Derwentyana, Ryanty
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisa Desain Layout Bakery Dengan Konsep “Opened Kitchen” Ditinjau dari Konteks Environmental Psychology Studi kasus : Breadtalk Bakery Derwentyana, Ryanty
Waca Cipta Ruang Vol. 1 No. 1 (2015): Waca Cipta Ruang : Jurnal Ilmiah Desain Interior
Publisher : Program Studi Desain Interior Unikom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/wcr.v1i1.1663

Abstract

Open kitchen merupakan salah satu cara para pengusaha kuliner untuk meningkatkan atmosfer yang menarik dalam area penjualan. Bread Talk merupakan salah satu brand bakery yangtelah menggunakan open kitchen sebagai standar retail mereka. Tulisan ini merupakan studi deskriptif, dengan menggunakan objek studi retail breadTalk yang ada di kota Bandung. Studi menganalisa konsep desain dan layout retail beserta bagian dapurnya, dan kemudian dianalisa dengan menggunakan sudut pandang konteks environmental psychology. Hasil yang didapat adalah dengan penerapan open kitchen ini maka secara fisik akan dipersepsi lebih menarik oleh pengunjung/pembeli karena akan dinilai lebih menarik perhatian akibat adanya gerakan dapur yang terlihat oleh konsumen, selain itu juga dengan adanya keterbukaan ini akan memberikan efek timbal balik antara konsumen dan staf dapur secara tidak disadari. Material transparan yang digunakan akan memberikan efek supervisi secara tidak langsung bagi staf dapur untu dapat meningkatkan performa kerjanya di dalam dapur. Key words: Open Kitchen, Environmental Psychology, Bakery Design
Studi Perbandingan Persepsi Konsumen Mengenai Penerapan Desain "Open Kitchen" dan "Close Kitchen" Pada Restoran Tradisional Indonesia Derwentyana, Ryanty
Waca Cipta Ruang Vol. 1 No. 2 (2015): Waca Cipta Ruang : Jurnal Ilmiah Desain Interior
Publisher : Program Studi Desain Interior Unikom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/wcr.v1i2.1666

Abstract

Penerapan desain open kitchen pada restoran dimaksudkan sebagai promosi untuk mencitrakan hal-hal positif mengenai produk-produk yang ditawarkan. Penelitian ini bertujuan ingin mencari tahu apakah terdapat perbedaan persepsi konsumen yang signifikan mengenai restoran tradisional dengan konsep open kitchen dan closed kitchen. Hal-hal yang menjadi unit analisa penelitian ini adalah persepsi kebersihan, persepsi kesegaran, hiburan, kepercayaan, kualitas pelayanan, dan nilai kultural. Dengan menggunakan 46 orang responden yang berstatus mahasiswa, dan hasil respon diukur menggunakan metode statistika T-Test berpasangan, didapati hasil bahwa secara umum terdapat perbedaan persepsi yang signifikan akibat penerapan dapur restoran yang memiliki konsep tertutup dan konsep terbuka, dan juga memberikan respon signifikan ke arah positif untuk aspek kebersihan, kesegaran, kepercayaan, kualitas pelayanan, dan penghargaan kultural untuk konsep open kitchen dibandingkan konsep closed kitchen. Key words: Open Kitchen, Restoran Tradisional, Persepsi