Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Role of Tomato (Solanum lycopersicum) in Management and Prevention of Four Most Common Cancer in Indonesia Zulfa, Lathifah Dzakiyyah; Salim, Dessyani; Silalahi, Abigail Tirza
SCRIPTA SCORE Scientific Medical Journal Vol. 3 No. 2 (2022): SCRIPTA SCORE Scientific Medical Journal
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/scripta.v3i2.5522

Abstract

Introduction: The rate of new cancer cases in Indonesia is very high. With various risk factors, cancer becomes easier to attack individuals, but that does not mean these factors cannot be changed. One of the modifiable risk factors of cancer is diet from food. Objective: This review aims to investigate the role of chemical compound in tomato (S. lycopersicum) in management and prevention of breast, cervix uteri, lung, and liver cancer. Method: Method for writing this review is by searching for literature published in 2012 - 2020 was carried out to prove the effect of tomatoes on cancer incidence through in vitro, in vivo, and clinical studies. Results: Lycopene in tomatoes has been shown to withstand the cell cycle, inhibit NF-кB, and affect enzymes that produce toxic metabolites, thus preventing the development of various types of cancer. Other active compound such as carotenoid lutein can act as cytotoxic agents by increasing p53 phosphorylation and suppressing the expression of anti-apoptotic genes in breast cancer cells. Interaction between tomatine or tomatidine (another compound in tomatoes) with EGFR will prevent the development or metastasis of non-small cell lung carcinoma. Conclusion: These facts can be concluded that tomato (with various active compound in it) consumption potentially strong in preventing breast, cervix uteri, lung, and liver cancer. Further research should clarify the recommended tomato active compound level for daily consumption and its long-term side effect. Keywords: cancer, diet, Solanum lycopersicum   Pendahuluan: Tingkat kasus baru kanker di Indonesia sangatlah tinggi. Terdapat 65.858 kasus baru kanker payudara pada 2020. Dengan berbagai macam faktor risiko, kanker menjadi lebih mudah menyerang individu, namun bukan berarti faktor tersebut tidak dapat diubah. Salah satu faktor risiko yang dapat dimodifikasi adalah diet. Tujuan: Ulasan ini bertujuan untuk membahas bagaimana konsumsi tomat dapat mengurangi risiko terkena kanker maupun memperbaiki prognosis penderita kanker. Metode: Metode penulisan ulasan ini adalah mencari literatur yang dipublikasi selama 2016 – 2021 secara daring dilakukan untuk membuktikan pengaruh tomat terhadap kejadian kanker baik secara in vivo, in vitro, serta penelitian klinis. Hasil: Lycopene yang terkandung pada tomat terbukti menahan siklus sel, menginhibisi NF- B, dan menekan efek enzim yang memproduksi metabolit beracun sehingga bermanfaat dalam mencegah perkembangan berbagai jenis kanker. Bahan aktif lain seperti karotenoid lutein mampu bertindak sebagai agen sitotoksik yang meningkatkan fosforilasi p53 dan menekan ekspresi gen anti – apoptotic pada sel kanker payudara. Interaksi tomatine dan tomatidine (kandungan lain pada tomat) dengan EGFR akan mencegah perkembangan maupun metastasis non-small cell lung carcinoma. Kesimpulan: Beberapa fakta tersebut dapat disimpulkan bahwa konsumsi tomat berpotensi mencegah kanker payudara, serviks uteri, paru – paru, dan hepar. Penelitian selanjutnya perlu membuktikan berapa rekomendasi banyaknya konsumsi tomat harian. Kata Kunci: diet, kanker, tomat
Kemampuan Penurunan Kadar Kolesterol oleh Ekstrak Metanol Cinnamomum Burmanii Secara In Vitro Zulfa, Lathifah Dzakiyyah; Salim, Dessyani; Natasha, Margaretha Maria Odilia; Sumilat, Lawrent Ernts; Djaya, Kevin Gilbert
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 3 (2024): Volume 4 Nomor 3 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i3.13624

