Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Perang Semesta: Pertempuran Pangeran Diponegoro Menghadapi Belanda 1825-1830 Ariwibowo, Tjandra
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.653 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v6i5.2742

Abstract

Sejarah bangsa Indonesia telah mencatat perjuangan Pangeran Diponegoro pada tahun 1825 sampai dengan 1830 merebut hak bangsa atas kemerdekaan, hak kepemilikan tanah airnya sendiri secara berdaulat. Perjuangan yang selanjutnya dikenal dengan Perang Diponegoro atau Perang Jawa (Java War), memiliki arti strategis bangsa melawan penindasan kolonialisme bangsa Eropa pada masa itu. Sejarah sakral tersebut melegenda sampai ke manca negara, dalam peperangannya menghadapi Belanda selama 5 (lima) tahun, Pangeran Diponegoro tentunya menerapkan strategi perang semesta untuk memenangkan perang tersebut, namun kemenangan dari pertempuran selama lima tahun berakhir di pihak Belanda dengan akhir cerita tertawannya pangeran Diponegoro pada saat perjanjian yang dilakukan ternyata hanya tipu muslihat untuk menangkapnya. Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui dan menganalisa latar belakang pertempuran Diponegoro dan strategi perlawanan dalam menghadapi Belanda. Metode penelitian dalam penulisan ini menggunakan metode studi pustaka (library research) yang diperoleh dari sumber-sumber kepustakaan (buku, literatur, website, artikel jurnal, majalah, hasil penelitian dan sebagainya) dengan analisa data secara kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah strategi pemikiran gerilya yang diadopsi oleh pangeran Diponegoro berupa cara penyampaian kepada pimpinan perang wilayah, perekrutan pengikut, memobilisasi, cara bertahan dalam pertempuran selama lima tahun yang dilakukan oleh pasukan keraton dan kehidupan pada saat pertempuran dari wilayah ke wilayah lainnya.
Konflik Poso dalam Perspektif Peperangan Asimetris Ariwibowo, Tjandra
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.673 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v6i4.2478

Abstract

Banyaknya konflik yang terjadi di belahan dunia telah tercatat dalam tulisan sejarah yang ada berakhir dengan perang. Konflik antar bangsa, suku, keyakinan, wilayah serta berbagai latar belakangnya telah dikategorikan oleh para pakar di bidang sosial dan politik dalam penelitiannya. Salah satu kategori peperangan yang dihasilkannya berupa diketahuinya pola peperangan asimetris yang menjadi kecenderungan bentuk peperangan saat ini. Bentuk peperangan ini sebenarnya telah dipraktikan sejak zaman dahulu, namun saat menjadi semakin populer di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Tujuan Penulisan ini adalah mengetahui dan menganalisis Low Intensity Conflict sebagai proses konflik Poso dalam perang asimetris, dan faktor yang mewujudkan kegagalan atau kesuksesan. Metode penelitian dalam tulisan ini menggunakan metode studi pustaka (library research) yang diperoleh dari sumber-sumber kepustakaan (buku, literatur, website, artikel jurnal, majalah, hasil penelitian dan sebagainya) dengan analisa data secara kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa Konflik Poso yang ditinjau dari Low Intensity Conflict terbukti secara teori memiliki ciri-ciri yang sama dan merupakan bentuk kekerasan skala kecil melalui proses yang panjang dan dari penanganan dengan pendekatan keamanan operasi yang dilakukan, dapat meredakan dan menghentikan dari pola Low Intensity Conflict menjadi tingkat Very Low Intensity Conflict pola peperangan asimetris akan meredakan dan menghentikan pola perang konfrontasi terbuka, masih tetap diperlukan dalam mengusung perdamaian dan kesejahteraan di tanah air.