Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Konsep Kesehatan Jiwa dalam Al-Qur’an (Suatu Kajian Tafsir Tematik) Muajizat; M, M. Galib; Sohrah
Jurnal Diskursus Islam Vol 12 No 2 (2024): August
Publisher : Program Pascasarjana, UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v12i2.52870

Abstract

Tesis ini merupakan penelitian terhadap konsep kesehatan jiwa dalam al-Qur’an dengan mengangkat dua term pembahasan seputar نَفْسٌ dan طَمَنَ. Latar belakang masalah dalam tesis ini setidaknya ada dua poin yang melatarbelakangi peneliti mengangkat tema ini sebagai judul penelitian, yaitu: pertama, secara umum kajian tentang kesehatan jiwa belum mendapat perhatian yang lebih dalam bidang ilmu tafsir yang menghubungkannya dengan ilmu jiwa dan ilmu sosial, kedua, secara khusus dengan melihat kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi ternyata berdampak pada pola hidup masyarakat serba kompleks yang menyebabkan terjadinya perubahan-perubahan terhadap nilai-nilai kehidupan dikarenakan tidak adanya solusi yang dijadikan konsep sekaligus pedoman oleh manusia saat kecenderungan jiwanya mengajak kepada suatu keburukan sehingga pada akhirnya berujung kepada aktivitas bunuh diri. Permasalahan pokok yang terdapat dalam penelitian tesis ini adalah bagaimana konsep kesehatan jiwa dalam al-Qur’an? Yang peneliti jabarkan kepada beberapa sub masalah, yaitu: Bagaimana Pola Kecenderungan Jiwa dalam al-Qur’an? Bagaimana Langkah-langkah dalam Membentuk Kepribadian Jiwa Qur’ani? Bagaimana Urgensi Menciptakan Kesehatan Jiwa dalam al-Qur’an? Dari rumusan masalah tersebut diharapkan agar penelitian ini bertujuan dapat mengetahui secara mendalam konsep kesehatan jiwa dalam al-Qur´an yang dijadikan sebagai bahan informasi penting bagi pemerhati kajian tafsir sekaligus sebagai bahan bacaan atau referensi pustaka pada berbagai lembaga keilmuan di bidang tafsir dan dapat menjadi rujukan bagi kaum intelektual maupun masyarakat serta mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari sehingga nuansa interaksi sosial dapat terwujud secara aman, damai serta hidup dalam nuansa qur´ani Penulis menggunakan metode tafsir tematik melalui tiga pendekatan dalam penelitian ini, yaitu pendekatan ilmu tafsir, ilmu jiwa atau psikologi dan ilmu sosial atau sosiologis menggunakan beberapa teknik interpretasi, di antaranya: teknik interpretasi qur’ani, sunnah, linguistik, sistemis dan interpretasi kultural. Penelitian ini tergolong library research berjenis kualitatif, di mana keseluruhannya merujuk pada literatur yang bersumber dari bahan tertulis seperti buku, jurnal, artikel dan dokumen yang bersifat riset kepustakaan. Hasil dari penelitian tesis ini setelah melihat dari teori ilmu tafsir, psikologi dan sosiologis kemudian menghubungkannya dengan term-term kesehatan jiwa dalam al-Qur’an maka ditemukan kesimpulan yaitu, pertama, pola kecenderungan jiwa manusia terbagi tiga, antara lain al-nafs al-amma>rah, al-nafs al-lawwa>mah dan al-nafs al-mut}mainnah, kedua, langkah-langkah dalam membentuk kepribadian jiwa qur’ani ada lima cara, antara lain: mengecek berita atau informasi, membumikan al-Qur’an di dalam kehidupan, muh}a>sabah al-nafs atau introspeksi diri, bersyukur sebagai tolok ukur kebahagiaan serta isti’a>z|ah atau memohon perlindungan, pemeliharaan dan penjagaan dari Allah, ketiga, urgensi menciptakan kesehatan jiwa dalam al-Qur’an menghadirkan banyak kemaslahatan yang terwakili dengan tiga macam manfaat, antara lain: memperbaharui iman di dalam hati, memiliki semangat yang tinggi dan senantiasa berzikir dengan mengingat Allah swt.
The Spiritual Dimension in Islamic Da’wah and Building Social Piety among Gorontalo Muslims Idrus, Husni; M, M. Galib; Aderus, Andi; Ibrahim, Sulaiman
MUHARRIK: Jurnal Dakwah dan Sosial Vol 7 No 2 (2024): Muharrik: Jurnal Dakwah dan Sosial
Publisher : Fakultas Dakwah Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/muharrik.v7i2.6134

