Pada zaman milenial ini aksara Jawa kurang difungsikan, sehingga keberadaannya tidak terlihat dan dianggap ketinggalan zaman. Adanya era globalisasi pembelajaran bahasa Jawa seolah-olah dijauhkan dan dianaktirikan sehingga keberadaannya menjadi asing. Permasalahan tersebut mengakibatkan semakin berkurangnya minat siswa terhadap pembelajaran bahasa Jawa khususnya aksara Jawa. Agar dapat menumbuhkan minat siswa dalam pembelajaran dibutuhkan suatu metode yang tepat serta penggunaan media untuk menunjang keberhasilan dalm proses pembelajaran. Metode Quantum Teaching merupakan metode yang tepat untuk mengatasi pemasalahan dalam pembelajaran aksara Jawa yang penerapannya dinamakan TANDUR (Tumbuhkan, Alami, Namai, Demonstrasi, Rayakan). Metode ini digunakan untuk meningkatkan minat baca dan menulis aksara Jawa serta dapat membantu siswa dalam mengatasi rendahnya nilai siswa yang dialami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metode Quantum Teaching dalam meningkatkan minat baca dan menulis aksara Jawa dan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar minat baca dan menulis aksara Jawa melalui metode Quantum Teaching. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas dengan pemerolehan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subyek penelitian dari siswa kelas IV SDN 03 Wirotaman Kabupaten Malang Kecamatan Ampelgading dengan jumlah 17 siswa. Instrumen observasi ditujukan pada guru dan siswa. Pengumpulan data berupa observasi dan tes. Analisis data kualitatif dengan mendeskripsikan kegiatan pada saat pelaksanaan tindakan dan data kuantitatif untuk mengetahui peningkatan hasil belajar melalui tes lisan dan tes tertulis dengan menggunakan metode Quantum Teaching. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan hasil pembelajaran minat baca dan menulis aksara Jawa mengalami peningkatan setelah menggunakan metode Quantum Teaching. Pada pratindakan hasil membaca aksara Jawa siswa memperoleh nilai rata-rata mencapai 60,05, nilai rata-rata pada siklus I mencapai 65,16, dan nilai rata-rata pada siklus II mencapai 80,88. Pada pratindakan hasil menulis aksara Jawa siswa mendapatkan nilai rata-rata mencapai 59,70, nilai rata-rata pada siklus I mencapai 69,41, dan nilai rata-rata pada siklus II mencapai 85,88. Dari data nilai siswa disetiap siklusnya mengalami peningkatan hal itu menunjukkan bahwa siswa sudah terbiasa dalam proses pembelajaran menggunakan metode Quantum Teaching.