Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Identifikasi Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Lingkaran di Kelas VIII MTS Islamiyah Palangka Raya Walter Punding
JURNAL PENDIDIKAN Vol 19 No 2 (2018): JurnalPendidikan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52850/jpn.v19i2.917

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk: 1) mendeskripsikan kesalahanyang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal lingkaran kelas VIII MTsIslamiyah Palangka Raya 2) mendeskripsikan faktor yang menyebabkankesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal lingkaran kelasVIII MTs Islamiyah Palangka Raya.Penelitian dilaksanakan pada semester ganjil 2018/2019 di kelas VIIIMTs Islamiyah Palangka Raya pada materi lingkaran. Pendekatan dalampenelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Penelitiandilakukan dikelas VIII MTs Islamiyah Palangka Raya sebanyak 38 siswa.Subjek dipilih 4 siswa yang paling dominan/sering melakukan kesalahanditinjau dari 4 aspek kesalahan. Instrumen yang digunakan yaitu tessebanyak 4 soal, yang sebelumnya telah ditelaah oleh tiga orang rater yaitudua teman sejawat Program Studi Pendidikan Matematika dan satu guruMatematika MTs Islamiyah Palangka Raya. Metode pengumpulan datayang digunakan adalah tes dan wawancara. Analisis data dilakukan denganreduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan sebagai berikut:a) kesalahan fakta yaitu siswa tidak teliti menuliskan apa yang diketahuidan ditanyakan, b) kesalahan konsep yaitu siswa kurang mampu memahamibentuk soal sehingga siswa tidak mampu menyimpulkan rumus untukpenyelesaian, c) kesalahan operasi yaitu siswa tidak mampu menyimpulkankonsep matematika dari soal tersebut sehingga siswa tidak mampumenyelesaikan operasi hitung dengan benar, d) kesalahan prinsip yaitusiswa tidak memahami soal dengan baik sehingga berdampak pada saatsiswa menyimpulkan rumus tersebut. Faktor penyebab siswa melakukankesalahan yaitu a) siswa tidak teliti dalam membaca soal, b) kelemahandalam menghitung, dan c) kesulitan dalam mentransfer pengetahuan.
Identifikasi Kesalahan Peserta Didik dalam Menyelesaikan Soal Cerita Kubus dan Balok Berdasarkan Taksonomi Anderson Di Kelas VIII MTS Muslimat NU Palangka Raya Walter Punding
JURNAL PENDIDIKAN Vol 19 No 1 (2018): Jurnal Pendidikan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52850/jpn.v19i1.925

Abstract

Materi kubus dan balok merupakan materi paling dasar untukmempelajari bangun ruang lainnya. Akan tetapi, masih banyak pesertadidik yang melakukan kesalahan saat mengerjakan soal cerita kubus danbalok. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kesalahan apa saja yangdilakukan peserta didik kelas VIII MTs Muslimat NU Palangka Rayatdalam menyelesaikan soal cerita kubus dan balok berdasarkantaksonomi Anderson serta mendeskripsikan penyebab kesalahannya.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenisdeskriptif. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari-April 2017.Subjek penelitian sebanyak 37 peserta didik dari kelas VIII-C MTsMuslimat NU Palangka Raya. Wakil subjek yang diwawancaraisebanyak enam peserta didik yang dipilih berdasarkan hasil tes.Instrumen dalam penelitian ini ditelaah oleh tiga orang rater dandinyatakan valid. Pengumpulan data dilakukan melalui pemberian tesdan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan meliputi mereduksidata, menyajikan data, dan menarik kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan yang palingbanyak dilakukan peserta didik dalam menyelesaikan soal cerita kubusdan balok berdasarkan taksonomi Anderson yaitu kesalahan memahami- konseptual dan kesalahan mengevaluasi-prosedural. Kesalahan yangpaling sedikit dilakukan peserta didik adalah kesalahan menganalisis- konseptual. Penyebab peserta didik melakukan kesalahan adalahterbiasa mengerjakan soal tanpa menuliskan yang diketahui danditanyakan, terpaku pada rumus di buku, tidak memahami konsep secarautuh, tidak teliti memaknai soal, tidak teliti dalam menghitung, kurangmemahami materi yang berkaitan, tidak dapat membedakan informasiyang relevan dan tidak dalam soal, menganggap soal susah sebelummencobanya, serta tidak memeriksa kembali jawaban.