Berdasarkan observasi peneliti di SMK N 1 Bangkinang, pendidikan jasmani dan olahraga dalam melaksanakan proses pembelajaran dan pengajaran kurang memperhatikan pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran yang diajarkan guru. Untuk penelitian ini, peneliti tertarik untuk meningkatkan proses pembelajaran melalui pelaksanaan penelitian tindakan kelas dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe NHT. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, meliputi 1) perencanaan, 2) pelaksanaan, 3) observasi, dan 4) refleksi. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, dilaksanakan dengan memfasilitasi kolaborasi antara peneliti dan guru. Data penelitian ini berupa informasi tentang data tindakan yang diperoleh dari hasil observasi, hasil observasi aktivitas guru dan siswa, tes awal dan akhir pembelajaran. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X TP 1 yang diteliti yang berjumlah 30 orang. Hasil belajar siklus I pada tes awal sebelum pembelajaran rata-rata nilai ketuntasan belajar siswa adalah 5,94 dan pada akhir ketuntasan belajar siswa mencapai 56,7%, sedangkan pada tes akhir siklus II nilai ketuntasan belajar siswa. meningkat menjadi 80%. Berdasarkan hasil observasi terdapat peningkatan pemahaman siswa setelah berlangsungnya proses pembelajaran yang diilustrasikan dengan hasil tes siswa. Dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe NHT dapat meningkatkan hasil belajar siswa.