Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Study on Gus Dur’s Ways in Hedging M. Usman
INSANIA : Jurnal Pemikiran Alternatif Kependidikan Vol 15 No 2 (2010)
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (502.223 KB) | DOI: 10.24090/insania.v15i2.1527

Abstract

Abstract : Abdurrahman Wahid (Gus Dur) sangat cekatan dalam mengolah kata. Lantaran ucapan atau perbuatannya acapkali memicu kontroversi, ia sering berlindung di balik kata-kata (hedging), dan membuat analogi yang powerful dalam bereaksi terhadap persoalan dan tuduhan yang dilontarkan padanya. Dia melakukan hedging sehingga bisa menghindari sesuatu yang tidak menyenangkan atau tidak diinginkan terhadapnya. Dengan menggunakan kata-kata atau kalimat tertentu, ia mengangkis pertanyaan atau menjelaskan kebijakannya, tanpa membuat si penanya atau pemrotes tersinggung. Tanpa perlu berdebat panjang, jawaban Gus Dur tadi telah bisa ‘membungkam’ si penanya. Kata kunci: Hedging, Aksi, dan Keputusan.
ANALISIS HUKUM ISLAM TERHADAP AKAD WADI’AH YAD ADH-DHAMANAH PADA LEMBAGA KEUANGAN SYARIAH Asy Syihab Azhar; M. Usman
Iqtishaduna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah Vol 6 No 4 (2025): Juli
Publisher : Jurusan Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah dan Hukum Uin Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tujuan utama dari pendirian lembaga keuangan syariah ini tiada lain adalah sebagai upaya kaum muslimin untuk mendasari segenap aspek kehidupan ekonominya berlandaskan Al-Qur’an dan As-Sunnah. Salah satu penerapan akad yang terjadi dalam Lembaga keuangan syari’ah adalah akad wadi’ah yad adh-dhamanah. dimana penerima titipan memanfaatkan barang titipan tersebut dengan seizin pemiliknya dan menjamin untuk mengembalikan titipan tersebut secara utuh setiap saat kala pemilik menghendakinya. Setelah dilakukan analisis dengan meninjau pada hukum Islam peneliti mendapati bahwa akad wadi’ah yada dh-dhamanah secara hakekat sama seperti dengan akad qard (akad utang piutang) Kata kunci : Wadi’ah, Wadi’ah yad adh-dhamah, Qardh     Abstract The main purpose of establishing Islamic financial institutions is none other than an effort by Muslims to base all aspects of their economic life on the Qur'an and Sunnah. One of the contracts applied in Islamic financial institutions is the wadi'ah yad adh-dhamanah contract, where the trustee utilizes the entrusted goods with the owner's permission and guarantees to return the entrusted goods intact at any time upon the owner's request. After conducting an analysis from the perspective of Islamic law, the researcher found that the wadi'ah yad adh-dhamanah contract is essentially the same as a qard (loan) contract. Keywords : Wadi’ah, Wadi’ah yad adh-dhamah, Qardh