Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA METODE DISKUSI DENGAN KEPERCAYAAN DIRI SISWA DI SDN KUALA LUPAK KABUPATEN BARITO KUALA Nurul Huda Fitriani
Elementa: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 2 No 1 (2020): Periode Maret - Juni
Publisher : Program Studi PGSD STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.649 KB) | DOI: 10.33654/pgsd.v2i1.1107

Abstract

This study aims a) to determine the application of the discussion method, b) to determine the level of student self-confidence, and c) to determine the relationship between the discussion method and the self-confidence of students at SDN Kuala Lupak, Barito Kuala Regency. This study uses a correlational method and a means of collecting data is a questionnaire. The research sample used purposive sampling technique with a sample of 39 grade students and class VI students. Based on data analysis, the application of the discussion method in SDN Kuala Lupak, Barito Kuala Regency is quite good with an average value of 45.6. The self-confidence of students at SDN Kuala Lupak, Barito Kuala Regency, is in the medium category with an average score of 62.8. The results of data analysis based on the calculation of the two questionnaires show that the t-count value of 14.847 has exceeded the t-table values, both at the 5% and 1% significant levels. Written: t table (5% = 2,026) <tcount (14,847)> ttable (1% = 2,715). It is concluded that the alternative hypothesis (Ha) which says there is a significant relationship between the discussion method and the students' self-confidence at SDN Kuala Lupak, Barito Kuala Regency is accepted.
REALISASI MAKSIM TUTUR DALAM TUTURAN ANAK-ANAK REMAJA DI SIRING BANJARMASIN (THE REALIZATION OF SPEECH MAXIMS IN SPEECH TEENAGERS IN BANJARMASIN SIRING) Nurul Huda Fitriani
JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA Vol 5, No 2 (2015): JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.802 KB) | DOI: 10.20527/jbsp.v5i2.3726

Abstract

Realisasi Maksim Tutur dalam Tuturan Anak-Anak Remaja di Siring Banjarmasin. Maksim tuturmerupakan kaidah kebahasaan di dalam interaksi lingual, kaidah-kaidah yang mengatur tindakannya,penggunaan bahasanya, dan interpretasi-interpretasinya terhadap tindakan dan ucapan lawantuturnya. Selain itu maksim juga disebut sebagai bentuk pragmatik berdasarkan prinsip kerja sama.Tuturan dapat dikatakan sebagai realisasi dari bahasa yang bersifat abstrak. Sedangkan anak-anakremaja ialah kelompok anak-anak yang berusia 12 tahun sampai dengan usia 21 tahun untuk anakwanita sedangkan usia 13 tahun sampai dengan 22 tahun untuk anak laki-laki. Tujuan penelitianuntuk mendeskripsikan pelaksanaan dan pelanggaran implikatur percakapan dalam tuturan anakanakremaja di siring Banjarmasin dengan memperhatikan prinsip kerja sama dari Grice. Pendekatanpenelitian ini menggunakan pendekatan pragmatik dengan metode penelitian kualitatif deskriptif, yaitusuatu metode penelitian yang memusatkan perhatian kepada masalah-masalah aktual sebagaimanaadanya pada saat penelitian berlangsung. Berdasarkan hasil penelitian terungkap pelaksanaan IPdan pelanggaran IP dengan memperhatikan prinsip kerjasama dari Grice. Pelaksanaan maksim tuturterungkap empat pelaksanaan maksim tutur dan empat pelanggaran maksim tutur, yaitu maksimkualitas, maksim kuantitas, maksim relevan, dan maksim cara.Kata-kata kunci: maksim tutur, tuturan, anak-anak remaja