Warga binaan menghadapi perubahan situasi, kondisi, serta tuntutan untuk mampu beradaptasi di dalam Lapas. Ketidakmampuan warga binaan menerima keadaan dapat mempengaruhi kualitas hidup. Relaksasi merupakan salah satu bentuk mind-body therapy dalam terapi komplementer untuk membebaskan diri dari ketegangan jasmaniah maupun jiwa yang diharapkan dapat mempengaruhi kualitas hidup. Terapi relaksasi dapat dilakukan dengan teknik slow deep breathing dan penggunaan essential oil lavender. Penelitian bertujuan mengetahui pengaruh terapi relaksasi terhadap kualitas hidup warga binaan perempuan. Desain penelitian Eksperimental dengan jenis rancangan two group design. Sampel penelitian sebanyak 41 responden, 18 orang terapi slow deep breathing dan 23 orang terapi essential oil lavender. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasilnya, kelompok terapi slow deep breathing didapatkan nilai signifikansi untuk domain kesehatan fisik 0,002; domain psikologi 0,004; domain hubungan sosial 0,068 dan domain lingkungan 0,014. Kelompok terapi essential oil lavender didapatkan nilai signifikansi untuk domain kesehatan fisik 0,033; domain psikologi 0,000; domain hubungan sosial 0,796 dan domain lingkungan 0,109. Kesimpulannya terapi relaksasi slow deep breathing dapat meningkatkan kualitas hidup warga binaan perempuan pada domain kesehatan fisik, psikologi dan lingkungan. Terapi relaksasi menggunakan essential oil lavender dapat meningkatkan kualitas hidup warga binaan perempuan pada domain kesehatan fisik dan psikologi.