Wiyaka, Ibrahim
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Perbedaan Pengaruh Latihan Menendang Menggunakan Bending Dan Resistance Band Terhadap Peningkatan Power Otot Tungkai Dan Hasil Shooting Sepak Bola Pada Atlet Usia 13-15 Tahun Siregar, D. Lacosta H; Wiyaka, Ibrahim
Jurnal Jendela Ilmu Olahraga (J2IO) Vol. 1 No. 1 (2023): J2IO NOVEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh latihan menendang menggunakan bending dan resistance band terhadap peningkatan power otot tungkai dan hasil shooting sepak bola pada atlet usia 13-15 tahun. Pada saat pertandingan di lapangan sering terjadi kesalahan dalam shooting, terutama kekuatan tendangan saat shooting. Metode penelitian ini menggunakan eksperimen dengan teknik pengambilan data yang melibatkan dua variabel bebas dan dua variabel terikat. Uji statistik menggunakan uji asumsi klasik normalitas, homogenitas dan uji hipotesis. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 26 atlet. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampel sebanyak 20 atlet. Hasil penelitian ini adalah (1) Terdapat pengaruh yang signifikan dari latihan menendang menggunakan bending terhadap peningkatan power otot tungkai pada atlet sepakbola usia 13-15 tahun, (2) Terdapat pengaruh yang signifikan dari latihan menendang menggunakan resistance band terhadap peningkatan power otot tungkai atlet sepakbola, (3) Latihan menendang dengan menggunakan bending secara signifikan lebih baik daripada latihan menendang menggunakan resistance band terhadap peningkatan power otot tungkai pada atlet sepakbola, (4) Terdapat pengaruh yang signifikan dari latihan menendang menggunakan bending terhadap hasil shooting pada atlet sepakbola, (5) Terdapat pengaruh yang signifikan dari latihan menendang menggunakan resistance band terhadap hasil shooting atlet sepakbola, (6) Latihan menendang dengan menggunakan bending secara signifikan lebih baik daripada latihan menendang menggunakan resistance band terhadap peningkatan hasil shooting pada atlet sepakbola.
PERBEDAAN PENGARUH METODE PEMBELAJARAN DAN KECEPATAN REAKSI TERHADAP HASIL BELAJAR SEPAK SILA MAHASISWI PKO FIK UNIMED Wiyaka, Ibrahim; Mawardinur, Mawardinur
JURNAL PRESTASI Vol. 7 No. 2 (2023): JURNAL PRESTASI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jp.v7i2.53284

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui (l) Perbedaan pengaruh metode pembelajaran bola rotan dan bola kenchi terhadap hasil belajar sepaksila (2) Perbedaan pengaruh kecepatan reaksi tinggi dan kecepatan reaksi rendah terhadap hasil belajar sepaksila (3) Mengetahui interaksi antara kecepatan reaksi dengan hasil belajar sepak sila. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan desain penelitian faktorial 2 x 2. Populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa PKO FIK Unimed yang mengambil mata kuliah sepak takraw tingkat lanjut yang berjumlah 50 orang. Sampel sebanyak 30 orang, diambil dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan tes kecepatan reaksi dan tes sepaksila. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik, sedangkan perhitungannya menggunakan uji beda dengan ukuran 2 x 2. percobaan ANOVA faktorial pada taraf signifikan 5%. Untuk memenuhi asumsi hasil penelitian maka dilakukan uji reliabilitas dan uji prasyarat analitis. Hasil penelitian menunjukkan (1). Terdapat perbedaan pengaruh metode pembelajaran antara bola rotan dan bola kenchi terhadap hasil belajar sepaksila. (thitung > ttabel) 4,900 > 2,048. (2). Terdapat perbedaan pengaruh kecepatan reaksi tinggi dan kecepatan reaksi rendah terhadap hasil belajar sepaksila (thitung > ttabel) 6.991 > 2,048). (3). Terdapat interaksi antara kecepatan reaksi terhadap hasil belajar sepaksila. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,661 artinya terdapat interaksi sebesar 66,1%.
PERBEDAAN PENGARUH LATIHAN DOUBLE LEG TUCK JUMP DAN LATERAL BOUND TERHADAP PENINGKATAN POWER OTOT TUNGKAI DAN HASIL SMASH PADA ATLET PUTRA Sibuea, Marfin Prada; Wiyaka, Ibrahim
JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN Vol 24 No 1 (2025): JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN
Publisher : Fakultas Ilmu Keolahragaan Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jik.v24i1.65212

Abstract

Volleyball is a sport that requires speed, agility, and overall body strength. The power of the leg muscles has a very important role in the game of volleyball because it contributes directly to the various explosive movements that athletes need. Smash is one of the main attack techniques in volleyball that aims to score points by directing the ball hard and sharply into the opponent's area. This study aims to determine the difference in the effect of double leg tuck jump and lateral bound exercises on the increase in leg muscle power and smash results in male volleyball athletes. The research method used was experimental research (treatment) with a data collection technique involving two independent variables and one bound variable. The results of this study are (1) There is an effect of double leg tuck jump training on increasing leg muscle power in Club Toba Jaya VC Toba men's volleyball athletes, (2) There is an effect of lateral bound training on increasing leg muscle power in Club Toba Jaya VC Toba men's volleyball athletes, (3) Double leg tuck jump training is not more influential when compared to lateral bound training on increasing leg muscle power in Club volleyball men's athletes Toba Jaya VC Toba, (4) There is an effect of double leg tuck jump training on smash results in Club Toba Jaya VC Toba men's volleyball athletes, (5) There is an effect of lateral bound training on smash results in Club Toba Jaya VC Toba men's volleyball athletes, (6) Double leg tuck jump training is not more influential than lateral bound training on smash results in Club Toba Jaya VC Toba men's volleyball athletes