Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FAKTOR YANG MEMPENGARUHI WANITA MENOPAUSE DENGAN KEJADIAN KANKER PAYUDARA DI RSUD SYEKH YUSUF GOWA Syamsuryanita
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 15 No. 3 (2020): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meningkatnya kejadian kanker payudara disebabkan kurangnya keinginan melakukan deteksi secara dini. Upaya untuk mengajak masyarakat melakukan deteksi dini masih banyak berasal dari kelompok-kelompok yang peduli, umumnya lembaga swadaya masyarakat, lembaga penelitian atau perorangan Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mencari analisis faktor yang mempengaruhi wanita menopause dengan kejadian kanker payudara di RSUD Syekh Yusuf Gowa Tahun 2018. Jenis penelitian yang digunakan adalah Case Control Study. Populasi dalam penelitian ini adalah semua wanita yang terdiagnosa kanker dan tidak terdiagnosa kanker sebanyak 52 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah wanita yang terdiagnosa kanker payudara dan yang tidak terdiagnosa kanker payudara di RSUD Syekh Yusuf Gowa tahun 2018 sebanyak 52 orang dengan perbandingan 1 : 1 yaitu 26 orang yang mengalami kanker payudara dan 26 orang yang tidak mengalami kanker payudara dengan tehnik Total Sampling.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh antara umur dengan kejadian kanker payudara pada wanita menopause. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh antara usia saat menarche dengan kejadian kanker payudara pada wanita menopause. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh antara status pernikahan dengan kejadian kanker payudara pada wanita menopause. Diharapkan kepada tenaga kesehatan dapat meningkatkan pemahaman kepada masyarakat tentang bahaya kanker payudara terutama pada umur berisiko tinggi yang dapat menyebabkan terjadinya kanker payudara. Untuk usia saat menarche berisiko tinggi dan usia menarche risiko tinggi dan status pernikahan agar senantiasa melakukan pemeriksaan baik dengan melakukan mammografi ataupun pemeriksaan USG.
PENERAPAN EDUKASI BERBASIS VIDEO ILUSTRASI DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU TENTANG PEMBUATAN MP-ASI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TARAKAN KOTA MAKASSAR Syamsuryanita; Ikawati, Nurul
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (JUPENGMAS) Vol 2 No 2 (2025): Juli-Desember 2025
Publisher : CV. CAHAYA BINTANG CEMERLANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jupengmas.v2i2.118

Abstract

Pemberian Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP-ASI) yang tepat merupakan faktor penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan bayi usia 6–24 bulan. Namun, masih ditemukan keterbatasan pengetahuan dan sikap ibu terkait pembuatan MP-ASI yang sesuai dengan prinsip gizi seimbang, keamanan pangan, dan tahapan usia anak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu tentang pembuatan MP-ASI melalui penerapan edukasi berbasis video ilustrasi di wilayah kerja Puskesmas Tarakan Kota Makassar. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi penyuluhan kesehatan menggunakan media video ilustrasi, diskusi interaktif, serta evaluasi pengetahuan dan sikap ibu sebelum dan sesudah intervensi menggunakan kuesioner terstruktur. Sasaran kegiatan adalah ibu yang memiliki bayi usia 6–24 bulan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan sikap ibu setelah diberikan edukasi berbasis video ilustrasi, khususnya dalam pemilihan bahan makanan, teknik pengolahan MP-ASI yang higienis, serta penyesuaian tekstur dan frekuensi pemberian MP-ASI sesuai usia bayi. Penggunaan media video ilustrasi dinilai efektif karena mampu menyajikan informasi secara visual, menarik, dan mudah dipahami, sehingga meningkatkan partisipasi dan pemahaman sasaran. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa edukasi berbasis video ilustrasi efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu tentang pembuatan MP-ASI, serta berpotensi mendukung perbaikan praktik pemberian MP-ASI dalam upaya pencegahan masalah gizi pada bayi dan balita di wilayah kerja Puskesmas Tarakan Kota Makassar.