Ningsih - Poltekkes Bhakti Mulia, Surati
Poltekkes Bhakti Mulia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Konseling Parenting Sebagai Upaya Menurunkan Kejadian Gangguan Psikologis Post Partum Ningsih - Poltekkes Bhakti Mulia, Surati
IJMS - Indonesian Journal on Medical Science Vol 7, No 2 (2020): IJMS 2020
Publisher : IJMS - Indonesian Journal on Medical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract : Primipara have tendency experience of the post partum psychology problems, because limitted knowledge abaut  parenting. 50% of post partum have tendency to be post [artum blues and still be uncared by midwife. This study aimed to know the difference of Postpartum psychological disorders in intervention and control group.This was a randomized controlled trial with posttest-only control group design conducted at BPM Sri Rahayu Singkil Boyolali. A sample of postpartum mothers with gestational age ≥ 37 weeks was selected for this study by simple random sampling. The data on postpartum psychologi-cal disorder was measured by Edinburgh Postnatal Depression Scale and tested by in-dependent t-test. Result : Postpartum psychological disorders was lower in intervention group than control group and it was statistically significant (p = 0,01). Conclusion: Counseling of parenting is effective to reduce post partum psychological disorderKeywords :counseling, parenting, post partum psychological disorder Abstrak : Primipara mempuyai kesenderungan mengalami gangguan psikologis post partumdikarenakan kurangnya pengetahuan ibu dalam menghadapi peran barunya sebagai orang tua. 50% ibu post partum mempunyai kecenderungan mengalami post partum blues dan hal ini masih terabaikan oleh tenaga kesehatan khususnya bidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kejadian ganguan psikologis post partum pada kelompok perlakuan (dengan konseling parenting) dan kelompok kontrol. Penelitian ini menggunakan post tes-only control group design. Subyek penelitian adalah primigravida dengan umur kehmilan ≥ 37 minggu di BPM Sri Rahayu Singkil Boyolali dengan menggunakan simple random sampling. Instrumen yang digunakan adalah lembar EPDS (Edinburgh Postnatal Depression Scale) dan analisis data menggunakan independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kejadian ganguan psikologis post partum pada kelompok perlakuan lebih rendah daripada kelompok kontrol. Analisis menggunakan independent sampe t-test didapatkan nilai p = 0,01. Kesimpulan : konseling parenting efektif menurunkan kejadian ganguan psikologis post partum. Kata kunci : Konseling, Parenting, Gangguan Psikologis Post Partum