ningsih, Listyaningsih
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Aktualisasi Diri Tokoh Rimuru Dalam Manga Tensei Shitara Suraimu Datta Ken Dengan Pendekatan Psikologi Humanistik Ariani, Dwi; ningsih, Listyaningsih
Ayumi : Jurnal Budaya, Bahasa, dan Sastra Vol 7 No 1 (2020): AYUMI : Jurnal Budaya, Bahasa dan Sastra
Publisher : Faculty of Letters, Dr. Soetomo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.161 KB) | DOI: 10.25139/ayumi.v7i1.2806

Abstract

Penelitian ini membahas tentang Aktualisasi Diri Tokoh Rimuru dalam Manga Tensei Shitara Suraimu Datta Ken dengan Pendekatan Psikologi Humanistik. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori dari Abraham Maslow mengenai psikologi humanistik. Maslow beranggapan bahwa setiap manusia dapat termotivasi untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan hidupnya. Kebutuhan-kebutuhan tersebut memiliki tingkatan dari yang terendah (bersifat dasar/fisiologis) hingga ke yang paling tinggi (aktualisasi diri). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif karena data dari penelitian ini merupakan kata-kata dan data tertulis dalam manga karya Fuse. Sumber data yang digunakan adalah sebuah manga berjudul Tensei Shitara Suraimu Datta Ken volume 1-12 karya Fuse. Manga ini digunakan karena tokoh Rimuru telah memenuhi empat kebutuhan dasar manusia untuk mengaktualisasi diri. Data tersebut dikumpulkan dengan menggunakan teknik kepustakaan. Sedangkan teknik yang digunakan untuk menganalisis merupakan analisis deskriptif. Sebagai simpulan dalam penelitian ini, peneliti menemukan lima belas karakteristik yang diutarakan oleh Maslow tersebut ada pada tokoh Rimuru. Karakteristik orang yang mengaktualisasi diri atau self-actualization yang paling banyak ditemukan adalah “spontan, sederhana dan wajar”; “terpusat pada masalah”; “kemandirian dari kebudayaan dan lingkungan”; “hubungan antarpribadi”. Sedangkan hambatan yang paling banyak ditemukan berasal dari dalam diri sendiri, yaitu berupa keragu-raguan dan rasa takut.Kata kunci: Abraham Maslow; aktualisasi diri; psikologi humanistik
Inkarnasi Manusia Pemberontak pada Tokoh Toru Okada dalam Novel Nejimaki Dori Kuronikuru Karya Haruki Murakami Kuncoro, Yohanes Arif; ningsih, Listyaningsih
Ayumi : Jurnal Budaya, Bahasa, dan Sastra Vol 8 No 1 (2021): AYUMI : Jurnal Budaya, Bahasa dan Sastra
Publisher : Faculty of Letters, Dr. Soetomo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.207 KB) | DOI: 10.25139/ayumi.v8i1.3919

Abstract

Filsafat eksistensialisme absurditas memandang hidup manusia tidak bermakna, sia-sia, namun bukan berarti manusia harus pasrah, melainkan harus melawan untuk mendapatkan eksistensi. Mereka yang melawan disebut manusia pemberontak. Novel Nejimaki Dori Kuronikuru karya Haruki Murakami menceritakan hal serupa tentang itu. Tokoh Toru Okada berusaha memberontak terhadap absurditas yang dialaminya dan menjadi manusia pemberontak. Tujuan penelitian ini mendeskripsikan faktor-faktor pemicu pemberontakan Toru Okada dalam novel Nejimaki Dori Kuronikuru dan mendeskripsikan bentuk-bentuk inkarnasi manusia pemberontak pada diri tokoh tersebut. Manfaat penelitian ini berupa sumbangsih bagi apresiasi dunia kesusastraan Jepang dan dapat menjadi acuan dalam kajian filsafat eksistensialisme absurditas dalam karya sastra. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan filsafat eksistensialisme absurditas Albert Camus. Sumber data berupa novel berjudul Nejimaki Dori Kuronikuru jilid 1-3 karya Haruki Murakami yang dirilis pada rentang waktu 1994-1995. Data penelitian berupa narasi atau tindak tutur dalam novel yang berkaitan dengan teori filsafat eksistensialisme absurditas Albert Camus. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik analisis deskriptif. Simpulan penelitian ini yakni, faktor-faktor yang memicu Toru Okada berupa akumulasi kondisi-kondisi absurd berupa kontradiksi dunia irasional dan naluri akan kejelasan, keterbatasan nalar manusia dengan temuan bahwa kontradiksi dunia irasional dan naluri akan kejelasan menjadi penyebab paling dominan dengan menyumbangkan data terbanyak. Selain itu, Toru Okada dapat dikatakan menyandang predikat sebagai inkarnasi manusia pemberontak. Hal tersebut dikarenakan ia telah memberontak secara metafisik maupun historis. Saran penelitian selanjutnya, novel ini dapat diteliti dengan teori psikologi abnormal, karena terdapat banyak tokoh seperti Kanou bersaudara, Kasahara Mei dan Kumiko Okada yang memiliki kelainan kepribadian. Kata kunci: absurditas; eksistensialisme; inkarnasi; manusia pemberontak
Aktualisasi Diri Tokoh Rimuru Dalam Manga Tensei Shitara Suraimu Datta Ken Dengan Pendekatan Psikologi Humanistik Ariani, Dwi; ningsih, Listyaningsih
Ayumi : Jurnal Budaya, Bahasa, dan Sastra Vol 7 No 1 (2020): AYUMI : Jurnal Budaya, Bahasa dan Sastra
Publisher : Faculty of Letters, Dr. Soetomo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.161 KB) | DOI: 10.25139/ayumi.v7i1.2806