Abstract

This study is motivated by the need to understand the role of the spiritual values of Surah Al-Ma'un in strengthening social solidarity among the Muslim community in Gorontalo, which has not been comprehensively explored. The research aims to identify how the values of the Qur'an influence social mindsets and behaviors through mosque-based charitable movements. Using the Tafsir Ijtima'i method and a socio-psychological approach, this study analyzes the social transformations driven by the implementation of four key principles of Surah Al-Ma'un: concern for people with low incomes, the importance of sharing, empathy, and social responsibility. Data were collected through in-depth interviews, participatory observations, and surveys involving members and beneficiaries of charitable movements from 340 mosques in Gorontalo. The findings reveal that 70% of mosques provide fod for Friday prayer congregations through donation-based funding, significantly contributing to poverty alleviation and reducing social inequality. These findings also show that the charitable movements inspire value transformation, balancing individual and social piety (At-Tawazun) and reshaping the paradigm of sharing happiness (At-Tabadul). By emphasizing the theological foundation of "Islamic Socialism," these movements successfully integrate spiritual values with social practices to promote collective welfare (Al-Musawat). The implications of this study highlight the importance of religion-based collaboration in driving sustainable social transformation while offering tangible contributions to the literature on integrating Qur'anic values into modern community development.
The Spiritual Dimension in Islamic Da’wah and Building Social Piety among Gorontalo Muslims Idrus, Husni; M, M. Galib; Aderus, Andi; Ibrahim, Sulaiman
MUHARRIK: Jurnal Dakwah dan Sosial Vol. 7 No. 2 (2024): Muharrik: Jurnal Dakwah dan Sosial
Publisher : Fakultas Dakwah Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study is motivated by the need to understand the role of the spiritual values of Surah Al-Ma'un in strengthening social solidarity among the Muslim community in Gorontalo, which has not been comprehensively explored. The research aims to identify how the values of the Qur'an influence social mindsets and behaviors through mosque-based charitable movements. Using the Tafsir Ijtima'i method and a socio-psychological approach, this study analyzes the social transformations driven by the implementation of four key principles of Surah Al-Ma'un: concern for people with low incomes, the importance of sharing, empathy, and social responsibility. Data were collected through in-depth interviews, participatory observations, and surveys involving members and beneficiaries of charitable movements from 340 mosques in Gorontalo. The findings reveal that 70% of mosques provide fod for Friday prayer congregations through donation-based funding, significantly contributing to poverty alleviation and reducing social inequality. These findings also show that the charitable movements inspire value transformation, balancing individual and social piety (At-Tawazun) and reshaping the paradigm of sharing happiness (At-Tabadul). By emphasizing the theological foundation of "Islamic Socialism," these movements successfully integrate spiritual values with social practices to promote collective welfare (Al-Musawat). The implications of this study highlight the importance of religion-based collaboration in driving sustainable social transformation while offering tangible contributions to the literature on integrating Qur'anic values into modern community development.
Pendidikan Dalam Perpektif Al-Qur’an Herman, Herman; M, M. Galib; Rosmini, Rosmini
Jurnal Pendidikan Jompa Indonesia Vol 3 No 2 (2024): JUPENJI: Jurnal Pendidikan Jompa Indonesia
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jupenji.Vol3.Iss2.1083

Abstract

Penelitian tentang pendidikan dalam Al-Qur'an merupakan upaya untuk memahami konsep pendidikan yang terkandung dalam teks suci Islam tersebut. Studi ini bertujuan untuk menganalisis prinsip-prinsip pendidikan yang diajarkan dalam Al-Qur'an dan bagaimana prinsip-prinsip tersebut dapat diterapkan dalam konteks pendidikan modern.Metode penelitian yang digunakan melibatkan analisis teks Al-Qur'an secara mendalam untuk mengidentifikasi ayat-ayat yang berkaitan dengan pendidikan, serta studi literatur untuk memahami konsep pendidikan Islam secara umum. Selain itu, penelitian ini juga melibatkan wawancara dengan para ahli pendidikan Islam untuk mendapatkan sudut pandang praktis tentang implementasi prinsip-prinsip pendidikan dalam Al-Qur'an. Hasil memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang konsep pendidikan dalam Al-Qur'an dan relevansinya dalam konteks pendidikan modern. Implikasi dari penelitian dapat memberikan kontribusi positif dalam pengembangan kurikulum pendidikan Islam serta praktik pendidikan yang lebih holistik dan berbasis nilai-nilai Islam.
Kecerdasan Sosial dalam Al-Qur’an (Kajian Tematik terhadap Term تعاون ) Hamid, Mh. Afdal; M, M. Galib; Mahfudz, Muhsin
Jurnal Diskursus Islam Vol 11 No 2 (2023): August
Publisher : Program Pascasarjana, UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v11i2.41326

