Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pelatihan Analisis SWOT Perencanaan Pariwisata Pada Forum Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Limau Manih Riesa, Rafidola Mareta; Haries, Alfatah; Primadona, Primadona; Dewi, Ranti Komala; Wandi, Selvia Ananda
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): Juli - Desember
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jpmittc.v3i2.2249

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini lakukan dengan tujuan membuat analisis SWOT perencanaan pariwisata pada kawasan yang dikelola oleh Forum Pemberdayaan Masyarakat Limau Manih, Kota Padang. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan Forum Group Discussion (FGD). Untuk mendapatkan informasi-informasi dalam perecanaan pariwisata digunakan analisis SWOT strengths (kekuatan), weaknesses (kelemahan), opportunities (peluang), dan threats (ancaman). untuk menyusun langkah-langkah pengembangan kawasan Puncak Labuang Limau Manis sebagai kawasan objek wisata di Kota Padang. Hasil dari Pengabdian Kepada Masyarakat ini berupa analisis SWOT perencanaan pariwisata untuk kawasan Puncak Labuang yang dikelola oleh Forum Pemberdayaan Masyarakat Limau Manih.
PERAN PARIWISATA BERBASIS MASYARAKAT (COMMUNITY BASED TOURISM) DALAM PENGELOLAAN EKOWISATA NYARAI, KABUPATEN PADANG PARIAMAN Fitra, Zulhijjah; Banowati, Nadya; Deshima, Rani; Sahmir, Azhar; Dewi, Ranti Komala; Derizal, Derizal
PETA - Jurnal Pesona Pariwisata Vol. 4 No. 1 (2025): PETA Vol 4 No 1 Juni 2025
Publisher : Program Studi Pariwisata, UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/peta.v4i1.222

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat peran pariwisata berbasis Masyarakat/Community Based Tourism (CBT). dalam pengelolaan Ekowisata Nyarai. Kawasan Ekowisata Nyarai berlokasi di Nagari Salibutan, Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman. Kawasan Ekowisata Nyarai memiliki daya tarik unggulan yaitu Air Terjun Nyarai yang terletak di Kawasan Hutan Gamaran. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan menggunakan data sekunder yaitu jurnal dari penelitian sebelumnya serta data primer yaitu melalui wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ekowisata Nyarai memiliki peranan Masyarakat yang dibutuhkan dalam pengelolaan Ekowisata dengan baik. Peranan masyarakat dalam pengelolaan Kawasan Ekowisata Nyarai adalah Partisipasi masyarakat, menerima manfaat, pengembangan sumber daya manusia, konservasi lingkungan. Dengan adanya peranan tersebut masyarakat juga menerima dampak ekonomi yang menguntungkan. Tentunya dalam sebuah pengembangan juga terdapat permasalahan yang terjadi dalam pengelolaan ekowisata
Manajemen Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Pada Hotel Whiz Prime Dalam Partisipasi Pencegahan Covid-19 Dewi, Ranti Komala; Fardinal, Fardinal
Journal of Indonesian Tourism, Hospitality and Recreation Vol 4, No 1 (2021): Journal of Indonesian Tourism, Hospitality and Recreation (April Edition)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jithor.v4i1.28567

Abstract

ABSTRAKPandemi Covid-19 di Indonesia memberikan dampak langsung terhadap industri pariwisata, khususnya industri perhotelan yang terpaksa tutup di Sumatera Barat. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi pelayanan penerapan protokol kesehatan oleh staf Housekeeping dan Front Office dalam mengurangi risiko terpaparnya karyawan oleh tamu. Berdasarkan data PHRI Sumatera Barat sudah 50% hotel tutup, 30% melakukan kegiatan (50% dengan cara merumahkan karyawan dengan sistem unpaid dan 50% digaji), 20% lagi masih beroperasi dengan melakukan kegiatan katering dan menjual makanan siap saji, dan ada juga dengan cara menyewakan kamar untuk isolasi mandiri. Pandemi ini merupakan masalah yang serius, maka dari itu hotel wajib memiliki sumber daya manusia yang memiliki pemahaman baik mengenai ilmu Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) khususnya dalam Standar Operasional Prosedur penanganan tamu. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskripsi kepada seluruh karyawan hotel Whiz Prime Padang. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik sampel jenuh dengan alat pengumpulan data berupa kuesioner untuk mengidentifikasi risiko. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan pelayanan penerapan protokol kesehatan oleh staf Housekeeping dan Front Office sudah baik namun masih ada yang perlu diperbaiki, dan luaran penelitian ini berupa pengembangan Standar Operasional Prosedur. Kata Kunci :  Covid-19, Hotel Whiz Prime Padang, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Manajemen Risiko OCCUPATIONAL HEALTH AND SAFETY RISK MANAGEMENT AT WHIZ PRIME HOTEL IN PARTICIPATION TO PREVENT COVID-19 ABSTRACTCovid-19 in Indonesia gives a direct impact on the Indonesian tourism industry, particularly the hotel industry, which was forced to close in West Sumatra. The purpose of this study was to identify the implementation of health protocol services by housekeeping and front office staff in reducing the risk of employee exposure to guests. Based on West Sumatra PHRI data, 50% hotels have closed, 30% are carrying out activities (50% by laying off employees with an unpaid system and 50% are paid), 20% are still operating by catering and selling ready-to-eat food, and how to rent out a room for self-isolation. This pandemic is a serious problem, therefore the hotel needs to have human resources who have a good understanding of Occupational Safety and Health (K3), especially in the Standard Operating Procedure for guest handling to avoid local transmissions. In this study, the method used is descriptive analysis to all employees of the Whiz Prime Padang hotel. The data collection technique uses a saturated sample technique with a data collection tool in the form of a questionnaire to identify risks. The results showed that the service activities of implementing health protocols by the Housekeeping and Front Office staff were good, but there were still things that needed to be improved, and the outcome of this study was the development of standard operating procedures.Keywords:  Covid-19, Hotels, K3, Risk Management