UMKM Kopi Muria di Desa Rahtawu, Kabupaten Kudus, memiliki potensi pengembangan produk kopi sebagai salah satu produk unggulan daerah. Namun, pemasaran yang masih dilakukan secara konvensional menyebabkan jangkauan pasar terbatas pada masyarakat sekitar dan konsumen yang berkunjung secara langsung, sehingga potensi produksi belum diimbangi dengan perluasan pasar yang optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat daya saing UMKM Kopi Muria melalui penerapan strategi pemasaran digital berbasis media sosial dan analisis tren pasar. Metode pelaksanaan dilakukan melalui lima tahapan, yaitu identifikasi kebutuhan mitra, perancangan pemanfaatan teknologi, pemanfaatan teknologi, sosialisasi dan pelatihan, serta evaluasi. Teknologi yang diterapkan meliputi optimalisasi Facebook, WhatsApp Business, dan Shopee sebagai media promosi dan transaksi, serta pemanfaatan Google Trends untuk mengidentifikasi potensi pasar berdasarkan tren pencarian konsumen. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mitra memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya digitalisasi pemasaran dan mampu mengoptimalkan media digital untuk memperluas jangkauan pemasaran. Selain itu, pemanfaatan Google Trends membantu mitra memperoleh informasi mengenai potensi minat pasar sebagai dasar dalam menentukan sasaran promosi. Kegiatan ini menghasilkan penguatan kanal pemasaran digital yang lebih kreatif, inovatif, dan mendukung kemudahan transaksi bagi konsumen.