Suminarsri, S.Pd., Retno
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation (GI) Dalam Meningkatkan Aktivitas Belajar Siswa Pada Siswa Kelas VIII-G SMP Negeri 4 Madiun Tahun Pelajaran 2016/2017 Suminarsri, S.Pd., Retno
Jurnal Ilmiah Pengembangan Pendidikan (JIPP) Vol 8 No 1 (2021): Vol 8 No 1 (2021)
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun Bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran dan hasil pembelajaran kooperatif melalui metode Group Investigation dalam menggambar ilustrasi pada siswa kelas VIII-G SMP Negeri 4 Madiun. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah guru mata pelajaran Seni Budaya dan siswa kelas VIII-G SMP Negeri 4 Madiun. Penelitian difokuskan pada proses pembelajaran dengan metode Group Investigation pada siswa kelas VIII-G dengan materi menggambar ilustrasi. Data diperoleh dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Data dianalisis menurut Matthew B. Milles dan Huberman. Keabsahan data diperoleh melalui teknik trianggulasi. Pelaksanaan pembelajaran menggambar ilustrasi pada kelas VIII-G SMP Negeri 4 Madiun selama 3x pertemuan menggunakan metode kooperatif tipe Group Investigation melalui 6 tahapan: pembentukan kelompok (grouping) terdiri dari 6 kelompok, perencanaan (planning) membuat sket ilustrasi sesuai dengan tema, pelaksanaan menggambar ilustrasi sampai finishing (investigation), menyiapkan laporan karya, mempresentasikan hasil karya, dan evaluasi karya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran tipe Group Investigation cocok untuk diterapkan dalam materi menggambar ilustrasi di kelas VIII-G SMP Negeri 4 Madiun, dengan indikator bahwa siswa menjadi aktif dalam proses pembelajaran seni rupa dalam menggambar ilustrasi. Interaksi antar siswa terjalin, siswa bekerja sama dalam melaksanakan tugas dengan satu kelompoknya saling membantu satu sama lain dengan satu tujuan yang sama yakni pemecahan masalah mengenai tema. Secara keseluruhan hasil penilaian karya siswa dalam menggambar ilustrasi sudah baik dan mendapatkan nilai diatas nilai KKM yaitu 75. Siswa yang memperoleh nilai baik sebanyak 13 siswa, yang memperoleh nilai cukup sebanyak 11 siswa. Untuk penilaian kelompok, terdapat 4 kelompok berpredikat baik dan 2 kelompok berpredikat cukup. Sehingga dapat disimpulkan bahwa implementasi pembelajaran kooperatif Group Investigation menjadikan siswa aktif yang mana berdampak pada hasil belajar yang lebih baik.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Make A Match Untuk Meningkatkan Minat Dan Aktivitas Belajar Siswa Materi Ragam Hias Flora Dan Fauna Pada Siswa Kelas VII-B SMP Negeri 4 Madiun Tahun Pelajaran 2018/2019 Suminarsri, S.Pd., Retno
Jurnal Profesi dan Keahlian Guru (JPKG) Vol 1 No 3 (2020): Vol 1 No 3 (2020)
Publisher : APKS-PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan minat dan aktivitas belajar siswa materi ragam hias flora dan fauna melalui model pembelajaran kooperatif Make a Match pada siswa kelas VII-B SMP Negeri 4 Madiun Tahun Pelajaran 2018/2019. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah peningkatan minat dan aktivitas belajar siswa materi ragam hias flora dan fauna melalui model pembelajaran kooperatif Make a Match pada siswa kelas VII-B SMP Negeri 4 Madiun tahun pelajaran 2018/2019. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Langkah PTK ini meliputi 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VII-B SMP Negeri 4 Madiun yang berjumlah 29 siswa dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif Make a Match. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, dokumentasi, tes dan angket. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian yang diperoleh adalah: pada siklus I, minat belajar siswa mendapat skor rata-rata 39,60% dengan kategori rendah. Pada siklus II terjadi peningkatan, minat belajar siswa mendapat skor rata-rata 60,08% dengan kategori tinggi. Pada siklus I, rata-rata skor aktivitas belajar siswa mendapat skor rata-rata 53,45 dengan kategori sedang. Pada siklus II terjadi peningkatan, rata-rata skor aktivitas belajar siswa mendapat skor rata-rata 71,76 dengan kategori tinggi. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif Make a Match telah terbukti dapat meningkatkan minat dan aktivitas belajar siswa pada siswa kelas VII-B SMP Negeri 4 Madiun tahun pelajaran 2018/2019