p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Forum Agribisnis
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Determinan Yang Memengaruhi Pemilihan Saluran Pemasaran Kopi Robusta Di Kabupaten Malang Noviyanti, Annisa; Nurmalina, Rita; Dwi Utami, Anisa
Forum Agribisnis Vol. 14 No. 2 (2024): FA VOL 14 NO 2 SEPTEMBER 2024
Publisher : Magister Science of Agribusiness, Department of Agribusiness, FEM-IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/fagb.14.2.136-146

Abstract

ABSTRACT The demand for coffee in Malang Regency by determining the quantity of commodities is very dependent on the marketing subsystem. Robusta coffee marketing channels in Malang Regency include marketing institutions, namely small traders, sub-district collectors and large traders. Coffee marketing is dominated by small traders. This research aims to analyze the determinants that influence the choice of marketing channels for Robusta coffee in Malang Regency. The location of this research was carried out in two villages, namely Srimulyo Village and Sukodono Village, Kec. Dampit, Kab. Poor. The respondents in this research were Robusta coffee farmers in two villages in a total of 60 respondents. Marketing agency respondents were then determined using snowball sampling techniques. Snowball sampling method by collecting data based on information from previous respondents based on existing marketing patterns in Malang Regency. This research uses multinomial logit analysis by determining efficient marketing channels as a reference variable. Based on the results of marketing channel analysis, it was found that there are 5 marketing channel patterns. Marketing channel 1 consists of 27 farmers and the largest channel choice is 45%, while the results of the marketing efficiency analysis show that channel 5, namely direct farmers to wholesalers, is the most efficient. Marketing channel 5 consists of 11 farmers with a percentage of 18.3%. The results of the research show that 3 variables influence the choice of marketing channels, namely production volume, farming experience, and education level. Suggestions from research for extension workers and local governments need to assist farmers regarding financing and coffee market information so that marketing channel choices are more varied.
Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Niat Pembelian Personal Care Product Ramah Lingkungan Pada Generasi Z Muthmainnah Firdausa, Mutiara; Harmini, Harmini; Dwi Utami, Anisa
Forum Agribisnis Vol. 15 No. 1 (2025): FA VOL 15 NO 1 MARET 2025
Publisher : Magister Science of Agribusiness, Department of Agribusiness, FEM-IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/fagb.15.1.53-63

Abstract

Kebanyakan produk ramah lingkungan yang dibeli oleh konsumen adalah makanan. Meski demikian, barang-barang kesehatan atau kosmetik juga dilirik oleh para konsumen dikarenakan kesadaran konsumen terhadap kepedulian lingkungan. Berkaitan dengan produk ramah lingkungan, PCP ramah lingkungan terdiri dari perawatan kulit, perawatan rambut, kosmetik warna, dan perlengkapan mandi. Produk ini menggunakan bahan-bahan alami, tidak menggunakan organisme hasil rekayasa genetika, menggunakan pupuk dan pestisida organik yang terbuat dari bahan alami minim residu saat pemakaian secara rutin dan tidak mengandung bahan kimia berbahaya. Rata-rata konsumen yang menggunakan kosmetik dan personal care adalah anak-anak muda yang berusia 20-28 tahun. Ini semakin menunjukkan bahwa konsumen Indonesia mulai tertarik mengonsumsi jenis produk ramah lingkungan khususnya di kalangan Generasi Z. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis faktor yang memengaruhi kepedulian lingkungan dan faktor lainnya terhadap niat membeli personal care product ramah lingkungan pada kalangan Generasi Z. Jumlah sampel sebanyak 200 responden. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dan Partial Least Square (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap konsumen terhadap produk ramah lingkungan tidak berpengaruh terhadap niat pembelian personal care product ramah lingkungan. Hal ini dikarenakan konsumen banyak yang belum berminat membeli personal care product ramah lingkungan dikarenakan ragu akan kebenaran klaim personal care product ramah lingkungan yang mengandung bahanbahan alami dan mudah didapat.