This Author published in this journals
All Journal Jurnal Teknik
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengembangan Model Pengolahan air Baku dengan Metoda Elektrokoagulasi Febrianto Adi Nugroho
Jurnal Teknik: Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 7 No 2 (2008): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jt.vol7no2.287

Abstract

Besi (Fe) dan mangan (Mn) merupakan komponen yang umum terdapat dalam air kulit bumi, dan sangat mudah terlarut dalam air tanah (ground water). Secara alamiah bentuk yang sangat umum ditemukan dalam air tanah adalah senyawa besi dan mangan bikarbonat. Air yang mengandung besi dan mangan bikarbonat bila berkontak dengan udara akan membentuk presipitat (endapan) dan berada dalam bentuk dispersi koloid, yang menyebabkan warna dan kekeruhan dalam air. Penelitian ini bertujuan untuk membuat model perangkat pengolah air tanah sehingga memenuhi baku mutu air bersih. Tujuan khusus penelitian ini adalah untuk mengetahui efisiensi proses elektrokoagulasi untuk menurunkan penurunan kekeruhan, Fe dan Mn dalam air tanah. Penelitian dilakukan terhadap sampel yang berasal dari sumber air disekitar Cibeber kota Cimahi. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan penurunan konsentrasi Fe dan Mn akibat variasi waktu tinggal dan jumlah plat elektroda. Penurunan konsentrasi Fe dan Mn terbaik dari sumber air I diperoleh pada waktu tinggal 11,266menit, menggunakan 6 plat elektroda dan rapat arus 0,000996 A/cm2 dengan penurunan konsentrasi Fe sebesar 78,92% dan konsentrasi Mn 80,41%, sedangkan untuk sumber air II hasil terbaik diperoleh pada waktu tinggal 13,289 menit, menggunakan 6 plat elektroda dan rapat arus 0,000712 A/cm2 dengan penurunan konsentrasi Fe sebesar 86,85% dan konsentrasi Mn 87,00%.
Isolasi Enzim Bromelin dari Buah Nanas dan Aplikasinya pada Pembuatan Kecap Berbahan Baku Keong Mas Febrianto Adi Nugroho
Jurnal Teknik: Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 8 No 2 (2009): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jt.vol8no2.311

Abstract

Bromelin merupakan enzim proteolitik yang berasal dari buah nanas (Ananas comosus dan Ananas bracteatus). Sebagai enzim proteolitik, bromelin mampu memecah molekul-molekul protein menjadi bentuk asam amino. Pada penelitian ini enzim bromelin digunakan dalam pembuatan kecap dari keong mas sebagai katalis. Pembuatan kecap dari keong mas tersebut bertujuan untuk memanfaatkan kandungan protein yang terdapat pada keong mas. Diharapkan masyarakat khususnya petani akan mendapatkan manfaat dan nilai tambah dari pengolahan tersebut dengan mengusahakan kecap keong mas sebagai penghasilan sampingan. Variabel yang dipelajari pada penelitian ini adalah perbandingan penggunaan komposisi antara bonggol nanas dengan keong mas pada perbandingan 1: 1 (A), 1: 2 (B), dan 1 : 3 (C) serta waktu proses hidrolisa enzimatis terhadap keong mas. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, diperoleh hasil bahwa kecap yang paling disukai adalah kecap yang dibuat dengan perbandingan 1 : 2 dengan lama proses pembuatan 3 hari.
Ekstraksi Virgin Coconut Oil Menggunakan Mikroba Rhizopus Oligosporuz Febrianto Adi Nugroho
Jurnal Teknik: Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 8 No 2 (2009): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jt.vol8no2.315

Abstract

Proses ekstraksi minyak kelapa dapat dilakukan dengan cara menambahkan Suatu inokulum (mikroba) ke dalam larutan santan dan diinkubasi pada suhu kamar. Minyak yang dihasilkan berupa minyak kelapa murni (virgin coconut oil) atau disebut juga minyak kelapa ekstrak dingin (cold expelled coconut oil). Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan virgin coconut oil dengan bantuan Rhizopus oligosporus. Percobaan dilakukan dengan variasi jumlah ragi Rhizopus oligosporus dari ragi tempe sebesar 0,5 gram: 1 gram : 1,5 gram, dan 2 gram. Hasil percobaan terbaik yang memenuhi SNI diperoleh pada percobaan (batch) III menghasilkan produk minyak 81,80 gram : turbiditas 3.4 NTU dan indeks bias 1,450. Hasil analisis kimia produk tersebut memiliki kadar air 0,2% ; kadar kotoran 0,046 % ; kadar asam lemak bebas 0,52 % ; kadar minyak pelican 1,56 % dan bilangan penyabunan 262,968 mg KOH / gr lemak .
Pemurnian Isopropanol Menggunakan Membran Alginat Febrianto Adi Nugroho
Jurnal Teknik: Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 9 No 2 (2010): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jt.vol9no2.322

Abstract

Pemurnian Isopropanol agar mencapai kadar lebih dari 85% umumnya dilakukan dengan distilasi bertingkat yang membutuhkan banyak energi dan biaya. Untuk menghemat biaya, pemurnian Isopropanol dapat dilakukan dengan teknik pervaporasi menggunakan membran. Pada penelitian ini dilakukan teknik pervaporasi menggunakan bahan-bahan utama yaitu : Na-Alginat dengan variasi konsentrasi 4% dan 7%.; larutan CuSO4, dan CaCI2, (0.1 M, 0.5 M, IM) sebagai crosslinker. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi alginat paling optimum untuk pemisahan membran adalah Na-alginat 7%, sedangkan konsentrasi crosslinker optimum adalah 1M CuSO4 (É‘= 147 dan DOS= 4,72) bagi Na-alginat 7% dan 0.5M CaCl2 (É‘= 97 dan DOS= 36,90) bagi konsentrasi alginat 4%. Kondisi operasi dehidrasi isopropanol optimum dicapai pada suhu 50oC dengan konsentrasi umpan 75%.