This Author published in this journals
All Journal MABASAN
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

SATIR IMITASI DALAM PARODI REPUBLIK SENTILAN SENTILUN: KAJIAN PRAGMASTILISTIKA M. Busairi
MABASAN Vol. 17 No. 1 (2023): Mabasan
Publisher : Kantor Bahasa Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62107/mab.v17i1.647

Abstract

Pragmastilistika merupakan kajian interdisiplin yang mengkaji bahasa dilihat dari aspek pragmatik dan stilistika, seperti, maksud tuturan, konteks situasi tuturan dan gaya bahasa. Jadi, pragmastilistika tidak sekadar mengkaji maksud tuturan, tetapi juga mengkaji bagaimana cara tuturan tersebut disampaikan kepada lawan tutur sehingga ia terdampak untuk melakukan sebuah tindakan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gaya bahasa satir melalui imitasi dalam acara Republik Sentilan Sentilun. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-kualitatif dengan pendekatan intertekstual. Data penelitian berwujud audiovisual berupa kata, frase, klausa, atau kalimat yang ditranskripsikan. Data penelitian diperoleh dari acara Republik Sentilan Sentilun di akun YouTube Metro TV. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik simak dan teknik catat sedangkan teknik analisis data menggunakan tiga tahapan, yaitu, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam acara Republik Sentilan Sentilun para tokoh menyampaikan gaya bahasa satir melalui imitasi yang mengandung sindiran dan kritikan terhadap seseorang atau suatu keadaaan yang dikemas melalui humor. Selain itu, penelitian ini dapat menjadi referensi bagi guru dan siswa pada mata pelajaran bahasa Indonesia materi teks anekdot.
BENTUK DAN FUNGSI PRONOMINA PERSONA BAHASA BIMA DALAM FILM LA HILA KARYA ARY IPAN M. Busairi
MABASAN Vol. 17 No. 2 (2023): Mabasan
Publisher : Kantor Bahasa Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62107/mab.v17i2.723

Abstract

Bahasa Bima merupakan bahasa daerah yang dituturkan oleh masyarakat ujung timur Pulau Sumbawa Provinsi Nusa Tenggara Barat. Penelitian ini membahas pronomina persona bahasa Bima dalam film La Hila. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan bentuk dan fungsi pronomina persona bahasa Bima dalam film La Hila. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Data penelitian ini, yaitu dialog para tokoh yang mengandung pronomina persona yang ada dalam film La Hila. Sumber data penelitian diperoleh dari film La Hila karya Ary Ipan dari situs Youtube. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik simak dan teknik catat. Teknik analisis data melalui tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian ini ditemukan bentuk pronomina persona bahasa Bima dalam film La Hila, yaitu pronomina persona pertama dan pronomina persona kedua yang terbagi atas bentuk tunggal dan bentuk jamak. Pronomina persona pertama bentuk tunggal terdiri atas kata nahu, mada, dan la mada. Pronomina persona pertama bentuk jamak terdiri atas kata ndai, nami, dan nami doho. Sementara itu, pronomina persona kedua bentuk tunggal terdiri atas kata nggomi dan ita dan pronomina persona kedua bentuk jamak terdiri atas kata ita doho dan nggomi doho. Selanjutnya, fungsi pronomina persona bahasa Bima dalam film La Hila adalah sebagai budaya menghormati dan  status sosial. Selain itu, penelitian ini dapat menjadi referensi peneliti lain dengan fokus penelitian pronomina persona. Bagi siswa dan guru, penelitian ini dapat menjadi bahan acuan dalam mempelajari materi muatan lokal bahasa daerah.
LEKSIKON FLORA DAN FAUNA DALAM UNGKAPAN BAHASA BIMA: KAJIAN EKOLINGUISTIK M. Busairi
MABASAN Vol. 18 No. 2 (2024): Mabasan 18 (2)
Publisher : Kantor Bahasa Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62107/mab.v18i2.955

Abstract

Bahasa Bima merupakan salah satu kekayaan bahasa daerah di Indonesia yang dituturkan oleh masyarakat Bima unjung timur Pulau Sumbawa Provinsi Nusa Tenggara Barat. Penelitian ini bertujuan mengkaji leksikon flora dan fauna dalam ungkapan bahasa Bima menggunakan kajian ekolinguistik. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan makna dan fungsi leksikon flora dan fauna dalam ungkapan bahasa Bima melalui kajian ekolinguistik. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Data penelitian ini yaitu ungkapan bahasa Bima. Sumber data penelitian diperoleh dari hasil wawancara dengan masyarakat Desa Tenga Kecamatan Woha. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, teknik wawancara, teknik rekam, teknik catat, teknik dokumentasi dan teknik terjemahan. Teknik analisis data melalui beberapa tahap yaitu, cara identifikasi, reduksi data, klasifikasi, interpretasi, dan verifikasi data. Hasil penelitian ini ditemukan adanya leksikon fauna dalam ungkapan bahasa Bima, yaitu kerbau, tikus, kuda, ayam, anai, sapi, kucing, kelinci, dan ular. Sementara itu leksikon flora, yaitu daun kelor, rumput, bambu, kaktus centong, labu kuning, dan pinang. Selain itu, ungkapan bahasa Bima memiliki makna dan fungsi dalam kehidupan masyarakat diantaranya untuk menyindir, menyemangati, menegur, memuji, mengingatkan, dan menasihati terhadap sesama. Akhirnya, penelitian ini dapat menjadi referensi peneliti lain dengan fokus penelitian ungkapan bahasa daerah yang ada di Indonesia melalui kajian penelitian terbaru. Bagi guru dan siswa, penelitian ini dapat menjadi bahan acuan mata pelajaran Muatan Lokal bahasa Bima.