Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Tipografi dalam Konten Instagram @disbudparkotasemarang sebagai Penguatan City Branding Semarang “Simpul Ekonomi Jawa” Widiantoro, Bayu; Hardjana, Alfons Christian; Senasaputro, Bonifacio Bayu
Jurnal Desain Komunikasi Visual Nirmana Vol. 25 No. 1 (2025): JANUARY 2025
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/nirmana.25.1.12-19

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat kesesuaian antara branding yang dicanangkan dengan proses branding yang diaplikasikan melalui tipografi pada desain visual tampilan unggahan @disbudparkotasemarang. Data diambil dari akun Instagram yang diunggah sejak city branding Semarang, “Simpul Ekonomi Jawa”, dimunculkan. Analisis dilakukan dengan melihat pada jumlah bentuk huruf yang digunakan dan jenis tipografi yang ada di dalamnya. Hal ini kemudian dikaitkan dengan bentuk tipografi yang ada di dalam logo city branding Semarang. Hasil dari penelitian ini adalah kesesuaian antara bentuk huruf dan jenis tipografi dengan bentuk dan jenis tipografi yang ada pada logo city branding  Semarang “Simpul Ekonomi Jawa”. Penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi pada pembuatan standarisasi penggunaan tipografi dan huruf pada unggahan Instagram untuk memperkuat city branding Semarang “Simpul Ekonomi Jawa”.
STRATEGI PENGEMBANGAN KAWASAN PESISIR ‘PANTAI ALAM INDAH’ KOTA TEGAL MELALUI KONSEP SUSTAINABLE WATERFONT-CITY Senasaputro, Bonifacio Bayu; Widiangkoso, G. Epri
Jurnal Desain Lingkungan Binaan Indonesia Vol. 1 No. 1 (2024): JDLBI
Publisher : Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32315/JDLBI.v1i1.353

Abstract

Kawasan pesisir pantai Alam Indah Kota Tegal saat ini menghadapi tantangan pembangunan akibat pertumbuhan perkotaan yang cepat, yang memerlukan strategi pengembangan yang berkelanjutan. Permasalahan yang terdapat pada PAI Kota Tegal adalah tingkat sedimentasi yang cukup tinggi, yang diakibatkan oleh adanya pengendapan sedimen yang terbawa oleh arus sungai pada daerah muara Sungai Kali Ketiwon serta dengan adanya arus laut pada muara sungai yang dapat mengakibatkan terjadinya pengendapan sedimen dalam volume yang cukup besar. Tujuan penulisan artikel ini adalah sebagai arahan rancang untuk menentukan dan mengevaluasi strategi pengembangan kawasan pesisir pantai yang memadukan keberlanjutan lingkungan adaptif, sosial, dan ekonomi. Metode perencanaan dalam artikel ini adalah holistik-terintegrasi, yang didasari oleh data survei lapangan, serta rekomendasi arahan rancang yang dihasilkan secara empiris. Hasil dari perencanaan ini menunjukkan bahwa penerapan konsep Sustainable Waterfront-City dapat menjadi arahan untuk meningkatkan kualitas lingkungan pesisir, ajang penggerak melalui partisipasi masyarakat, serta mendukung pertumbuhan ekonomi lokal. Manfaat hasil perencanaan ini adalah menjadi solusi efektif dalam menghadapi tantangan perkembangan kepariwisataan yang adaptif terhadap perkembangan jaman. Selain itu juga dapat memberikan panduan praktis bagi pemerintah setempat dan pemangku kepentingan lainnya dalam merancang dan melaksanakan strategi pengembangan kawasan pesisir yang berdaya tahan di Kota Tegal dan kota-kota pesisir lainnya di Indonesia.
Exploring Human-Centered Design Strategies Towards Inclusive and Resilient Fishermen’s Housing in Coastal Settlements Senasaputro, Bonifacio Bayu
RUAS Vol. 23 No. 2 (2025)
Publisher : Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.ruas.2025.023.02.11

Abstract

Fishing communities in coastal areas face significant social, ecological, and food vulnerabilities due to climate change, tidal flooding (rob), and economic dependence on marine resources. These conditions create pressing challenges for housing and settlement planning, highlighting the need for adaptive, inclusive, and resilient design strategies. This study applies a Human-Centered Design (HCD) approach to explore solutions for inclusive and resilient fishermen’s housing. The methodology follows three key stages: (a) inspiration; gathering insights on community needs, behaviors, and cultural practices through participatory observation and in-depth interviews; (b) ideation; developing design concepts responsive to local lifestyles, spatial patterns, rapid construction and availability of material resources; and (c) implementation; prototyping and evaluating design solutions through user feedback. Findings reveal that integrating spatial flexibility, adaptive use of local materials, and features supporting self-sufficient food practices, such as hydroponic spaces and small-scale seafood processing areas, could significantly enhance both social and ecological resilience. The study further demonstrates that a Human-Centered Design framework enables communities to actively manage living environments, optimize daily routines, and strengthen economic and food autonomy. These insights provide actionable guidance for developing inclusive, resilient, and sustainable coastal housing, contributing to a broader understanding of resilient architecture in vulnerable human settlements.