Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peran Gabungan Kelompok Tani dalam Meningkatkan Kesejahteraan Anggota Perspektif Ekonomi Syariah Yatmoko, Andri; Sopriyanto; Fhadilah, Ainil; Paradina, Novita Eka
ISTIKHLAF: Jurnal Ekonomi, Perbankan dan Manajemen Syariah Vol. 5 No. 2 (2023): (September 2023)
Publisher : Institut Agama Islam Yasni Bungo Jambi, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51311/istikhlaf.v5i2.539

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis bagaimana peran gabungan kelompok tani di Desa Suka Damai jika ditinjau menurut perpsektif ekonomi syariah. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Gabungan kelompok tani Sari Mulyo memiliki peran sebagai wadah belajar, mengatasi masalah yang dihadapi petani, memberikan bantuan, penyediaan sarana pertanian, dan kerjasama dalam jual beli dengan anggota. (2) Permasalahan yang dihadapi oleh Gabungan kelompok tani Sari Mulyo adalah rendahnya harga jual getah karet dan kurangnya sarana dalam bidang pertanian. (3) Tingkat kesejahteraan anggota setiap tahunnya mengalami peningkatan meskipun berjalan relatif lambat. Sedangkan dari segi perkebunan karet sudah mengalami peningkatan semenjak Gapoktan Sari Mulyo bekerja sama dengan PT. Aneka Bumi Pratama sehingga harga jual getah karet lebih tinggi dari harga yang ditawarkan oleh tengkulak getah karet. (4) Gabungan kelompok tani Sari Mulyo pada dasarnya ta'awun atau saling tolong menolong. pada gapoktan juga terdapat kerjasama dalam jual beli di mana menggunakan akad syirkah al-inan atau percampuran harta dan penyediaan sarana dalam bidang pertanian yang menggunakan akad ‘ariyah pinjam meminjam.
INTEGRASI PEMBERDAYAAN EKONOMI DAN BUDAYA MASYARAKAT MELALUI PEMANFAATAN KELAPA MENJADI JODAH DI KABUPATEN BUNGO Mabruri, Mabruri; Mualimin, Mualimin; Paradina, Novita Eka
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v7i1.5299

Abstract

Masyarakat Desa Lubuk Kayu Aro, Kecamatan Rantau Pandan, Kabupaten Bungo, memiliki potensi sumber daya kelapa yang cukup melimpah, namun pemanfaatannya sebagai produk olahan bernilai ekonomi masih belum optimal. Selain itu, upaya pelestarian budaya lokal melalui produk pangan tradisional juga belum dikembangkan secara maksimal. Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui pemanfaatan kelapa menjadi jodah sebagai produk olahan khas daerah yang memiliki nilai ekonomi sekaligus budaya. Mitra dalam kegiatan ini adalah masyarakat Desa Lubuk Kayu Aro yang melibatkan kelompok masyarakat, tokoh adat, dan perangkat desa. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) yang terdiri atas lima tahapan, yaitu discovery, dream, design, define, dan destiny. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung dan wawancara dengan tokoh masyarakat serta pendampingan dalam proses produksi jodah. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keterampilan masyarakat dalam mengolah kelapa menjadi produk jodah yang bernilai ekonomi serta meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian budaya lokal melalui produk pangan tradisional. Kegiatan ini juga mendorong kolaborasi antara masyarakat dan perangkat desa dalam pengembangan produk lokal. Dengan demikian, pemanfaatan kelapa menjadi jodah dapat menjadi strategi pemberdayaan masyarakat yang mendukung penguatan ekonomi sekaligus pelestarian budaya lokal secara berkelanjutan.
Pelatihan dan Kaderisasi Penyelenggaraan Jenazah di Dusun Kampung Benit Sungai Mengkuai Kabupaten Bungo Pajrini, Ani; Paradina, Novita Eka; Saputri, Rahayu; Hasanah, Hasanah; Supriyadi, Bambang; Kurniadi, Adi; Pratama, Prandika
khidmatan Vol 6 No 1 (2026): Khidmatan (dalam proses)
Publisher : Institut Agama Islam Syubbanul Wathon Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61136/m32bpg16

Abstract

Community service activity was motivated by the limited number of community members who possessed adequate knowledge and skills in funeral management in Dusun Kampung Benit, Sungai Mengkuai, Bungo Regency, causing residents to depend on only a few individuals whenever a death occurred. This activity aimed to improve community understanding, practical skills, and readiness in bathing, shrouding, praying over, and burying the deceased according to Islamic guidance while preparing local cadres to sustain the practice continuously. The target partners included religious leaders, youth, women, and other community members who had been involved or had the potential to be involved in funeral services at the village level. The implementation stages consisted of needs identification, socialization, material delivery, demonstration, direct practice, mentoring, and participatory evaluation to ensure that participants understood each procedure correctly and confidently. The results showed increased knowledge and technical skills, stronger confidence to participate in funeral management, and the emergence of local cadres who could support the continuity of religious services and strengthen social solidarity within the community.