Nabila Apriliani, Heny Noor Wijayant, Yana Luthfiyati,
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG HYPNOPARENTING PADA PERKEMBANGAN ANAK BALITA DI WILAYAH PUSKESMAS DEPOK 2 Nabila Apriliani, Heny Noor Wijayant, Yana Luthfiyati,
Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu Vol 2, No 1 (2020): Tetap Produktif dan Eksis Selama dan Pasca Pandemi COVID-19
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Pada masa balita terjadi proses pertumbuhan dan perkembangan yang sangat pesat baik pertumbuhan fisik, psikomotor, mental maupun social. Masa lima tahun pertama kehidupan merupakan periode masa emas terhadap lingkungan dan akan menjadi dasar kualitas generasi penerus bangsa. Permasalahan anak hampir 90% disebabkan oleh kesalahan atau ketidaktahuan orangtua akan cara komunikasi dan penyampaian nilai yang baik terhadap sang anak. Tehnik hypnoparenting ini cara yang dapat orang tua lakukan dalam mengatasi berbagai macam masalah yang dialami anak. Tujuan : Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan ibu tentang hypnoparenting pada perkembangan anak balita Di wilayah Puskesmas Depok 2. Metode : jenis penelitian ini menggunakan deskriptif. Subjek penelitian ini adalah 10 balita usia 1-5 tahun yang mengalami gangguan perkembangan di wilayah Puskesmas Depok 2 Sleman. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dan analisis data menggunakan distribusi frekuensi. Hasil Penelitian : Bahwa hasil penelitian ini didapatkan karakteristik responden anak balita yang berjenis kelamin perempuan sebanyak 5 anak (50%) dan laki-laki sebanyak 5 anak (50%), tingkat pengetahuan ibu tentang hypnoparenting dengan kategori cukup 20% sedangkan yang memiliki pengetahuan yang tergolong tinggi ada 80%. Kesimpulan : Tingkat pengetahuan ibu tentang hypnoparenting pada perkembangan anak balita yang tergolong tinggi.