Abstract

ABSTRACT Cholesterol is normally needed by human body as cell fluidity regulator, a precursor for the formation of steroid hormones, and precursor for the formation of bile acids, but excess cholesterol levels in the blood will increase the risk of cardiovascular disease. Some cholesterol lowering agents have side effects so exploration of herbal plants that can lower cholesterol levels is necessary. This study aims to prove the cholesterol binding ability of Cinnamomum burmanii methanol extract. In Vitro, through photometric measurements, cholesterol binding was carried out by the methanol extract of Cinnamomum burmanii. The absorbance value at the 526nm wave is then converted into a percentage of the reduction in cholesterol levels. The percentage of the reduction in cholesterol levels increased as the concentration of Cinnamomum burmanii methanol extract increased. The increasing percentage of reduction in cholesterol levels is based on the bonds formed from the contents of Cinnamomum burmanii, such as tannin and saponin. Keywords: Cholesterol, Cinnamomum Burmanii, ldl  ABSTRAK Kolesterol secara normal dibutuhkan tubuh sebagai pengatur fluiditas sel, prekursor pembentukan hormon steroid, dan prekursor pembentukan asam empedu, namun kelebihan kadar kolesterol dalam darah akan meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular. Beberapa agen penurun kadar kolesterol darah memiliki efek samping sehingga eksplorasi tanaman herbal yang mampu menurunkan kadar kolesterol diperlukan. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan kemampuan pengikatan kolesterol oleh ekstrak metanol kayu manis. Secara In Vitro melalui pengukuran fotometrik, dilakukan pengikatan kolesterol oleh ekstrak metanol Cinnamomum burmanii. Nilai absorbansi pada gelombang 526nm selanjutnya dikonversi menjadi persentase penurunan kadar kolesterol. Persentase penurunan kadar kolesterol bertambah tinggi seiring dengan bertambahnya konsentrasi ekstrak metanol kayu manis. Meningkatnya persetase penurunan kadar kolesterol didasari adanya ikatan yang terbentuk dari kandungan kayu manis, seperti tannin dan saponin. Kata Kunci: Ldl, Kayu Manis, Kolesterol
Potensi ncRNA dan lncRNA Dalam Diagnosis Kanker kandung Kemih Non Invasif Dzakiyyah Zulfa, Lathifah; Salim, Dessyani; Tirza Melia Silalahi, Abigail
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 4 (2021): Cerdika : Jurnal ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v1i4.52

Abstract

Biomarker pada kanker memiliki daya tarik besar sebagai alat tes diagnostik non invasif dengan alasan kenyamanan pasien dan spesifisitas maupun sensitivitas yang tinggi. RNA, DNA, maupun protein dapat dimanfaatkan sebagai kanker namun penggunaan RNA ekstraseluler memberikan gambaran yang lebih jelas dalam proses yang terjadi pada suatu sel abnormal. Menimbang seluruh kelemahan dan kelebihan pada macam – macam alat tes diagnostik terdahulu serta mencari literatur yang mejelaskan keterlibatan sebuah biomarker dalam proses onkogenesis membantu penulis menyajikan potensi – potensi terbaik dari RNA dalam diagnosis kanker kandung kemih. RNA terbagi menjadi berbagai macam jenis yang keterlibatannya pun berbeda dalam setiap onkogenesis. Dua jenis RNA berbeda seperti miR-211 yang mampu menghindari jaras kaspase 8 dan H19 yang menginhibisi gen Rb sama – sama membantu mencegah apoptosis. Dengan target yang berbeda miR-145, miR133a, miR-200b, dan H19 mampu menginduksi transisi epithelium-mesenkim. Proliferasi, metabolisme, dan metastasis sel juga dapat dipengaruhi oleh beberapa RNA sehingga penentuan derajat, jenis, dan stadium dari kanker kandung kemih mampu ditentukan pula. Berbagai jaras dalam pertumbuhan sel dipegang erat oleh RNA maka tepat bila RNA dijadikan biomarker dalam diagnosis kanker kandung kemih serta ketersediaannya dalam cairan tubuh yang juga melimpah.