Penyakit hipertensi sering disebut “Silent Killer” karena penyakit hipertensi berjalan dengan perlahan dan mungkin tidak dirasakan sampai menimbulkan kerusakan organ yang bermakna. Nyeri kepala pada klien hipertensi disebabkan karena adanya gangguan pada vaskuler akibat hipertensi sehingga aliran darah menjadi terganggu. Kombinasi kompres hangat pada leher dan dzikir menyebabkan terjadinya relaksasi yang bisa menyebabkan nyeri kepala menurun. Kompres hangat dilakukan dileher karena pada leher terdapat arteri-arteri besar yang memperdarahi otak. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh kombinasi kompres hangat pada leher dan dzikir pada nyeri kepala pada klien hipertensi. Penelitian ini ialah quasy eksperiment menggunakan rancangan with pre post test control group desain dengan populasi klien hipertensi sebesar 265 orang. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 38 orang yang dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok intervensi dan kontrol. Dalam mengambil sampel peneliti menggunakan simple random sampling. Intervensi pada penelitian ini yaitu kombinasi kompres hangat pada leher dan dzikir yang diberikan selama 7 hari berturut – berturut dengan waktu pemberian 15 menit. Pada kelompok intervensi responden akan mendapatkan kombinasi kompres hangat pada leher dan dzikir dan obat dari puskesmas. Pada kelompok kontrol mendapatkan obat dari puskesmas. Pada kelompok intervensi, rerata penurunan nyeri kepala sebesar 4,32 (p = 0,000). Kombinasi kompres hangat pada leher dan dzikir berpengaruh untuk menurunkan nyeri kepala pada klien hipertensi. Intervensi kombinasi kompres hangat pada leher dan dzikir dapat dijadikan sebagai pilihan tindakan keperawatan yang dapat dilakukan kepada klien hipertensi untuk menurunkan nyeri kepala. Pada penelitian selanjutnya, intervensi yang diberikan bisa ditambahkan dengan cara membaca.