Sit, Masganti
UIN SUMATERA UTARA MEDAN

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

THE APPLICATION OF NUMBER FISHING GAME TO IMPROVE BASIC MATHEMATICS ABILITY Sit, Masganti; Budianti, Yusnaili; Mulyani, Rahmah
AXIOM : Jurnal Pendidikan dan Matematika Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/axiom.v10i1.8886

Abstract

Abstrak:Kemampuan Matematika permulaan merupakan kemampuan anak untuk berfikir logismatematis dan berkaitan dengan bilangan cacah. Pengamatan awal pada anak usia 5-6 tahun di RA Khairin Islamic School ditemukan bahwa kemampuan Matematika permulaan anak tergolong rendah dan kegiatan pembelajarannya berpusat pada guru sehingga anak tidak aktif menemukan konsep dan tidak ada pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermakna. Padahal karakteristik anak usia dini adalah belajar melalui bermain. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini yaitu untuk meningkatkan kemampuan Matematika permulaan dengan menerapkan permainan memancing angka. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Subjek pada penelitian ini sebanyak 21 orang anak usia 5-6 tahun di RA Khairin Islamic School. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: penggunaan permainan memancing angka (sebagai tindakan) berhasil meningkatkan kemampuan Matematika permulaan pada anak usia 5-6 tahun. Hal tersebut ditandai dengan tercapainya skor persentase ketuntasan klasikal sebesar 90,4% pada siklus II. Penemuan lain dari hasil penelitian ini, yaitu: respon anak saat memancing angka sangat senang, antusias, aktif, dan memahami Matematika permulaan dengan konsep nyata. Dengan demikian, penelitian ini menyarankan kepada guru ataupuh penelitian lainnya untuk menerapkan permainan memancing angka untuk meningkatkan kemampuan Matematika permulaan dan menjadikan konsep Matematika menjadi lebih nyata bagi anak. Kata Kunci:Kemampuan Matematika Permulaan, Permainan Memancing Angka, Pendidikan Matematika Abstract:The Basic mathematics Ability is pupils ability to think logical mathematical and is related to whole numbers. Preliminary observations on pupils aged 5-6 years at RA Khairin Islamic School, pupils basic mathematics abilities were relatively low and their learning activities were teacher-centered so that pupils did not actively find concepts and there were no enjoyable and meaningful learning experiences. Though the characteristics of early childhood are learning through playing, he purpose of this study is to improve the basic mathematics abilities by implementing a number fishing game. The research method used was classroom action research. The subjects in this study were 21 children aged 5-6 years at RA Khairin Islamic School. The results showed that: the application of number fishing game (as action) to improve basic mathematics ability of pupils aged 5-6 years. this is indicated by the achievement of a classical percentage ability score of 90.4% in cycle II. The other findings, pupil's responses when fishing for numbers were very happy, enthusiastic, active, and understood basic Mathematics with real concepts. Thus, this research suggests to the teacher or other research to apply the game of number fishing to improve the basic Mathematics ability and to make the Mathematics concept more real for children. Keywords:Basic Mathematics Ability, Number Fishing Game, Mathematics Education
INOVASI ORANG TUA DALAM MEMPERKENALKAN ANGKA MENGGUNAKAN SISTEM BLENDED LEARNING KEPADA ANAK USIA DINI Sit, Masganti; Nasution, Dinul Akbar
AXIOM : Jurnal Pendidikan dan Matematika Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/axiom.v11i1.10183

Abstract

Dunia pendidikan dihadapkan pada satu fenomena di mana pembelajaran harus beradaptasi dengan keadaan. Metode pembelajaran jarak jauh (daring) menjadi satu pilihan yang harus dijalankan oleh semua jenjang pendidikan, tidak terkecuali pendidikan terhadap anak usia dini. Gadget yang berfungsi sebagai alat komunikasi dipilih sebagai solusi terbaik dalam pembelajaran daring. Namun di balik itu, terdapat ancaman serius yang akan dihadapi anak usia dini, pada khususnya belajar mengenal angka. Anak terlihat sulit berkonsentrasi karena keterbatasan jarak, perhatian dan sentuhan guru. Blended learning akhirnya dipilih untuk menjadi solusi permasalahan tersebut. Pada sistem blended learning, orang tua diberi ruang yang luas untuk berinovasi mendampingi anak ketika belajar mengenal angka. Orang tua di TK Islam Terpadu (IT) Al Washliyah Klambir Lima telah menerapkan blended learning dengan bantuan guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui inovasi orang tua ketika memperkenalkan angka dengan sistem blended learning pada anak dengan rentang usia 5-6 tahun di TK IT Al Washliyah Klambir Lima. Metode deskriptif pendekatan kualitatif dengan jenis natural observation dipilih agar dapat dilakukan pengamatan alami dengan mengamati pelaksanaan kegiatan di sekolah dan di rumah yang dilakukan orang tua, anak, dan guru. Data diperoleh melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah orang tua dan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi orang tua pada pengenalan angka dengan sistem blended learning perlu dilakukan sebagai solusi untuk memenuhi kebutuhan pembelajaran anak usia dini. Melalui pendampingan orang tua, setiap tahapan perencanaan lebih efektif dan guru sangat terbantu menjalankan strategi blended learning hingga memberikan pengalaman berharga bagi anak ketika daring dan disempurnakan pada kegiatan luring.AbstractThe world of education is experiencing a phenomenon where learning must adapt to certain circumstances. The distance learning method (online) is an option that should be carried out at all levels of education, including early childhood education. Gadgets that function as communication tools were considered the best solution in online learning. However, a serious threat might be faced by students in early childhood, especially in learning to recognize numbers. Children might experience difficulties due to distance learning, limited attention, and teachers' presence. Blended learning is thought to be a solution to such problems. In blended learning, parents can accompany children to recognize numbers. Parents whose children studying at the Integrated Islamic Kindergarten (TK IT) Al Washliyah in Klambir Lima have implemented blended learning with the help of teachers. This study aims to find the innovations of parents when introducing numbers through a blended learning system to children aged 5-6 years old in TK IT Al Washliyah in Klambir Lima. The descriptive qualitative approach with the natural observation method was chosen to observe the implementation of activities at school and home by parents, children, and teachers. Data were obtained through interviews, observation, and documentation. The research subjects include parents and teachers. The results show that parents' innovation in assisting children to learn about numbers through a blended learning system can become a solution to meet the learning needs of early childhood education. Through parental assistance, each planning stage is more effective and teachers are greatly assisted in carrying out blended learning strategies to provide valuable experiences for children both in online and offline activities.