Sudiro, Divyana
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS KETERSEDIAAN LAHAN UNTUK TEMPAT PEMAKAMAN UMUM (STUDI KASUS TEMPAT PEMAKAMAN UMUM SEMPER, KELURAHAN SEMPER TIMUR, KECAMATAN CILINCING, KOTA ADMINISTRASI JAKARTA UTARA) Sudiro, Divyana
JURNAL GEOGRAFI Geografi dan Pengajarannya Vol 18, No 2 (2020): JURNAL GEOGRAFI Geografi dan Pengajarannya
Publisher : GEOGRAPHY EDUCATION DEPARTMENT Social Science and Law Faculty, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jggp.v18n2.p105-118

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang Ketersediaan lahan untuk pemakaman di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Semper dapat memenuhi kebutuhan masyarakat akan penggunaan lahan pemakaman. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan survei. Memperoleh informasi lain dengan menjadikan informan (narasumber) dalam pengumpulan data primer. Informan tersebut adalah Pengelola TPU Semper. Teknik analisis data yang menggunakan beberapa perhitungan terhadap ketersediaan lahan pemakaman yang kemudian dianalisis secara deskriptif pada setiap poin pertanyaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TPU Semper memiliki tiga unit pemakaman yakni unit Islam, Kristen, dan Buddha. Dari jumlah Penduduk di Jakarta Utara berdasarkan ketiga agama tersebut ± 30.04% diprediksikan akan dimakamkan di TPU Semper. Faktanya ketersediaan lahan pemakaman yang tersisa hanya sebesar 15.660 m2. Bahwasanya dari luasan lahan yang tersedia hanya mampu menampung prediksi dari penduduk Jakarta Utara yang akan dimakamkan di TPU Semper hanya sebesar 4,5%, dengan menampung sejumlah 5.786 jenazah. Maka dalam hal ini TPU Semper akan mengalami krisis lahan pemakaman karena jumlah lahan yang tersedia tidak mampu mencukupi kebutuhan penduduk akan pemakaman. Prediksi masa pakai lahan untuk petak makam baru akan bertahan habis pakai ± 1 tahun lagi. Dalam hal ini pengelola mengupayakan adanya pemakaman tumpang susun jenazah, merencanakan adanya pembebasan lahan rawa, dan pembebasan lahan permukiman warga untuk mencukupi kebutuhan penduduk Jakarta Utara akan pemakaman.
ANALISIS KETERSEDIAAN LAHAN UNTUK TEMPAT PEMAKAMAN UMUM (STUDI KASUS TEMPAT PEMAKAMAN UMUM SEMPER, KELURAHAN SEMPER TIMUR, KECAMATAN CILINCING, KOTA ADMINISTRASI JAKARTA UTARA) Sudiro, Divyana
JURNAL GEOGRAFI Geografi dan Pengajarannya Vol 18 No 2 (2020): JURNAL GEOGRAFI Geografi dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jggp.v18n2.p105-118

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang Ketersediaan lahan untuk pemakaman di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Semper dapat memenuhi kebutuhan masyarakat akan penggunaan lahan pemakaman. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan survei. Memperoleh informasi lain dengan menjadikan informan (narasumber) dalam pengumpulan data primer. Informan tersebut adalah Pengelola TPU Semper. Teknik analisis data yang menggunakan beberapa perhitungan terhadap ketersediaan lahan pemakaman yang kemudian dianalisis secara deskriptif pada setiap poin pertanyaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TPU Semper memiliki tiga unit pemakaman yakni unit Islam, Kristen, dan Buddha. Dari jumlah Penduduk di Jakarta Utara berdasarkan ketiga agama tersebut ± 30.04% diprediksikan akan dimakamkan di TPU Semper. Faktanya ketersediaan lahan pemakaman yang tersisa hanya sebesar 15.660 m2. Bahwasanya dari luasan lahan yang tersedia hanya mampu menampung prediksi dari penduduk Jakarta Utara yang akan dimakamkan di TPU Semper hanya sebesar 4,5%, dengan menampung sejumlah 5.786 jenazah. Maka dalam hal ini TPU Semper akan mengalami krisis lahan pemakaman karena jumlah lahan yang tersedia tidak mampu mencukupi kebutuhan penduduk akan pemakaman. Prediksi masa pakai lahan untuk petak makam baru akan bertahan habis pakai ± 1 tahun lagi. Dalam hal ini pengelola mengupayakan adanya pemakaman tumpang susun jenazah, merencanakan adanya pembebasan lahan rawa, dan pembebasan lahan permukiman warga untuk mencukupi kebutuhan penduduk Jakarta Utara akan pemakaman.