Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Gambaran dan Analisis Deteksi Dini Balita Wasting pada Satuan Paud Masagena Subair, Hardyanty
Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 2 No. 8 (2024): Multidiciplinary Scientifict Journal
Publisher : Al Makki Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57185/mutiara.v2i8.234

Abstract

Permasalahan wasting pada anak merupakan permasalahan yang sangat penting dalam hal gizi dan memerlukan perhatian yang serius. Kondisi khusus ini muncul ketika seorang anak mengalami penurunan berat badan secara bertahap, yang mengakibatkan penyimpangan yang signifikan dari kurva pertumbuhan standar dan menyebabkan kondisi kurus dan sangat kekurangan berat badan. Diare sering kali menjadi penyebab utama kurusnya tubuh, karena dapat menyebabkan penurunan berat badan secara drastis dan tinggi badan anak tidak terpengaruh. Mencegah dan mengobati malnutrisi pada anak-anak sangat bergantung pada identifikasi balita kurus secara tepat waktu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji deteksi dini balita wasting di Satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang berlokasi di Sulawesi Selatan. Untuk mencapai hal ini, survei kuantitatif dilakukan terhadap 23 guru PAUD dan tenaga gizi dari pusat kesehatan masyarakat (TPG). Temuan menunjukkan bahwa hanya 60% guru PAUD dan 70% TPG yang memiliki kemahiran yang diperlukan untuk mengidentifikasi balita yang berisiko wasting secara akurat. Analisis data juga mengungkapkan hubungan yang penting dan menguntungkan antara pengalaman, pendidikan, dan pelatihan individu dan kapasitas mereka untuk mengidentifikasi tanda-tanda wasting dini pada anak-anak. Kesimpulannya, perlu adanya peningkatan kemampuan guru PAUD dan TPG Puskesmas di Sulawesi Selatan dalam mendeteksi wasting pada balita sejak dini. Hal ini dapat dicapai melalui pelatihan tambahan, pengalaman kerja, dan pendidikan lebih lanjut.
Gambaran dan Analisis Deteksi Dini Balita Wasting pada Satuan Paud Masagena Subair, Hardyanty
Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 2 No. 8 (2024): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal
Publisher : Al Makki Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57185/mutiara.v2i8.234

Abstract

Permasalahan wasting pada anak merupakan permasalahan yang sangat penting dalam hal gizi dan memerlukan perhatian yang serius. Kondisi khusus ini muncul ketika seorang anak mengalami penurunan berat badan secara bertahap, yang mengakibatkan penyimpangan yang signifikan dari kurva pertumbuhan standar dan menyebabkan kondisi kurus dan sangat kekurangan berat badan. Diare sering kali menjadi penyebab utama kurusnya tubuh, karena dapat menyebabkan penurunan berat badan secara drastis dan tinggi badan anak tidak terpengaruh. Mencegah dan mengobati malnutrisi pada anak-anak sangat bergantung pada identifikasi balita kurus secara tepat waktu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji deteksi dini balita wasting di Satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang berlokasi di Sulawesi Selatan. Untuk mencapai hal ini, survei kuantitatif dilakukan terhadap 23 guru PAUD dan tenaga gizi dari pusat kesehatan masyarakat (TPG). Temuan menunjukkan bahwa hanya 60% guru PAUD dan 70% TPG yang memiliki kemahiran yang diperlukan untuk mengidentifikasi balita yang berisiko wasting secara akurat. Analisis data juga mengungkapkan hubungan yang penting dan menguntungkan antara pengalaman, pendidikan, dan pelatihan individu dan kapasitas mereka untuk mengidentifikasi tanda-tanda wasting dini pada anak-anak. Kesimpulannya, perlu adanya peningkatan kemampuan guru PAUD dan TPG Puskesmas di Sulawesi Selatan dalam mendeteksi wasting pada balita sejak dini. Hal ini dapat dicapai melalui pelatihan tambahan, pengalaman kerja, dan pendidikan lebih lanjut.
Hubungan Perilaku Sedentari dan Konsumsi Mie Instan Dengan Komposisi Tubuh Pada Mahasiswa Tingkat Akhir Universitas Megarezky Nuri, Ainun; Subair, Hardyanty; Ridwan, Eka Sari
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 4 No 4 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol4.Iss4.1883

