Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelanggaran Prinsip Utmost Good Faith pada asuransi jiwa (studi kasus putusan nomor 352/Pdt.G/2013/Pn.Jkt.Sel Widiarto, Satria Azis
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 5, No 2 (2021): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v5i2.2009

Abstract

Artikel ini membahas mengenai (1) Apakah alasan penolakan pembayaran klaim pada putusan nomor 352/Pdt.G/2013/PN. Jkt. Sel, antara Dahlan Sinambela sebagai penggugat melawan PT Axa Mandiri Financial service sebagai Tergugat sudah tepat menurut hukum asuransi?; (2) Bagaimana penerapan prinsip utmost good faith pada perkara antara dahlan sinambela melawan PT Axa Mandiri Financial Service pada tingkat pertama hingga tingkat kasasi?. Pada penelitian ini digunakan metode Yuridis-normatif sehingga data yang digunakan berasal dari studi kepustakaan. Hasil dari penelitian ini adalah (1) Penolakan pembayaran klaim polis nomor 512-6844199 tanggal 2 Maret 2012 atas nama Tertanggung Uli Sinambela sudah tepat menurut hukum asuransi, (2) Pengadilan Negeri belum menerapkan Prinsip utmost good faith sedangkan dalam tingkat Pengadilan Tinggi dan Kasasi Majelis Hakim telah menerapkan Prinsip Utmost Good Faith dengan benar.
PELANGGARAN PRINSIP UTMOST GOOD FAITH DAN WAITING PERIOD PADA ASURANSI JIWA (STUDI KASUS PUTUSAN NO. 138/Pdt.G/2012/Pn.Pdg) Widiarto, Satria Azis
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 4, No 4 (2020): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v4i4.1444

Abstract

Artikel ini membahas mengenai (1) pelanggaran prinsip Utmost Good Faith sebagai dasar untuk menolak klaim tertanggung dalam sengketa asuransi jiwa antara Endry Suryanti melawan PT. Asuransi Allianz Life Indonesia sudah tepat penerapannya menurut hukum asuransi. Kemudian (2) dampak hukum penerapan Waiting Period pada polis asuransi No. 000012400302 atas nama Erisman terhadap tanggung jawab polis, serta (3) penerapan prinsip Utmost Good Faith dalam putusan nomor 138/pdt.g/2012/Pn.Pdg. Penelitian ini menggunakan metode yuridis-normatif, dimana data penelitian sebagian besar berasal dari studi kepustakaan. Hasil penelitian ini adalah (1) Pelanggaran prinsip Utmost Good Faith sebagai dasar bagi PT. Allianz Life Indonesia untuk menolak klaim Erisman sudah sesuai menurut hukum asuransi, (2) dampak hukum waiting period terhadap tanggung jawab polis adalah Penanggung tidak wajib memberikan maslahat (manfaat/klaim) meninggal karena belum tercapai masa waktu tertentu, serta (3) penerapan prinsip Utmost Good Faith belum dilakukan oleh Majelis Hakim karena masa polis asuransi Erisman belum mencapai waktu tertentu sebagaimana ketentuan pasal 2 polis asuransi dan Penggugat tidak dapat membuktikan dalil gugatannya di persidangan sehingga tidak ada relevansi nya mempertimbangkan bukti Tergugat lainnya.