This Author published in this journals
All Journal JME
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGURUSAN MEMORANDUM IN/OUT SECARA MANUAL PADA KAPAL TB.MACAN TUTUL PENGANGKUTAN BATU BARA OLEH PT. MUTIARA SHIPPING AGENCY DI KANTOR KSOP UTAMA BELAWAN Taruna, Taruna; Rinaldi , Fahmi; Kesuma, Netty; Situmeang, Niko Jhonnedi
Journal of Maritime and Education (JME) Vol. 7 No. 1 (2025): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Adiguna Maritim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54196/jme.v7i1.171

Abstract

Mutiara Shipping Agency adalah salah satu perusahaan pelayaran yang bergerak dalam bidang keagenan kapal (shipping agency) yang mengageni kapal lokal maupun kapal asing. Sebagaimana aktifitas-aktifitas perusahaan pelayaran pada umumnya, PT. Mutiara Shipping Agency juga memberikan pelayanan yang sama, yaitu melayani setiap kebutuhan kapal mulai dari rencana kedatangan kapal, penyandaran kapal, memasok kebutuhan kapal dan crew, pengurusan crew sign on dan sign off, pengurusan dokumen-dokumen barang, perpanjangan sertifikat kapal, pengurusan penerbitan Surat Persetujuan Berlayar (SPB) sampai dengan pemberangkatan kapal. Proses pengurusan memorandum ini merupakan bagian daripada pengurusan memorandum in dan memorandum out kapal yang penting untuk dipahami, guna untuk kelancaran pelaksanaan memorandum, dimana setiap kapal yang masuk ke suatu Pelabuhan khususnya Pelabuhan belawan wajib unutk melaksanakan memorandum in setelah kapal sandar, dan memorandum out pada saat pengurusan Surat Persetujuan Berlayar (SPB). Sehubungan dengan pentingnya memorandum ini, maka sangat penting untuk mempelajari dan memahami proses pengerjaan nya agar tidak terjadi kesalahan yang sangat berpengaruh pada pengurusan memorandum. PT. Mutiara Shipping Agency selalu berupaya memberikan pelayanan terbaik terhadap principals, diantaranya membuat perencanaan-perencanaan untuk memastikan tidak terjadi kesalahan yang berarti pada saat pelaksanaan, baik dalam hal penanganan dokumen kapal, pengurusan izin melalui sistem maupun memorandum. Dalam setiap bidang pekerjaan tentu memiliki berbagai kesulitan dan resiko yang akan dihadapi. Demikian juga dalam proses memorandum in dan memorandum out, haruslah dikerjakan dengan teliti, karena mengingat akan dampak yang mungkin saja terjadi dan dapat mengakibatkan delay pada kapal jika melakukan kesalahan dalam memorandum, pengambilan data penulis penelitian memperolehnya melalui field research dan library research.