Mentari, Trinita Septi
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pola Asuh Balita Stunting Usia 24-59 Bulan Mentari, Trinita Septi
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 4 No 4 (2020): HIGEIA: October 2020
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v4i4.34767

Abstract

Abstrak Kejadian stunting pada balita usia 0-59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Bandar I Kabupaten Batang pada tahun 2018 yaitu sejumlah 968 balita (28,04%). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis faktor yang berhubungan dengan pola asuh balita stunting. Jenis penelitian ini menggunakan survey analitik dengan rancangan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki balita stunting usia 24-59 bulan, diambil pada wilayah kerja Puskesmas Bandar I yang terdiri atas 11 desa. Sampel penelitian sebesar 235 dengan teknik proportional random sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Data dianalisis menggunakan uji chi square. Hasil menunjukkan bahwa pengetahuan (p-value 0,032), sikap (p-value 0,004), umur (p-value 0,029), pekerjaan (p-value 0,016), tingkat pendidikan (p-value 0,046),tingkat pendapatan keluarga (p-value 0,024) dan dukungan keluarga (p-value 0,025) berhubungan dengan pola asuh balita stunting. Sedangkan variabel akses pelayanan kesehatan (p-value 0,164) tidak berhubungan dengan pola asuh balita stunting.Saran penelitian ini adalah meningkatan kesadaran ibu tentang pentingnya pola asuh yang baik untuk mencegah terjadinya balita stunting. Kata kunci: Pola Asuh, Balita, Stunting Abstract Stunting incidents in toddlers aged 0-59 months in the working area of ​​the Public Health Center Bandar I Batang Regency in 2018 is 968 toddler (28,04%). The purpose of this research was to determine and analyze the factors associated with parenting of stunting toddler. This research used analytic survey with cross sectional study. The number of sample in this research is mothers who have stunting toddlers aged 24-59 months, taken in the working area of ​​the Public Health Center Bandar I which consists of 11 villages. There are 235 samples with proportional random sampling technique. The instrument used a questionnaire. Data analyzed using the chi square. The results obtained that knowledge (p-value 0,032), attitude (p-value 0.004), age (p-value 0.029), job (p-value 0.016), level of education (p-value 0.046), level of family income (p-value 0.026) and family support (p-value 0.024) related to parenting of stunting toddlers. While, variable access to health care services (p-value 0.164) is not related to parenting of stunting toddler. The suggestion of this research is to increase the awareness of mothers about the importance of good parenting to prevent stunting toddler. Keywords: Parenting, Toddler, Stunting
Pola Asuh Balita Stunting Usia 24-59 Bulan Mentari, Trinita Septi
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 4 No 4 (2020): HIGEIA: October 2020
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v4i4.34767

Abstract

Abstrak Kejadian stunting pada balita usia 0-59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Bandar I Kabupaten Batang pada tahun 2018 yaitu sejumlah 968 balita (28,04%). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis faktor yang berhubungan dengan pola asuh balita stunting. Jenis penelitian ini menggunakan survey analitik dengan rancangan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki balita stunting usia 24-59 bulan, diambil pada wilayah kerja Puskesmas Bandar I yang terdiri atas 11 desa. Sampel penelitian sebesar 235 dengan teknik proportional random sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Data dianalisis menggunakan uji chi square. Hasil menunjukkan bahwa pengetahuan (p-value 0,032), sikap (p-value 0,004), umur (p-value 0,029), pekerjaan (p-value 0,016), tingkat pendidikan (p-value 0,046),tingkat pendapatan keluarga (p-value 0,024) dan dukungan keluarga (p-value 0,025) berhubungan dengan pola asuh balita stunting. Sedangkan variabel akses pelayanan kesehatan (p-value 0,164) tidak berhubungan dengan pola asuh balita stunting.Saran penelitian ini adalah meningkatan kesadaran ibu tentang pentingnya pola asuh yang baik untuk mencegah terjadinya balita stunting. Kata kunci: Pola Asuh, Balita, Stunting Abstract Stunting incidents in toddlers aged 0-59 months in the working area of ​​the Public Health Center Bandar I Batang Regency in 2018 is 968 toddler (28,04%). The purpose of this research was to determine and analyze the factors associated with parenting of stunting toddler. This research used analytic survey with cross sectional study. The number of sample in this research is mothers who have stunting toddlers aged 24-59 months, taken in the working area of ​​the Public Health Center Bandar I which consists of 11 villages. There are 235 samples with proportional random sampling technique. The instrument used a questionnaire. Data analyzed using the chi square. The results obtained that knowledge (p-value 0,032), attitude (p-value 0.004), age (p-value 0.029), job (p-value 0.016), level of education (p-value 0.046), level of family income (p-value 0.026) and family support (p-value 0.024) related to parenting of stunting toddlers. While, variable access to health care services (p-value 0.164) is not related to parenting of stunting toddler. The suggestion of this research is to increase the awareness of mothers about the importance of good parenting to prevent stunting toddler. Keywords: Parenting, Toddler, Stunting