Robbie, Muhammad Habibie
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efek Preventif Isolat Kasein Yoghurt Susu Kambing Terhadap Kadar Malondialdehida (MDA) Tikus Putih (Rattus Norvegicus) dan Histopatologi Lambung yang Dipapar 2,3,7,8-Tetrachloro-Dibenzo-P-Dioxin (TCDD) Robbie, Muhammad Habibie
Media Kedokteran Hewan Vol. 31 No. 2 (2020): Media Kedokteran Hewan
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/mkh.v31i2.2020.64-73

Abstract

Dioksin merupakan senyawa toksik yang termasuk dalam senyawa organoklorin bersifat sangat reaktif dan menghasilkan radikal bebas yang dapat merusak sel lambung. 2,3,7,8-Tetrachlorinedibenzo-p-dioksin (TCDD) merupakan jenis dioksin yang memiliki toksisitas paling tinggi. Penelitian ini bertujuan mengetahui efek preventif pemberian yoghurt susu kambing terhadap paparan dioksin yang diamati kadar malondialdehida (MDA) dan gambaran histopatologi lambung. Penelitian bersifat eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Tikus putih (Rattus norvegicus) dibagi 6 kelompok perlakuan yaitu kelompok normal, kontrol kasein, kontrol positif, perlakuan 1, perlakuan 2, dan perlakuan 3. Kadar MDA lambung  diukur menggunakan metode uji Thiobarbituric Acid (TBA) dengan pengukuran spektrofotometri UV-Vis panjang gelombang 530 nm dan gambaran histopatologi lambung  menggunakan pewarnaan Hematoksilin Eosin (HE) diamati berupa kerusakan sel mukosa lambung. Kadar MDA lambung dianalisismenggunakan uji statistik one way ANOVA, α=5% dan analisis histopatologi lambung diolah secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan kasein yoghurt susu kambing dengan dosis 600 dan 900 mg/kgBB merupakan dosis terbaik dalam mencegah kenaikan kadar MDA lambung dari tikus putih (Rattus norvegicus) terpapar TCDD secara signifikan (p<0,01), dan dosis 900mg/kgBB mencegah terjadi erosi sel mukosa lambung. Kesimpulan penelitian yaitu pemberian kasein yoghurt susu kambing mampu mencegah kenaikan kadar MDA dan terjadi erosi sel mukosa lambung akibat TCDD. 
Protozoa Gastrointestinal: Helmintiasis dan Koksidiosis pada Kucing Domestik Robbie, Muhammad Habibie
Media Kedokteran Hewan Vol. 31 No. 3 (2020): Media Kedokteran Hewan
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/mkh.v31i3.2020.106-119

Abstract

Coccidiosis merupakan penyakit protozoa yang menyerang pada gastrointestinal. Protozoa (coccidia) tersebut dalam protozoa luminal yang menginvasi kedalam epitel dan enterosit intestinal. Gejala klinis yang tampak berupa diare cair hingga berdarah, muntah, dehidrasi, anoreksia, berat badan menurun hingga dalam kasus parah menyebabkan kematian. Diagnosa didasarkan pada pemeriksaan fisik yang tampak dan teguhkan  dengan pemeriksaan feses dan pemeriksaan darah. Berdasarkan hasil pemeriksaan feses, ditemukan adanya ookista un-sporulasi dan bersporulasi (2 sporozoit), sedangkan pemeriksaan menunjukkan adanya limfositopenia dan anemia tingkat rendah. Pengobatan yang diberikan berupa obat antibiotik dan antiparasit (metronidazole), antidiare, dan obat cacing.