Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Relasi Pusat-Daerah Dan Antar Daerah Di Tengah Covid-19 Lating, Ali; Artha, Sarni; Usman, Syarifudin; Sukarno, Masohi Joyo
JURNAL SAINS SOSIAL DAN HUMANIORA (JSSH) Vol 1 No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Lembaga Penellitian, Pengabdian dan Publikasi (LP3M), UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALUKU UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (900.333 KB) | DOI: 10.52046/jssh.v1i1.711

Abstract

Covid-19 yang melanda dunia dan Indonesia pada khususnya mengakibatkan perubahan yang signifikan dalam berbagai aspek. Kebijakan strategis harus diambil sebagai bagian dari adaptasi terhadap perkembangan covid -19. Aspek pengelolaan pemerintahan antara pusat dan daerah juga mengalami perubahan terkati dengan kebijakan strategis dalam menghadapi covid. Dominasi kewenangan pemerintah pusat dalam pengabilan strategis menyebabkan seluruh penanganan covid harus menunggu keputusan pemerintah pusat. Rivalitas antar Pememrintah Pusat dan Daerah terlihat jelas seperti di Jakarta dan Papua. Ditingkat Provinsi seperti Maluku Utara juga sangat jelas terlihat dalam sejumlah kasus pembagian bantuan sosial oleh Pemerintah Provinsidi sejumlah wilayah Kota Ternate tanpa sepengatahuan pemerintah Kota Ternate juga sebagai gambaran betapa dominasi kewenangan dan minimnya koordinasi terlihat dengan jelas dalam penyelesaian covid-19 . Potret penanganan covid -19 yang cenderung memperlihatkan dominasi yang begitu kuat serta lemahnya koordinasi antara pemerintahan ditengah kebutuhan akan pelayanan yang optimal demi keselamatan warga negara, maka memikirkan kembali hubungan kewengan antara pemerintah pusat dan daerah menjadi sangat penting pilihan model desentralisasi asismetris menjadi salah satu alternative kedepan perlu dilakukan demi keselamatan warga negara.
Communication Strategy In Promoting Lapasi Beach Tourism Destination as a Container For Local Culture Preservation In West Halmahera Saleh, Zulkifli Hi; Artha, Sarni
Jurnal Mamangan Vol 13, No 2 (2024): Special Issue: Jurnal Ilmu Sosial Mamangan, Accredited 2 (SK Dirjen Ristek Dikt
Publisher : LPPM Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/mamangan.v13i2.6601

Abstract

The development coastal areas as tourist destinations in Indonesia tends to increase along with the growing tourism sector. The development of these coastal areas also showcases the unique characteristics of each region as viable alternatives. Lapasi Beach is one of the coastal areas located in Lako Akelamo Village, Sahu District, West Halmahera Regency, North Maluku, which develops the tourism sector with its regional characteristics. The local community still firmly holds onto their culture, from their way of life and arts to their customs and traditions passed down through generations, which still exist to this day. The intention of this research is to understand the communication strategies in promoting Pantai Lapasi as a medium for preserving the local culture of West Halmahera. The method employed in this research is qualitative with a descriptive approach. According to the research outcomes, it shows that various communication strategies in promoting Pantai Lapasi as a medium for preserving the local culture of West Halmahera, among others, through the Beach Festival, social media (Facebook, YouTube, Instagram, WhatsApp flyers), and collaboration with stakeholders. However, the communication strategy in the promotion that has been carried out is still not effective, due to the lack of a proper marketing approach, limited human and financial resources, and the truancy of a good division of roles between the managers and the village government.
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PELAKSANAAN PEMBANGUNAN GEDUNG KANTOR DESA (Studi Di Desa Balbar Kecamatan Oba Utara Kota Tidore Kepulauan) Artha, Sarni; Hamid, Zulkifli
JURNAL GOVERNMENT OF ARCHIPELAGO - JGOA Vol 7 No 2 (2024): JGOA Volume 7 Nomor 2 September 2024
Publisher : Prodi Ilmu Pemerintahan, Universitas Muhammadiyah Maluku Utara, Ternate-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan gedung kantor Desa Balbar dan untuk mengetahui faktor-faktor penyebab rendahnya tingkat partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan gedung kantor desa. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian adalah deskriptif kualitatif yang bisa dipahami sebagai serangkaian prosedur yang digunakan dalam pemecahan masalah yang diselidiki/diteliti dengan menggambarkan keadaan obyek-obyek penelitian pada saat sekarang berdasarkan fakta-fakta yang ada. Sumber data yang digunakan yakni data primer dan data sekunder, teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumen. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan gedung kantor Desa Balbar pada tahun 2016 belum melibatkan masyarakat secara keseluruhan, keterlibatan masyarakat masih rendah karena hanya sebagian mayarakat yang ikut terlibat dalam pelaksanaan pembangunan kantor desa. Bentuk partisipasi masyarakat sebatas partisipasi berupa tenaga mengerjakan pekerjaan-pekerjaan yang dianggap ringan, misalnya membersihkan lokasi kantor desa, dan menyiapkan konsumsi untuk pekerjan. Rendahnya tingkat partisipasi masyarakat dikarenakan (1) pembangunan gedung kantor desa adalah kegiatan proyek dan bukan swadaya, proyek yang anggarannya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Tidore Kepulauan tahun 2015 yang berjumlah Rp. 172.750.000,-. (2) faktor pola pikir masyarakat yang sebagian tidak berpartisipasi, dengan anggapan bahwa pembangunan kantor desa anggarannya besar jadi tidak perlu masyarakat berpartisipasi secara langsung dan sebagian masyarakat tidak perduli atas pelaksanaan pembangunan kantor desa.