This Author published in this journals
All Journal SCIENTIA JOURNAL
Praptiwi, andriana
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Antara Umur Penyapihan Dengan Status Gizi Anak Usia Di Bawah Tiga Tahun Di Desa Purwoharjo Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo Jambi Tahun 2020 Praptiwi, andriana
SCIENTIA JOURNAL Vol 9 No 2 (2020): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitasdiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menyusui adalah perbuatan yang mulia, sebab dengan menyusui dapat memberikan makanan yang terbaik kepada bayi sehingga dapat tumbuh dan berkembang secara optimal. Air Susu Ibu (ASI) selain merupakan makanan yang paling cocok bagi bayi karena mengandung zat gizi dalam jumlah dan jenis yang sesuai kebutuhannya, juga mengandung zat-zat imunologi yang dapat melindungi bayi dari berbagai penyakit infeksi, khususnya infeksi saluran pencernaan dan pernafasan.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara umur penyapihan dengan status gizi anak usia di bawah tiga tahun di Desa Purwoharjo Kabupaten Tebo Jambi Tahun 2020. Penelitian ini dilakukan di Desa Purwoharjo Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo Jambi pada tanggal 17-21 Oktober 2020. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasi dengan pendekatan retrospektif. Pengumpulan data menggunakan lembar pedoman wawancara. Analisis menggunakan uji statistik chi-square. Hasil penelitian menurut karakteristik responden didapatkan sebagian besar responden berumur 11-18 bulan sebanyak 28 anak (38,3%), sebagian besar umur penyapihan responden umur < 24 bulan sebanyak 49 anak (67,1%) dan sebagian besar responden mempunyai statsus gizi lebih sebanyak 38 anak (52,1%). Hasil uji statistik menunjukkan adanya hubungan ada hubungan antara umur penyapihan dengan status gizi anak usia di bawah tiga tahun di Desa Purwoharjo Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo Jambi 2020 dengan hasil perhitungan Pearson Chi-Square diperoleh p < 0,05. Tenaga bidan serta para praktisi kesehatan lainnya perlu melakukan tindakan-tindakan yang efektif untuk meningkatkan status gizi anak dan pelayanan kesehatan tentang umur penyapihan dengan status gizi di masyarakat.
Hubungan Antara Karakteristik Akseptor KB Baru Dengan Tingkat Kecemasan Terhadap Penggunaan Kontrasepsi Hormonal Di PMB Rosmala Aini Kota Jambi Tahun 2018 Praptiwi, Andriana
SCIENTIA JOURNAL Vol 9 No 2 (2020): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitasdiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

KB dapat dilakukan dengan berbagai metode kontrasepsi salah satunya dengan kontrasepsi hormonal dimana kemungkinan terjadinya efek samping yang merugikan sebagai akibat dari pemakaian kontrasepsi hormonal dapat menimbulkan rasa cemas pada akseptor KB baru yang menggunakan kontrasepsi hormonal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara karakteristik akseptor KB baru dengan tingkat kecemasan terhadap penggunaan kontrasepsi hormonal Di PMB Rosmala Aini Kota Jambi Tahun 2018. Penelitian ini dilakukan di Di PMB Rosmala Aini Kota Jambi pada tanggal 01-31 Juli 2018 menggunakan desain deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang dibagikan kepada 31 akseptor KB baru, kemudian dianalisis menggunakan uji statistik chi-square. Hasil penelitian menurut karakteristik responden didapatkan responden berusia 20-30 tahun 67,7 %, tingkat pendidikan sebagian responden merupakan lulusan SMP 35,5 %, responden bekerja sebagai ibu rumah tangga 45,2 % dan tingkat kecemasan sedang 38,7 %. Hasil uji statistik menunjukkan adanya hubungan antara usoa dengan tingkat kecemasan ( X² = 13,6 , p = 0,001), adanya hubungan antara tingkat pendidikan dengantingkat kecemasan (X² = 40,8 , p = 0,000), demikikian juga dengan antara pekerjaan dengan tingkat kecemasan (X² = 22,6 , p = 0,001). Kepada peneliti selanjutnya penulis sarankan agar melakukan tindak lanjut penelitian tentang hubungan antara peran Bidan dengan tingkat kecemasan pada akseptor KB baru.