AbstrakPermasalahan lingkungan di Kelurahan Nusa Jaya, Kota Tangerang, dipicu oleh peningkatan populasi yang menyebabkan penyempitan ruang kota serta pembangunan industri berskala besar. Urban farming hadir sebagai alternatif solusi yang mampu menjaga kelestarian lingkungan sekaligus menjadi wadah pemberdayaan masyarakat. Penelitian ini bertujuan mengetahui upaya pemberdayaan yang dilakukan serta menganalisis modal sosial yang dimiliki Kelompok Tani Lorong Anggur dalam melaksanakan program urban farming. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan ditentukan dengan purposive sampling, sementara analisis data dilakukan melalui proses reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji dengan ketekunan pengamatan, triangulasi sumber, serta triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan modal sosial terdiri atas tiga komponen utama: kepercayaan, norma, dan jaringan. Ketiganya menjadi fondasi penting keberhasilan program urban farming berbasis pemberdayaan masyarakat. Kata kunci: Modal Sosial, Kelompok Tani, Pemberdayaan Masyarakat, Pemberdayaan Lingkungan, Urban Farming. AbstractEnvironmental issues in Nusa Jaya Subdistrict, Tangerang City, are driven by population growth that narrows urban space and large-scale industrial development. Urban farming emerges as an alternative solution to preserve the environment while serving as a medium for community empowerment. This study aims to identify community empowerment efforts and analyze the social capital owned by the Lorong Anggur Farmer Group in implementing the urban farming program. The research employed a qualitative approach with a descriptive method through observation, interviews, and documentation. Informants were selected using purposive sampling, while data were analyzed through the processes of reduction, presentation, and conclusion drawing. Data validity was tested through persistent observation, source triangulation, and technique triangulation. The results show that social capital consists of three main components: trust, norms, and networks. These three elements form a crucial foundation for the success of urban farming programs based on community empowerment. Keywords: Farmer Group, Community Empowerment, Environmental Empowerment, Social Capital, Urban Farming