Suyanto, Lie
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH PENGELAKAN PAJAK DAN IMPLEMENTASI PERATURAN PERPAJAKAN TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK Suyanto, Lie
Jurnal Analisa Akuntansi dan Perpajakan Vol 4 No 2 (2020)
Publisher : Prodi Akuntansi FEB UNITOMO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (479.747 KB) | DOI: 10.25139/jaap.v4i2.2666

Abstract

Dalam APBN Indonesia, pajak mempunyai kontribusi yang sangat besar terhadap pembiayaan negara. Kontribusi penerimaan pajak terhadap sumber pendanaan negara dari tahun ke tahun selalu mengalami peningkatan. Sistem perpajakan yang diimplementasikan di Indonesia saat ini adalah self  assessment system, Wajib Pajak diberi kepercayaan sepenuhnya untuk menghitung, memperhitungkan, membayar, dan melaporkan sendiri kewajiban perpajakannya. Kunci utama dalam penerapan self assessment system akan efektif apabila kondisi kepatuhan sukarela (voluntary compliance) pada masyarakat telah terbentuk.Rasio penyampaian Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan PPh Wajib Pajak yang masih rendah di KPP Pratama Bandung menimbulkan permasalahan dan pertanyaan seberapa besarkah pengelakan pajak dan implementasi peraturan perpajakan memiliki pengaruh terhadap tingkat Kepatuhan Wajib Pajak. Penelitian ini bertujuan dengan mengetahui pengelakan pajak dan implementasi peraturan perpajakan diharapkan terciptanya suatu korelasi terhadap tingkat Kepatuhan Wajib Pajak. Hipotesis yang ditetapkan adalah pengelakan pajak dan implementasi peraturan perpajakan berpengaruh secara simultan maupun parsial terhadap Kepatuhan Wajib Pajak.Penelitian ini dilakukan di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama se-Kota Bandung. Unit analisis dalam penelitian ini adalah Wajib Pajak Badan dan Wajib Pajak Orang Pribadi yang terdaftar sebanyak 341.444 pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama se-Kota Bandung. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode proportional sampling. Jumlah sampel ditentukan 400 Wajib Pajak dalam penelitian ini dengan rincian 37 Wajib Pajak Badan dan 363 Wajib Pajak Orang Pribadi. Teknik  pengumpulan data primer yang dipergunakan melalui penyebaran kuesioner. Analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis regresi berganda (multiple regression analysis) dengan menggunakan program Statistical Package for Social Science (SPSS). Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan, maka diperoleh kesimpulan bahwa pengelakan pajak memiliki pengaruh negatif dan implementasi peraturan perpajakan  memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap tingkat Kepatuhan Wajib Pajak.
PENGARUH PENGELAKAN PAJAK DAN IMPLEMENTASI PERATURAN PERPAJAKAN TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK Suyanto, Lie
Jurnal Analisa Akuntansi dan Perpajakan Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Prodi Akuntansi FEB UNITOMO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (479.747 KB) | DOI: 10.25139/jaap.v4i2.2666

Abstract

Dalam APBN Indonesia, pajak mempunyai kontribusi yang sangat besar terhadap pembiayaan negara. Kontribusi penerimaan pajak terhadap sumber pendanaan negara dari tahun ke tahun selalu mengalami peningkatan. Sistem perpajakan yang diimplementasikan di Indonesia saat ini adalah self  assessment system, Wajib Pajak diberi kepercayaan sepenuhnya untuk menghitung, memperhitungkan, membayar, dan melaporkan sendiri kewajiban perpajakannya. Kunci utama dalam penerapan self assessment system akan efektif apabila kondisi kepatuhan sukarela (voluntary compliance) pada masyarakat telah terbentuk.Rasio penyampaian Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan PPh Wajib Pajak yang masih rendah di KPP Pratama Bandung menimbulkan permasalahan dan pertanyaan seberapa besarkah pengelakan pajak dan implementasi peraturan perpajakan memiliki pengaruh terhadap tingkat Kepatuhan Wajib Pajak. Penelitian ini bertujuan dengan mengetahui pengelakan pajak dan implementasi peraturan perpajakan diharapkan terciptanya suatu korelasi terhadap tingkat Kepatuhan Wajib Pajak. Hipotesis yang ditetapkan adalah pengelakan pajak dan implementasi peraturan perpajakan berpengaruh secara simultan maupun parsial terhadap Kepatuhan Wajib Pajak.Penelitian ini dilakukan di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama se-Kota Bandung. Unit analisis dalam penelitian ini adalah Wajib Pajak Badan dan Wajib Pajak Orang Pribadi yang terdaftar sebanyak 341.444 pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama se-Kota Bandung. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode proportional sampling. Jumlah sampel ditentukan 400 Wajib Pajak dalam penelitian ini dengan rincian 37 Wajib Pajak Badan dan 363 Wajib Pajak Orang Pribadi. Teknik  pengumpulan data primer yang dipergunakan melalui penyebaran kuesioner. Analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis regresi berganda (multiple regression analysis) dengan menggunakan program Statistical Package for Social Science (SPSS). Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan, maka diperoleh kesimpulan bahwa pengelakan pajak memiliki pengaruh negatif dan implementasi peraturan perpajakan  memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap tingkat Kepatuhan Wajib Pajak.