firnas, firnasrudin rahim
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penyalahgunaan obat-obat golongan G pada Geng Motor remaja di Kota Makassar Sulawesi Selatan firnas, firnasrudin rahim
Journal of Health Education and Literacy Vol 3 No 2 (2021): Journal of Health, Education and Literacy (J-healt)
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/j-healt.v3i2.900

Abstract

Obat golongan G adalah obat keras yang peredarannya hanya dapat terjadi jika melalui resep dokter, beberapa contoh diantaranya somadril dan tramadol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui terbentuknya sebuah perilaku penyalahgunaan obat-oba golongan G pada kelompok geng motor remaja di Kota Makassar Sulawesi Selatan ditinjau dari konformitas teman sebaya dan akses terhadap obat-obatan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Informan penelitian sebanyak 12 orang, yaitu diantaranya 7 orang remaja kelompok geng motor, 1 orang pimpinan kelompok geng motor, 2 orang pengurus Balatta dan 1 Dokter Klinik. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam, observasi dan Photo Voice. Hasil penelitian menunjukan bahwa Latar belakang perilaku penyalahgunaan obat golongan G obat merupakan efek dari bentuk konformitas teman sebaya merupakan hasil dari adaptasi remaja terhadap lingkungan sosial barunya dan ditunjukkan dengan remaja menerima nilai dan norma yang ada dalam kelompok geng motor. Akses memperoleh obat dalam penguatan perilaku penyalahgunaan obat golongan G di kelompok geng motor remaja yaitu kemudahan dalam memperoleh obat-obat seperti harga yang sangat terjangkau, ketersediaan obat golongan G dibeberapa tempat dan tidak membutuhkan syarat khusus untuk mendapatkan obat golongan G. Aktivitas remaja setalah mengosumsi obat golongan G identik dengan aktivitas kriminal seperti begal, berdampak pada kondisi kesehatan, psikologi, sosial dan hukum.
Stimulasi Terhadap Perkembangan Motorik Kasar pada Anak Usia 1-3 Tahun di Desa Renda Kecamatan Towea Kabupaten Muna Sulawesi Tenggara firnas, firnasrudin rahim; Elna Sari
Journal of Health Education and Literacy Vol 4 No 2 (2022): Journal of Health, Education and Literacy (J-healt)
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/j-healt.v4i2.1256

Abstract

Usia 1-3 tahun merupakan fase yang sangat penting dan berpengaruh dalam menentukan tumbuh kembang anak. Perkembangan anak dapat dilihat melalui aspek perkembangan motoric, kognitif dan perkembangan Bahasa. Perkembangan motoric meliputi motoric kasar dan halus.Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh stimulasi dalam perkembangan motoric kasar pada anak usia 1-3 tahun. Metode penelitian ini menggunakan korelasional dengan pendekatan Cross-Sectional. Sampel penelitian sejumlah 40 balita dari 68 populasi, teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Analisis data menggunakan uji Chi square dengan taraf signifikan 0,05. Hasil penelitian diketahui, stimulasi baik dengan perkembangan motorik normal 0 responden (0%), stimulasi buruk dengan dengan perkembangan motorik normal 19 responden (54,3%) dan untuk stimulasi baik dengan perkembangan motorik abnormal 5 responden (100%) sementara stimulasi buruk dengan perkembangan motorik abnormal 16 responden (45,7%). Hasil uji korelasi Antara stimulasi dengan perkembangan motorik diketahui p value=0,023. Dengan nilai koefisiensi kontigensi sebesar 3,222 diinterpretasikan bahwa kekuatan pengaruh antar variabel pada tingkat sedang. variabel besar pengaruhnya terhadap perkembangan motorik adalah pemberian stimulasi. Hal ini disebabkan oleh keefektifan orang tua dalam memberikan stimulasi sesuai usia anak. Diharapkan kepada orang tua khususnya ibu untuk meningkatkan pemberian stimulasi perkembangan sehingga anak dapat berkembang dengan optimal sesuai tahap usia perkembangan motorik anak.