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data kuantitatif serta analisis data kualitatif. Latar belakang penelitian ini adalah peserta didik yang kurang berminat dalam mata pelajaran sejarah yang merasa cenderung membosankan karena pendekatan pendekatan pembelajaran yang diterapkan hanya fokus pada Arah dari pendidik ( berfokus pada guru ). Selain itu, juga terjadi kesenjangan pemahaman antar peserta didik, dimana tingkat pengetahuan awal yang beragam seringkali membuat peserta didik merasa kesulitan selama proses pembelajaran berlangsung. Hasil pelaksanaan pembelajaran pada siklus 1 (pertama) dan siklus 2 (kedua), menunjukkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar peserta didik secara signifikan. Pada siklus pertama dari total 36 peserta didik, hanya sebanyak 20 peserta didik yang telah mencapai nilai KKM dengan presentase ketuntasan (55%). Kemudian pada siklus kedua, setelah dilakukan refleksi serta evaluasi maka terjadi peningkatan yang cukup signifikan, dimana dari total 36 peserta didik sebanyak 30 peserta didik telah mencapai nilai KKM dengan presentase ketuntasan (83%) dan nilai rata-rata kelas telah mencapai angka 80. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL) di kelas XII IPA 4 berhasil meningkatkan hasil belajar sejarah peserta.
Destinasi Wisata Alam Sumber Sira Berbasis Komunitas Sebagai Kearifan Lokal di Desa Putukrejo, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang Rizaldi, Martin; Qodariyah, Anin Lailatul
Fajar Historia: Jurnal Ilmu Sejarah dan Pendidikan Vol 4 No 2 (2020): Desember
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/fhs.v4i2.3344

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan destinasi wisata alam Sumber Sira berbasis komunitas sebagai kearifan lokal di Desa Putukrejo, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif-deskriptif. Pengumpulan data di lapangan menggunakan observasi, dan wawancara formal guna memperoleh data atau keterangan pada wilayah penelitian sehingga dapat diketahui gambaran yang jelas mengenai wilayah tersebut. Metode kualitatif juga menggunakan teknik analisis dengan mengkaji suatu permasalahan dengan lebih mendalam. Sumber data juga menggunakan kajian pustaka yang diambil buku dan jurnal. Kecamatan Gondanglegi mempunyai destinasi wisata berupa wisata alam yaitu Sumber Sira yang terletak tepatnya di Desa Putukrejo, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang. Sumber Sira menjadi salah satu aset potensial desa, hal itu dikatakan potensial karena dimanfaatkan oleh penduduk sekitar untuk menjalani kehidupan sehari-hari. Sumber Sira sendiri dikelola oleh perangkat desa dan pemerintah turut mendampingi dalam pengelolaannya sesuai dengan Undang-Undang Regulasi Pemerintahan Kabupaten Malang. Selain itu, organisasi masyarakat seperti karang taruna juga turut membantu dalam mengelola salah satu aset desa yang ada di wilayah ini. Potensi wisata alam Sumber Sira tersebut diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Putukrejo.