p-Index From 2021 - 2026
0.562
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kajian Ilmiah
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Strategi Keamanan Siber Malaysia Oktaviani, Putri Bilqis; Silvia , Anggraeni
Jurnal Kajian Ilmiah Vol. 21 No. 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan Publikasi (LPPMP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (746.184 KB) | DOI: 10.31599/jki.v21i1.447

Abstract

This research discusses the analysis of security strategy policies made by the Malaysian government in the protection and development of Malaysian cyberspace. This research will explain in detail the strategy of developing challenges as well as the aspects that support the Malaysian cyber space to be saved by the Malaysian cyber space. This research will further discuss the Malaysian security strategy through the official document of the Malaysian security strategy which will later be analyzed through the MAXQDA and GEPHI applications in order to classify the various categories that support it. This research will use the security concept published by Hao Yeli in Three - Perspective Theory of Cyber ​​Sovereignty to classify ideas and data. This research finds that the security of the Malaysian system needs to be developed from both capacity and capability so that the government needs to work together with various related parties Keywords: Cyber Security, Cybersecurity Challenges, Soveignty Abstrak Penelitian ini membahas tentang analisis kebijakan strategi keamanan siber yang dibuat oleh pemerintah Malaysia dalam perlindungan dan pengembangan keamanan ruang siber Malaysia. Penelitian ini akan menjelaskan secara details strategi, tantangan serta aspek – aspek yang mendukung pengembangan ruang siber Malaysia guna mengamankan ruang siber Malaysia. Penelitian ini akan membahas lebih jauh strategi keamanan Malaysia melalui dokumen resmi strategi keamanan siber Malaysia yang nantinya akan di bedah melalui aplikasi MAXQDA dan GEPHI guna mengklasifikasikan berbagai kategori yang mendukung. Penelitian ini akan menggunakan konsep keamanan yang dipublikasikan oleh Hao Yeli dalam A Three – Perspective Theory of Cyber Sovereignty guna mengkasifikasikan gagasan dan data dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif. Penelitian ini menemukan bahwa keamanan siber Malaysia perlu dikembangkan baik dari kapasitas maupun kapabilitas sehingga pemerintah Malasyaia perlu bekerjasama dengan berbagai pihak yang terkait. Kata kunci: Cyber Security, Tantangan Keamanan Cyber, Kedaulatan
Strategi Lebanon Dalam Meningkatkan Keamanan Ruang Siber Maria de Liguori Sakunab, Alfonsus; Silvia , Anggraeni
Jurnal Kajian Ilmiah Vol. 21 No. 2 (2021): Mei 2021
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan Publikasi (LPPMP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (462.779 KB) | DOI: 10.31599/jki.v21i2.563

Abstract

Abstract Cybersecurity has attracted attention in the study of international relations. This issue is important because most of life is connected to cyberspace. This research analyzes Lebanon's cybersecurity strategy in its official cybersecurity documents. The theoretical framework used in this study is the Three Perspective Theory of Cyber Sovereignty. The theory is explaining the division of layers in the context of sovereignty in cyberspace. The method used in this research is quantitative research obtained through the MAXQDA and GEPHI. The applications that are used in this research are to provide evidence of data in the Lebanese national strategy document. The results of this study indicate that the Lebanese security strategy documents tend to be exclusive. The Lebanese government is more dominant in discussing matters that are administrative, theoretical, principal, and planning. Keywords: Cyber Security, Sovereignty, Strategy, Lebanon Abstrak cKeamanan siber merupakan salah satu isu yang menarik perhatian dalam studi hubungan internasional. Isu ini menjadi penting tatkala hampir sebagian besar unsur kehidupan terhubung ke ruang siber. Penelitian ini berupaya menganalisis strategi keamanan siber Lebanon dalam dokumen resmi kemananan sibernya. Kerangka teori yang digunakan dalam dalam penelitian ini menggunakan Three Perspective Theory of Cyber Sovereignity yang menjelaskan pembagian lapisan dalam konteks kedaulatan di ruang siber. Metode yang digunakan ialah metode penelitian kuantitatif yang diperoleh melalui aplikasi MAXQDA dan GEPHI untuk memberikan bukti data dalam menganalisis dokumen strategi keamanan nasional Lebanon. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dokumen strategi keamanan siber Lebanon cenderung bersifat eksklusif. Pemerintah Lebanon lebih dominan membahas hal-hal yang bersifat administratif, teoretis, prinsipil dan perencanaan. Kata kunci: Keamanan Siber, Kedaulatan, Strategi, Lebanon
Strategi Lebanon Dalam Meningkatkan Keamanan Ruang Siber Maria de Liguori Sakunab, Alfonsus; Silvia , Anggraeni
Jurnal Kajian Ilmiah Vol. 21 No. 2 (2021): Mei 2021
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan Publikasi (LPPMP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (462.779 KB) | DOI: 10.31599/jki.v21i2.563

Abstract

Abstract Cybersecurity has attracted attention in the study of international relations. This issue is important because most of life is connected to cyberspace. This research analyzes Lebanon's cybersecurity strategy in its official cybersecurity documents. The theoretical framework used in this study is the Three Perspective Theory of Cyber Sovereignty. The theory is explaining the division of layers in the context of sovereignty in cyberspace. The method used in this research is quantitative research obtained through the MAXQDA and GEPHI. The applications that are used in this research are to provide evidence of data in the Lebanese national strategy document. The results of this study indicate that the Lebanese security strategy documents tend to be exclusive. The Lebanese government is more dominant in discussing matters that are administrative, theoretical, principal, and planning. Keywords: Cyber Security, Sovereignty, Strategy, Lebanon Abstrak cKeamanan siber merupakan salah satu isu yang menarik perhatian dalam studi hubungan internasional. Isu ini menjadi penting tatkala hampir sebagian besar unsur kehidupan terhubung ke ruang siber. Penelitian ini berupaya menganalisis strategi keamanan siber Lebanon dalam dokumen resmi kemananan sibernya. Kerangka teori yang digunakan dalam dalam penelitian ini menggunakan Three Perspective Theory of Cyber Sovereignity yang menjelaskan pembagian lapisan dalam konteks kedaulatan di ruang siber. Metode yang digunakan ialah metode penelitian kuantitatif yang diperoleh melalui aplikasi MAXQDA dan GEPHI untuk memberikan bukti data dalam menganalisis dokumen strategi keamanan nasional Lebanon. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dokumen strategi keamanan siber Lebanon cenderung bersifat eksklusif. Pemerintah Lebanon lebih dominan membahas hal-hal yang bersifat administratif, teoretis, prinsipil dan perencanaan. Kata kunci: Keamanan Siber, Kedaulatan, Strategi, Lebanon