This Author published in this journals
All Journal Jurnal Seni Tari
Vida, Alvia Nur
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Manajemen Seni Pertunjukan Solo International Performing Arts (SIPA) oleh Komunitas SIPA di Surakarta Vida, Alvia Nur; Bisri, Moh Hasan
Jurnal Seni Tari Vol 9 No 2 (2020): Vol 9 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jst.v9i2.40315

Abstract

Solo International Performing Arts (SIPA) merupakan pergelaran seni pertunjukan di Surakarta denganberagam seni pertunjukan berbentuk tari, musik, dan teater berasal dari seniman dalam negeri dan luarnegeri. Solo International Performing Arts (SIPA) dikelola dengan sistem manajemen oleh KomunitasSIPA dibawah tanggung jawab Dinas Pariwisata Kota Surakarta. Penelitian ini bertujuan untukmendeskripsikan manajemen pergelaran seni pertunjukan Solo International Performing Arts (SIPA).Peneliti menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data meliputi observasi,wawancara serta dokumentasi yang peneliti gunakan sebagai alat untuk memperoleh data. Teknikanalisis data penelitian ini menggunakan reduksi data, penyajian data, triangulasi dan penarikankesimpulan. Hasil penelitian menunjukan sistem manajemen Solo International Performing Arts (SIPA)terdiri dari dua hal yaitu; (1) Unsur manajemen yang meliputi man, money, methods, materials, machines,dan market; (2) Proses manajemen Solo International Performing Arts (SIPA) yang meliputi perencanaan,pengorganisasian, penyusunan personalia, pengarahan dan pengawasan. Bagi SIPA communityperlunya pengurus administrasi keuangan yang bersifat tetap selain sekretaris agar setiap pelaksanaanpertunjukan lebih efisien, bagi direktur SIPA perlu memberikan wewenang kepada administrasikeuangan agar terjadi pembagian peran yang sesuai, perlunya menerapkan sistem kedisiplinan baruuntuk relawan yang lolos mengikuti seleksi agar pengorganisasian kepanitiaan lebih maksimal, dan bagiPemerintah perlu memberikan alokasi dana sesuai dengan kapasitas pertunjukan.