Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EDUKASI PERAWATAN PAYUDARA PADA IBU POST PARTUM SECTIO CAESARIA DALAM PENINGKATAN PRODUKSI AIR SUSU IBU DI RUMAH SAKIT UMUM TARUTUN KABUPATEN TAPANULI UTARA 2024 Siregar, Marni; Panggabean, Hetty WA; Sianturi, Elly
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025): Volume 6 No 3 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i3.46432

Abstract

 Survey awal di bulan September dan Oktober 2024 di RSU Tarutung , jumlah ibu post partum sectio caesaria sebanyak 60 orang. Pada umumnya hari ke 2 dan ke 3 belum menyusui bayinya .Ibu postpartum yang mengikuti edukasi sebanyak. 30 orang, semuanya memiliki keluhan belum dapat menyusui bayi nya dengan baik.Metode yang dilakukan, Sosialisasi, Penyuluhan, Demonstrasi Kegiatan pengabdian dilaksanakan kepada 30 orang ibu post partum . Dilakukan pretest untuk pengetahuan ibu post partum tentang perawatan payudara.. pada umumnya kurang baik sebanyak 21 orang (70%).Pengetahuan ibu menyusui  kurang baik sebanyak 18 orang (60 %) waktu dan lama menyusui ,15-20 menit kurang baik sebanyak 14 orang ( 46 %) Frekuensi ibu mencoba menyusui bayinya kurang baik sebanyak 16 orang ( 53.3 % )  hasil post test yang dilakukan.mayoritas pengetahuan ibu post partum meningkat frekuensi menyususi 8-12 x sehari sebanyak 13 orang (52%) dan lama menyusui mayoritas 10-20 menit , 16 orang (64%). Pengetahuan ibu menyusui setelah  ibu post partum sectio caesaria. edukasi hasil post test dan demonstrasi perawatan payudara 26 orang (86,6 %) .pengetahuan ibu menyusui baik sebanyak 28 orang (93,3%). Mayoritas lama menyususi antar 10 -15 menit per payudara  sebanyak 27 orang (90 %) frekwensi menyusui lebih dari 12 x perhari 26 orang (86.6%) kegiatan edukasi yang diberikan pada ibu postpartum sectiocaesaria dapat meningkatkan pengetahuan tentang menyusui, perawatan payudara dalam menambah produksi ASI
EDUKASI FAKTOR IMD, ASI EKSKLUSIF DAN MP-ASI PADA IBU MENYUSUI DALAM PENCEGAHAN STUNTING DI DESA SITOMPUL, WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIATAS BARITA KABUPATEN TAPANULI UTARA Siregar, Marni; Panggabean, Hetty WA; Simbolo, Juana Linda; Sianturi, Elly
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.26215

Abstract

Edukasi faktor IMD, ASI Eksklusif dan MP-ASI pada ibu menyusui dalam Pencegahan Stunting di Desa Sitompul, Wilayah Kerja Puskesmas Siatas Barita Kabupaten Tapanuli Utara. IMD dapat mengurangi 22% kematian 28 hari. ASI yang diberikan secara eksklusif selama 6 bulan pertama kehidupan dapat mencukupi kebutuhan nutrisi bayi untuk tumbuh dan berkembang. Beberapa contoh diantaranya, kolostrum (ASI pada hari 1-5) kaya protein, laktosa ASI sebagai sumber karbohidrat diserap lebih baik dibanding yang terdapat di dalam susu formula Berdasarkan umur mayoritas usia ibu berusia 20-35 tahun yaitu 20 orang (66,7%) dan minoritas usia >35 tahun yaitu 10 (33,3).Berdasarkan Pendidikan 26 orang (86%) dan 4 orang (13,3%) Perguruan Tinggi.Berdasarkan pekerjaan mayoritas petani 23 (76,7%) minoritas dengan pekerjaan wiraswasta dan PNS masing-masing 2 orang (6,7%). Berdasarkan paritas mayoritas multipara yaitu 19 orang (63,3%)dan minoritas Grandemultipara2 orang (6,7%). Pengetahuan ibu menyusui tentang Edukasi factor IMD,ASI,Eksklusif dan MP ASI mayoritas dengan tingkat pengetahuan cukup 25orang (83,3%) minoritas dengan pengetahuan baik hanya 2 orang (6,7%). Kesimpulan setelah dilaksanakan terdapat peningkatan pengetahuan ibu menyusui dengan pengetahuan baik menjadi 100%. Edukasi sangat efektif dalam peningkatan pengetahuan.