Rusdia, Ujud
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS PELAYANAN PEMBUATAN KARTU TANDA PENDUDUK ELEKTRONIK (KTP-EL) DI KECAMATAN LEMBANG KABUPATEN BANDUNG BARAT Rusdia, Ujud
JISIPOL | Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 3 No. 1 (2019): JISIPOL Edisi Bulan Januari 2019 | Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (444.989 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kualitas pelayanan Pembuatan Kartu Tanda Penduduk ( KTP ) di Kantor Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat. Penelitian ini berlokasi di Kecamatan Lembang, dengan unit analisis yaitu masyarakat Kecamatan Lembang yang pernah dan sedang melakukan pembuatan Kartu Tanda Penduduk ( KTP ). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Metode penelitian pada dasarnya merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu.Penelitian ini menggunakan metode survei. Jenis data terdiri dari data primer yang diperoleh melalui Wawancara dan observasi langsung di lapangan, sedang data sekunder bersumber dari dokumen laporan, peraturan- peraturan yang berkaitan dengan masalah yang akan diteliti.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada umumnya pelayanan akta pembuatan Kartu tanda penduduk elektronik (KTP-El) di Kecamatan Lembang yang dilihat dari kelima dimensi pelayanan yaitu keandalan, daya tanggap, keyakinan, perhatian dan berwujud berdasarkan penelitian sudah dapat dikatakan baik. The purpose of this studywas to determine how the quality of service of making identity cards at the district office lembang with the unit of analysis in the district office lembang that ever and are done making identification cards. The metode used in this study is a qualitative method. The research method is basically a scientific way to get the data with the purpose and usefulness. This study uses survei. Type of data consist of primary data obtained through interviews and direct field observation were secondary data sourced from the report documents related regulation with the problems that will be investigated. The result indicate that in general the services certificate identity card making in the district as seen from fifth dimension namely the rehability of service responsiveness confidence attention and intangibles based research can already be said to be good. Keywords: Service, Bureaucracy, E-KTP
MANAJEMEN PEMERINTAHAN DAERAH MENUJU INDONESIA BARU Rusdia, Ujud
JISIPOL | Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 3 No. 3 (2019): JISIPOL: Edisi November 2019 / Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.69 KB)

Abstract

Kegagalan pemerintah daerah dalam mengelola pemerintahan umumnya terlihat dalam kekayaan daerah, pendapatan asli daerah, anggaran, jasa, perdagangan, teknologi serta manajemen SDM. Permasalahan ini dapat diperkecil ketika pihak pemerintah menggunakan manajemen yang baik, untuk itu perlu dibuat model manajemen pemerintahan daerah. Identifikasi masalah dari penelitian ini ialah bagaimana strategi, hambatan dan upaya pembaharuan manajemen pemerintahan daerah melalui pendekatan management back to basic. Tujuan penelitian mendeskripsikan strategi, hambatan dan upaya strategi pembaharuan manajemen pemerintahan daerah melalui pendekatan management back to basic di Pemda. Metode penelitian deskriptif analisis dengan pendekatan kombinasi. Objek Penelitian Pemerintah Daerah Kota. Hasil penelitian menunjukkan belum optimal peran pemda dalam fungsi pelayanan, pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. Pelayanan masih terlihat kurang, pembangunan belum sepenuhnya sesuai dengan RPJMD dan pemberdayaan masyarakat masih rendah. Visi dan Misi Kota belum sepenuhnya dijadikan landasan dalam pelaksanaan pembangunan. Fungsi manajemen melalui manajemen SDM, manajemen perencanaan, manajemen keuangan, manajemen sarana dan prasarana, serta manajemen konflik belum terkelola dengan baik. Bentuk organisasi belum berjalan dengan baik banyak penumpukan penugasan dalam sebuah organisasi.
ANALISIS PELAYANAN PEMBUATAN KARTU TANDA PENDUDUK ELEKTRONIK (KTP-EL) DI KECAMATAN LEMBANG KABUPATEN BANDUNG BARAT Rusdia, Ujud
JISIPOL | Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 3 No. 1 (2019): JISIPOL Edisi Bulan Januari 2019 | Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kualitas pelayanan Pembuatan Kartu Tanda Penduduk ( KTP ) di Kantor Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat. Penelitian ini berlokasi di Kecamatan Lembang, dengan unit analisis yaitu masyarakat Kecamatan Lembang yang pernah dan sedang melakukan pembuatan Kartu Tanda Penduduk ( KTP ). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Metode penelitian pada dasarnya merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu.Penelitian ini menggunakan metode survei. Jenis data terdiri dari data primer yang diperoleh melalui Wawancara dan observasi langsung di lapangan, sedang data sekunder bersumber dari dokumen laporan, peraturan- peraturan yang berkaitan dengan masalah yang akan diteliti.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada umumnya pelayanan akta pembuatan Kartu tanda penduduk elektronik (KTP-El) di Kecamatan Lembang yang dilihat dari kelima dimensi pelayanan yaitu keandalan, daya tanggap, keyakinan, perhatian dan berwujud berdasarkan penelitian sudah dapat dikatakan baik. The purpose of this studywas to determine how the quality of service of making identity cards at the district office lembang with the unit of analysis in the district office lembang that ever and are done making identification cards. The metode used in this study is a qualitative method. The research method is basically a scientific way to get the data with the purpose and usefulness. This study uses survei. Type of data consist of primary data obtained through interviews and direct field observation were secondary data sourced from the report documents related regulation with the problems that will be investigated. The result indicate that in general the services certificate identity card making in the district as seen from fifth dimension namely the rehability of service responsiveness confidence attention and intangibles based research can already be said to be good. Keywords: Service, Bureaucracy, E-KTP
MANAJEMEN PEMERINTAHAN DAERAH MENUJU INDONESIA BARU Rusdia, Ujud
JISIPOL | Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 3 No. 3 (2019): JISIPOL: Edisi November 2019 / Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegagalan pemerintah daerah dalam mengelola pemerintahan umumnya terlihat dalam kekayaan daerah, pendapatan asli daerah, anggaran, jasa, perdagangan, teknologi serta manajemen SDM. Permasalahan ini dapat diperkecil ketika pihak pemerintah menggunakan manajemen yang baik, untuk itu perlu dibuat model manajemen pemerintahan daerah. Identifikasi masalah dari penelitian ini ialah bagaimana strategi, hambatan dan upaya pembaharuan manajemen pemerintahan daerah melalui pendekatan management back to basic. Tujuan penelitian mendeskripsikan strategi, hambatan dan upaya strategi pembaharuan manajemen pemerintahan daerah melalui pendekatan management back to basic di Pemda. Metode penelitian deskriptif analisis dengan pendekatan kombinasi. Objek Penelitian Pemerintah Daerah Kota. Hasil penelitian menunjukkan belum optimal peran pemda dalam fungsi pelayanan, pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. Pelayanan masih terlihat kurang, pembangunan belum sepenuhnya sesuai dengan RPJMD dan pemberdayaan masyarakat masih rendah. Visi dan Misi Kota belum sepenuhnya dijadikan landasan dalam pelaksanaan pembangunan. Fungsi manajemen melalui manajemen SDM, manajemen perencanaan, manajemen keuangan, manajemen sarana dan prasarana, serta manajemen konflik belum terkelola dengan baik. Bentuk organisasi belum berjalan dengan baik banyak penumpukan penugasan dalam sebuah organisasi.