Proyek Pembangunan Fly Over Pasar Kembang Surabaya adalah Proyek Pembangunan Fly Overyang membentang pada Jalan Pasar Kembang dan Jalan Diponegoro, memiliki panjang 775 m dengan lebar17 m, meliputi lebar lajur 2 x (3,5x2) m, lebar pemisah tengah 1,5 m dan lebar trotoar 2 x 0,75 m denganempat lajur. Tujuan dibangunnya Fly Over Pasar Kembang Surabaya adalah untuk mengatasi kemacetanpada persimpangan Jalan Diponegoro, Banyu Urip dan Pasar Kembang, serta meningkatkan mutu pelayananmasyarakat pengguna jalan. Pelaksanaan proyek Fly Over Pasar Kembang Surabaya dihadapkan pada tigatujuan, yaitu: Biaya, Waktu, dan Mutu. Ketiga tujuan ini dapat diartikan sebagai sasaran proyek yang tepatbiaya, tepat waktu, dan tepat mutu. Dalam usaha mencapai ketiga sasaran proyek tersebut maka pada setiapawal masing-masing pekerjaan yang terkandung di dalam proses pembangunan Fly Over Pasar KembangSurabaya perlu dilakukan penelitian penggunaan sistem Manajemen K3, dengan tujuan (1) Mengetahuiproses penerapan sistem Manajemen K3 pada proyek pembangunan Fly Over Pasar Kembang Surabaya, (2)Mendapatkan elemen yang terkait dengan OHSAS 18001:2007. Dari hasil analisis didapatkan bahwa (1)Proses monitoring dan evaluasi SMK3 pelaksanaan konstruksi Fly Over Pasar Kembang, bertujuan hanyauntuk mengukur tingkat penyelenggaraan SMK3 dalam pemenuhan syarat-syarat keamanan, keselamatan dankesehatan kerja pada tempat kegiatan konstruksi yang dilakukan kepada pihak pengguna jasa (Satker), PPKdan pihak penyedia jasa. Dengan melakukan penyesuaian hasil proses monitoring dan evaluasi SMK3 kedalam elemen Manajemen K3 OHSAS 18001:2007, pelaksanaan SMK3 lebih menguntungkan.Keuntungannya adalah elemen-elemennya dapat dipakai untuk menetapkan kebijakan K3, perencanaan,tujuan dan program K3. (2) Melalui perhitungan Gap Analysis menggunakan Radar Chart, didapatkanelemen Manajemen K3 OHSAS 18001:2007 yang terkait dengan hasil proses monitoring dan evaluasi SMK3adalah elemen Kebijakan K3 (klausul 4.2) dengan nilai 94,00%, Perencanaan (klausul 4.3) dengan nilai96,30%, Implementasi dan Operasi (klausul 4.4) dengan nilai 96,30%, Pemeriksaan dan Perbaikan (klausul4.5) dengan nilai 93,34% dan Kajian Manajemen (klausul 4.6) dengan nilai 93,33%. Hal tersebutmenunjukkan baik sekali dan sesuai dengan penerapan sistem manajemen K3 yang dilakukan melaluimonitoring dan evaluasi.Kata kunci : fly over, gap analysis, OHSAS