Abstract

Penelitian ini membahas tentang Aktualisasi Diri Tokoh Rimuru dalam Manga Tensei Shitara Suraimu Datta Ken dengan Pendekatan Psikologi Humanistik. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori dari Abraham Maslow mengenai psikologi humanistik. Maslow beranggapan bahwa setiap manusia dapat termotivasi untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan hidupnya. Kebutuhan-kebutuhan tersebut memiliki tingkatan dari yang terendah (bersifat dasar/fisiologis) hingga ke yang paling tinggi (aktualisasi diri). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif karena data dari penelitian ini merupakan kata-kata dan data tertulis dalam manga karya Fuse. Sumber data yang digunakan adalah sebuah manga berjudul Tensei Shitara Suraimu Datta Ken volume 1-12 karya Fuse. Manga ini digunakan karena tokoh Rimuru telah memenuhi empat kebutuhan dasar manusia untuk mengaktualisasi diri. Data tersebut dikumpulkan dengan menggunakan teknik kepustakaan. Sedangkan teknik yang digunakan untuk menganalisis merupakan analisis deskriptif. Sebagai simpulan dalam penelitian ini, peneliti menemukan lima belas karakteristik yang diutarakan oleh Maslow tersebut ada pada tokoh Rimuru. Karakteristik orang yang mengaktualisasi diri atau self-actualization yang paling banyak ditemukan adalah “spontan, sederhana dan wajar”; “terpusat pada masalah”; “kemandirian dari kebudayaan dan lingkungan”; “hubungan antarpribadi”. Sedangkan hambatan yang paling banyak ditemukan berasal dari dalam diri sendiri, yaitu berupa keragu-raguan dan rasa takut.Kata kunci: Abraham Maslow; aktualisasi diri; psikologi humanistik
Inkarnasi Manusia Pemberontak pada Tokoh Toru Okada dalam Novel Nejimaki Dori Kuronikuru Karya Haruki Murakami Kuncoro, Yohanes Arif; ningsih, Listyaningsih
Ayumi : Jurnal Budaya, Bahasa, dan Sastra Vol 8 No 1 (2021): AYUMI : Jurnal Budaya, Bahasa dan Sastra
Publisher : Faculty of Letters, Dr. Soetomo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.207 KB) | DOI: 10.25139/ayumi.v8i1.3919

Abstract

Filsafat eksistensialisme absurditas memandang hidup manusia tidak bermakna, sia-sia, namun bukan berarti manusia harus pasrah, melainkan harus melawan untuk mendapatkan eksistensi. Mereka yang melawan disebut manusia pemberontak. Novel Nejimaki Dori Kuronikuru karya Haruki Murakami menceritakan hal serupa tentang itu. Tokoh Toru Okada berusaha memberontak terhadap absurditas yang dialaminya dan menjadi manusia pemberontak. Tujuan penelitian ini mendeskripsikan faktor-faktor pemicu pemberontakan Toru Okada dalam novel Nejimaki Dori Kuronikuru dan mendeskripsikan bentuk-bentuk inkarnasi manusia pemberontak pada diri tokoh tersebut. Manfaat penelitian ini berupa sumbangsih bagi apresiasi dunia kesusastraan Jepang dan dapat menjadi acuan dalam kajian filsafat eksistensialisme absurditas dalam karya sastra. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan filsafat eksistensialisme absurditas Albert Camus. Sumber data berupa novel berjudul Nejimaki Dori Kuronikuru jilid 1-3 karya Haruki Murakami yang dirilis pada rentang waktu 1994-1995. Data penelitian berupa narasi atau tindak tutur dalam novel yang berkaitan dengan teori filsafat eksistensialisme absurditas Albert Camus. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik analisis deskriptif. Simpulan penelitian ini yakni, faktor-faktor yang memicu Toru Okada berupa akumulasi kondisi-kondisi absurd berupa kontradiksi dunia irasional dan naluri akan kejelasan, keterbatasan nalar manusia dengan temuan bahwa kontradiksi dunia irasional dan naluri akan kejelasan menjadi penyebab paling dominan dengan menyumbangkan data terbanyak. Selain itu, Toru Okada dapat dikatakan menyandang predikat sebagai inkarnasi manusia pemberontak. Hal tersebut dikarenakan ia telah memberontak secara metafisik maupun historis. Saran penelitian selanjutnya, novel ini dapat diteliti dengan teori psikologi abnormal, karena terdapat banyak tokoh seperti Kanou bersaudara, Kasahara Mei dan Kumiko Okada yang memiliki kelainan kepribadian. Kata kunci: absurditas; eksistensialisme; inkarnasi; manusia pemberontak