Abstract

Kecerdasan sosial perspektif Al-Quran bukan hanya menjelaskan tentang bagaimana kemampuan manusia berhubungan dengan manusia lainnya (Hablum minannas), tetapi lebih fundamental lagi bahwa dari berhubungan baik dengan orang lain bertujuan untuk mencari ridho Allah swt (Hablum minallah). Penulis melakukan klasifikasi ayat berdasarkan urutan urutan turunnya ayat, maka hasilnya term تعاون terkadang di maksudkan sebagai sarana untuk memelihara sifat kemanusiaan antar sesama dengan tujuan untuk mencari ridho Allah swt, Olehnya itu dengan adanya penelitian ini maka akan memberikan tambahan referensi dalam hal kajian tafsir dan psikologi, adapun metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode tematik dengan deskriptif kualitatif, melalui studi kepustakaan (library reserch), dan pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan tafsir dan psikologi, dengan demikian dan hasilnya dapat disimpulkan bahwa Kecerdasan sosial dengan tolong menolong menurut Al-Quran adalah kemampuan seseorang dalam berhubungan baik dengan orang lain dengan tujuan mencari ridho Allah, dalam berhubungan baik dengan seseorang, Al-Qur’an mengisyaratkan untuk senantiasa saling memberi, meringankan beban, bantu membantu dalam hal ini disebut dalam Al-Qur’an dengan term تعاون artinya “tolong menolong”. Wujud kecerdasan sosial tolong menolong menurut Al-Qur’an mengandung dalam dua dimensi yaitu dimensi sosial dan dimensi religious. ta’awun sangat penting dalam persoalan kehidupan manusia bahkan dalam Al-Qur’an mengancam orang-orang yang enggan untuk menolong dengan kedudukan celaka, sebagaimana dalam (QS. Al-Maun:1-7), selain itu setiap mukmin itu bersaudara karena iman, sehingga kewajiban saudara adalah tolong menolong, saling membantu, dalam interaksi sosial di masyarakat. dengan tolong menolong menumbuhkan kecerdasan sosial yang tinggi, sehingga tercipta kesatuan dan persatuan dan pada akhirnya akan berbudaya pada setiap lapisan masyarakat
Efektivitas Penerapan Metode Pembelajaran Al-Qur’an Terhadap Kemampuan Hafalan Santri di Pondok Pesantren Hasyim Asy’ari Bantaeng M, M. Galib; Galib, Ahmad Syarif Hidayatullah; Az-Zahrah, Siti Yasirah
Jurnal Diskursus Islam Vol 11 No 2 (2023): August
Publisher : Program Pascasarjana, UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v11i2.41583

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Efektivitas Penerapan Metode Pembelajaran AlQur’an Terhadap Kemampuan Hafalan Santri Di Pondok Pesantren Hasyim Asy’ari Bantaeng. Jenis penelitian ini adalah penelitian ex-post facto. Lokasi penelitian yakni Pondok Pesantren Hasyim Asy’ari beralamat di desa Nipa-Nipa, kecamatan Pa’jukukang Kabupaten. Adapun pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan metodologi dan pendekatan situasional. Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan dari santri di Pondok Pesantren Hasyim Asy’ari Bantaeng yang berjumlah 182, sampel yang diambil adalah 10% dari setiap kelas. Kelas yang ada sebanyak enam kelas dengan total sampel sebanyak 5 orang. Metode pengumpulan data yaitu observasi, dan tes. Instrumen yang digunakan yaitu pedoman observasi dan tes. Teknik pengolahan dan analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian menujukkan bahwa Metode pembelajaran al-Qur’an yang terdiri atas metode tahsin bin-nadhar, tahfidz bil-ghaib, tikrarul mahfudz, istima’ul mahfudz, dan talaqqi telah diterapkan melalui pembelajaran tahfidz al-Qur’an di Pondok Pesantren Hasyim Asy’ari bantaeng dengan skor rerata sebesar 3,46 dan persentase rerata sebesar 87% yang berarti sangat sesuai dengan teori penggunaan metode menghafal al-Qur’an yang diuji dalam penelitian ini. Kemampuan santri menghafal al-Qur’an di Pondok Pesantren Hasyim Asy’ari Bantaeng, diukur melalui tes kemampuan fashahah, kelancaran, dan tajwid dengan skor rerata sebesar 86% yang berada pada kategori tinggi. Hasil pengujian N-Gain sebesar 0.970149 berada pada kategori tinggi yang berarti penerapan metode menghafal al-Qur’an melalui pembelajaran tahfidz al-Qur’an efektif terhadap kemampuan hafalan santri di Pondok Pesantren Hasyim Asy’ari Bantaeng.