Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENDAMPINGAN PEMBUKUAN KAS SEDERHANA DAN PENCATATAN TRANSAKSI KEUANGAN UMKM TERHADAP RAFIQ TEMPE DI DESA TANJUNGJAYA Wibowo, Rivan; Meliyani, Mega; Erisa Putri, Lola
Where Theory, Practice, Experience & Talent Meet, TPeT Vol 5 No 1 (2025): TPeT (Theory, Practice, Experience & Talent Meet): Community Service Journal
Publisher : LPPM GICI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58890/tpet.v5i1.440

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah memberikan edukasi dan meningkatkan pemahaman pelaku UMKM mengenai pentingnya pengetahuan akuntansi dalam penyusunan pembukuan usaha. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh banyaknya UMKM yang tidak melakukan pencatatan keuangan, minimnya pengetahuan akuntansi, berpendapat bahwa pembukuan terstruktur tidak diperlukan, membuat pencatatan keuangan menjadi kendala bagi pelaku UMKM. Kegiatan pengabdian dilaksanakan bersama mitra UMKM di sektor perdagangan, yaitu rumah produksi tempe. Pemecahan masalah dilakukan melalui tahapan wawancara, pelaksanaan kegiatan dan evaluasi dengan menggunakan Buku Administrasi UMKM sebagai media pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mitra telah memiliki pemahaman mengenai pembukuan seperti pencatatan transaksi, pembuatan input transaksi penerimaan dan pengeluaran kas.
ANALISIS PERHITUNGAN PPH PASAL 21 SEBAGAI UPAYA MENGOPTIMALKAN TAX PLANNING PPH BADAN : STUDI KASUS RS ABC DI TASIKMALAYA Rachpriliani, Awaliawati; Lasmini, Lilis; Wibowo, Rivan; Chotimah; Amalia Putri, Erika; Oktaviyani6, Mona Oktaviyani
Jurnal Gici Jurnal Keuangan dan Bisnis Vol 17 No 2 (2025): Jurnal Gici Jurnal Keuangan dan Bisnis
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi GICI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58890/jkb.v17i2.444

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meneliti ANALISIS PERHITUNGAN PPH PASAL 21 SEBAGAI UPAYA MENGOPTIMALKAN TAX PLANNING PPH BADAN (STUDI KASUS RS ABC DI TASIKMALAYA). Penelitian ini dilakukan pada periode 2024. Studi Kasus pada Rumah Sakit Ibu dan Anak yang berada di daerah Tasikmalaya – Jawa Barat, karena Rumah Sakit tersebut belum mengoptimalkan perencanaan pajak yang atas perhitungan PPh Pasal 21 yang akan berdampak pada PPh Badan di Rumah Sakit tersebut. Penelitian ini termasuk ke dalam jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Lokasi penelitian adalah Rumah Sakit ABC yang berada di Tasikmalaya – Jawa Barat. Data penelitian diperoleh melalui wawancara serta dokumentasi. Dokumen yang digunakan dalam penelitian ini antara lain laporan laba rugi tahun 2024, daftar PPh Pasal 21 karyawan tahun 2024, serta daftar PPh Pasal 21 tenaga medis tahun 2024.
SISTEM PENGGAJIAN PEGAWAI RUMAH SAKIT X DENGAN POLA REMUNERASI DALAM RANGKA EFISIENSI BIAYA DAN PENINGKATAN PRODUKTIVITAS PADA ERA JKN Wibowo, Rivan; Septiawati, Rohma; Rachpriliani, Awalia; Halimatu Saad, Putri; Zahra Kamila, Maulidiya; Juvanti, Aulia
Jurnal Gici Jurnal Keuangan dan Bisnis Vol 17 No 2 (2025): Jurnal Gici Jurnal Keuangan dan Bisnis
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi GICI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58890/jkb.v17i2.445

Abstract

The Indonesian government has committed to implementing a health insurance program, which began in January 2014, and encourages every hospital to participate in the National Health Insurance (JKN) program. The JKN program, which previously used a fee-for-service payment system, has changed from a fee-for-service system, meaning patients are charged according to the hospital's rates. This has changed to universal coverage, a prospective payment system based on the INA-CBGs reference rate. This is to ensure proper hospital management and efficiency and increased productivity. Currently, many hospitals still use payroll standards that refer to employee groups without considering remuneration patterns. Therefore, to achieve cost efficiency and increase productivity, a payroll system with a remuneration pattern is necessary