Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Performance Accomplishment dan Physiological-Emotional State dengan Adapatasi pada Penderita Diabetes Melitus Ismandani, Risa Setia; Warsini, Warsini; Ramadhani, Dwi Yuniar; Hardiyanti, Siti
PROSIDING KONFERENSI NASIONAL ILMU KESEHATAN STIKES ADI HUSADA 2023 Vol 3 No 1 (2025): Prosiding Konferensi Nasional Ilmu Kesehatan STIKES Adi Husada
Publisher : STIKES Adi Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37036/prosiding.v3i1.661

Abstract

Latar Belakang: Penyakit tidak menular khususnya Diabates Mellitus (DM) sampai saat ini masih menjadi masalah kesehatan global dengan prevalensi yang kian meningkat. Di Indonesia penderita diabetes tercatat 11,3% dari 185,2 juta penduduk. Kasus ini berdampak pada kualitas hidup baik secara fisik, psikis maupun sosial, sehingga pengelolaan DM tidak hanya bergantung dari penatalaksanaan medis namun juga perlu adanya keyakinan diri yang kuat agar pasien mampu beradaptasi dengan kondisinya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara performance accomplishment dan physiological-emotional states dengan kemampuan adaptasi penderita DM. Metode: Penelitian ini menggunakan desain korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel pada penelitian ini sejumlah 145 penderita DM Tipe 2 di wilayah Puskesmas Jayengan Surakarta dan Tambak Rejo Kota Surabaya yang dipilih secara purpossive. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner sumber efikasi diri dan adaptasi berdasarkan model Roy. Hasil: Hasil penelitian di analisis dengan regresi linier berganda, didapatkan koefisien regresi pada variabel performance accomplishment sebesar B = 8,110; β = 0,394; p= 0,001, sedangkan koefisien regresi pada variabel physiological-emotional state diperoleh B = 6,765; β = 0,286; p = 0,001). Hal ini menunjukkan variabel dominan dalam adaptasi penderita DM adalah performance accomplishment. Kedua variabel menunjukkan hubungan yang signifikan. Saran: Dalam implikasinya dapat diterapkan fokus intervensi pengelolaan DM dengan memprioritaskan tugas dan pencapaian yang bertahap serta membentuk peer group agar penderita DM mampu beradaptasi dengan baik.
The Relationship between Performance Accomplishment and Physiological–Emotional State with Adaptation among Patients with Diabetes Mellitus Ismandani, Risa Setia; Warsini, Warsini; Ramadhani, Dwi Yuniar; Hardiyanti, Siti
Adi Husada Nursing Journal Vol 11 No 2 (2025): Adi Husada Nursing Journal
Publisher : STIKES Adi Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37036/ahnj.v11i2.665

Abstract

Diabetes Mellitus (DM), as a major non-communicable disease, continues to pose a global health challenge due to its rapidly increasing prevalence. In Indonesia, approximately 11.3% of the adult population is affected by diabetes. The chronic nature of DM substantially influences patients’ quality of life across physical, psychological, social, and role-related domains. Consequently, effective DM management requires not only medical treatment but also psychosocial support to enhance patients’ adaptive capacity. This study aimed to examine the relationship between performance accomplishment and physiological–emotional state and overall adaptation among patients with Diabetes Mellitus. A correlational cross-sectional design was employed involving 145 patients with type 2 DM recruited from Jayengan Primary Health Center (Surakarta) and Tambak Rejo Primary Health Center (Surabaya). Data were collected using self-efficacy source questionnaires and an adaptation instrument based on Roy’s Adaptation Model. Multiple linear regression analysis revealed that performance accomplishment was significantly associated with patient adaptation (B = 8.110; β = 0.394; p = 0.001), as was physiological–emotional state (B = 6.765; β = 0.286; p = 0.001). Performance accomplishment emerged as the most dominant contributor to adaptation. These findings highlight the importance of DM management interventions that prioritize gradual mastery experiences and emotional support to strengthen patients’ adaptive responses