Abstract

Perilaku sedentari dan konsumsi mie instan dapat memengaruhi komposisi tubuh, namun hubungan keduanya pada mahasiswa masih perlu diteliti lebih lanjut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara perilaku sedentari dan konsumsi mie instan terhadap komposisi tubuh—termasuk Indeks Massa Tubuh (IMT) dan persentase lemak tubuh—pada mahasiswa tingkat akhir Fakultas Keperawatan dan Kebidanan Universitas Megarezky.Metode penelitian menggunakan desain observasional cross-sectional dengan 54 responden yang dipilih secara acak. Data perilaku sedentari dan konsumsi mie instan diperoleh melalui kuesioner, sedangkan IMT dan persentase lemak tubuh diukur dengan Bioelectrical Impedance Analysis (BIA). Analisis data menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi 0,05.Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden memiliki IMT normal (59,3%) dan persentase lemak tubuh kategori standar plus (75,9%). Tidak ditemukan hubungan signifikan antara perilaku sedentari dengan IMT (p=0,435) maupun persentase lemak tubuh (p=0,488). Namun, konsumsi mie instan menunjukkan hubungan signifikan dengan IMT (p=0,010) dan persentase lemak tubuh (p=0,000).Konsumsi mie instan berpengaruh signifikan terhadap komposisi tubuh, sementara perilaku sedentari tidak berpengaruh signifikan. Disarankan dilakukan edukasi gizi dan promosi aktivitas fisik untuk mencegah risiko obesitas.
HUBUNGAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN POLA MAKAN DENGAN KADAR HEMOGLOBIN PADA IBU HAMIL DI PU Risda, Risda; Subair, Hardyanty
Jurnal Kesehatan dan Kedokteran Vol. 4 No. 1 (2025): Februari: Jurnal Kesehatan dan Kedokteran
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/jukeke.v4i1.1942

Abstract

Anemia kehamilan adalah masalah kesehatan umum yang dapat membahayakan ibu dan bayi yang dikandungnya. Anemia pada kehamilan ditandai dengan kadar hemoglobin ibu di bawah 11 gr/dl pada trimester pertama dan ketiga, atau kadar hemoglobin di bawah 10,5 g/dl pada trimester berikutnya. Tujuan Penelitian mengetahui hubungan pengetahuan, sikap dan pola makan dengan kadar hemoglobin pada ibu hamil dipuskesmas tamangapa makassar. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil yang berkunjung di puskesmas tamangapa, berjumlah 128 ibu hamil dengan sempel 35 ibu hamil trimester 2 dan 3, dengan media kuesioner. Analisis menggunakan Uji Univariat Dan Uji Bivariat dengan menggunakan Uji Chi-Square. Hasil penelitian ini tidak ada hubungan yang sinifikan antara pengetahuan dan sikap terhadap kadar hemoglobin nilai p=>0.005. Pada uji stastistik karbohidrat dan lemak dengan kadar hemoglobin mengasilkan nilai p=<0.005, ada hubungan zat gizi karbohidrat dan lemak dengan kadar hemoglobin. Tidak ada hubungan yang signifikan antara kadar hemoglobin dengan asupan protein, Fe dan vit C pada ibu hamil dengan nilai p=>0.005. Tidak ada hubungan yang signifikan antar pengetahuan dan sikap dengan kadar hemoglobin, pola makan terdapat hubungan yang signifikan antar karbohidrat dan lemak pada ibu hamil trimester 2 dan 3 dipuskesmas tamangapa makassar. Kata Kunci: Penetahuan, Sikap, Pola Makan
Effectiveness of TTD and MMS Supplementation in Preventing Anemia in Pregnant Women in the Working Area of the Moncongloe Community Health Center, Maros Regency Subair, Hardyanty; Erni Moilis
Jurnal Kesehatan dan Kedokteran Vol. 4 No. 3 (2025): Oktober: Jurnal Kesehatan dan Kedokteran
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/jukeke.v4i3.2303

Abstract

Nutritional problems in pregnant women remain a major challenge in Indonesia. One of the most serious problems is anemia due to iron deficiency. According to the 2018 Riskesdas results, nearly half of pregnant women in Indonesia experience this condition. Anemia can cause various problems, such as premature birth, low birth weight, and even maternal death. The purpose of this study was to determine the comparative effectiveness of Iron Supplement Tablets (TTD) and Multiple Micronutrient Supplements (MMS) in increasing hemoglobin (Hb) levels in pregnant women. Research method This study was a quantitative observational study with a cross-sectional approach. The research design used a comparative approach, namely by comparing hemoglobin levels in pregnant women who consumed Iron Supplement Tablets (TTD) and those who consumed Multiple Micronutrient Supplements (MMS) in the first and third trimesters.The results showed that hemoglobin levels in pregnant women who consumed Multiple Micronutrient Supplement (MMS) were higher than those in the group who consumed Iron Supplement Tablets (TTD). This difference can be explained based on the nutritional content of each supplement. In conclusion, the administration of multiple micronutrient supplements (MMS) proved to be more effective in increasing hemoglobin levels in pregnant women than administering iron tablets (TTD) alone.