Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Lesson Learn from Traditional-Vernacular Houses in Kinali Village, West Lampung, Indonesia Siregar, Andi Harapan
International Journal of Research and Applied Technology (INJURATECH) Vol. 3 No. 2 (2023): International Journal of Research and Applied Technology (INJURATECH)
Publisher : Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/injuratech.v3i2.14203

Abstract

Traditional-vernacular housings are customarily built to meet the specific needs, values, and ways of living of the local people within a specific environmental context and resources. They are unique compared to other kinds of housings currently in use by the society because they are non-engineered construction and transferred by the ancient tradition so that they could withstand its physical environment and be easily accepted by the local people. The uniqueness is called indigenous knowledge or local wisdom. Indonesia is a country that consists of traditional-vernacular housings in various places. This paper will elaborate on one of the traditional-vernacular housing in Indonesia, which are traditional-vernacular housings in Lampung. The purposes of this research are to elaborate documentation of the indigenous’ knowledge of the traditional-vernacular housings in Lampung to apply for construction today. This paper is based on research which is purely field research and semistructured interview with various stakeholders of the traditional-vernacular housings and local community in Lampung. Field research and semistructured interviews focus on two aspects of observations, which are: 1) traditional building, and 2) skill & local resource use. Observation of traditional buildings include 1) house form & design, 2) structure system, 3) material used, 4) joinery & other details. Observation to skills and local resource use include: 1) building skill, and 2) culture (such as solidarity)
Aspek-Aspek Penjaminan Kinerja Teknis Komponen Arsitektur Pada Bangunan Rumah Susun Sederhana Sewa Di DKI Jakarta Siregar, Andi Harapan
Jurnal Permukiman Vol 15 No 1 (2020)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Bangunan Gedung dan Penyehatan Lingkungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31815/jp.2020.15.19-33

Abstract

Bukti empiris di lapangan menunjukkan bahwa kondisi teknis komponen arsitektur sangat berpengaruh pada kinerja bangunan rumah susun sederhana sewa. Terdapat 4 komponen arsitektur yang mempengaruhi kinerja teknis bangunan, yaitu: atap, dinding, lantai, dan utilitas. Kondisi teknis komponen bangunan ini dipengaruhi oleh: kualitas material, desain, kualitas pengerjaan, kondisi lingkungan luar serta perilaku penggunaan, dan perawatan. Tulisan ini dimaksudkan untuk menyampaikan berbagai aspek yang dipertimbangkan dalam penjaminan kinerja teknis komponen arsitektur bangunan rumah susun sederhana sewa, agar target umur bangunan 50 tahun yang ditetapkan pemerintah dapat dicapai. Aspek-aspek penjaminan kinerja teknis komponen arsitektur dikembangkan melalui skenario perancangan umur teknis setiap komponen arsitektur pada bangunan rumah susun sederhana sewa untuk menemukenali aspek-aspek sensitif yang mempengaruhi umur teknis tiap komponen arsitektur dan besaran pengaruhnya kepada umur teknis bangunan. Dalam penulisan ini diterapkan: 1) pendekatan studi pustaka terkait berbagai riset terdahulu yang kemudian dilakukan survei lapangan, 2) wawancara terhadap pengelola dan penghuni Rusunawa dan 3) dilakukan metode Delphi. Metode Delphi digunakan untuk menjaring berbagai pengetahuan para ahli dalam kinerja bangunan Rusunawa yang dipengaruhi oleh komponen arsitektur. Tiga aspek utama yang mempengaruhi kinerja teknis komponen arsitektur, yaitu: 1) kualitas material, 2) kualitas pengerjaan, dan 3) kualitas perawatan. Dengan menentukan umur teknis komponen arsitektur, pihak manajemen operasional bangunan dari Rusunawa dapat merencanakan tindakan yang dilakukan sepanjang umur teknis bangunan 50 tahun.