Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PELATIHAN PEMBUATAN HAND SANITIZER BERBASIS BAHAN ALAM UNTUK MENDUKUNG PROTOKOL KESEHATAN DI ERA PANDEMI COVID-19 Maharani, Dina Kartika; Kusumawati, Nita; Setiarso, Pirim; Sanjaya, IGM; Monica, Maria; Samik, Samik; Safitri, Rizka Dwi; Nurzulla, Weka Firda Rizki; Rhamdiyah, Fastabiqul Khairati; Ramadanti, Awanda Halida; Naulia, Kaila; Lailiyah, Nur
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2023): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v6i1.39267

Abstract

Pandemi Covid-19 menuntut masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan terutama jika berada di luar rumah atau saat berada di kerumunan. Salah satunya yang gencar disosialisaikan adalah mencuci tangan dengan sabun atau menggunakan hand sanitizer. Kebiasaan baru ini meningkatkan kebutuhan hand sanitizer yang tinggi di pasaran. Hand sanitizer yang sudah ada di pasaran umumnya realtif cukup mahal dan berbasis alkohol yang kurang ramah lingkungan. Oleh karena itu perlu diadakan pelatihan pembuatan hand sanitizer berbasis bahan alam sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat untuk memperoleh hand sanitizer yang murah dan ramah lingkungan. Pelatihan diikuti oleh peserta yang mayoritas berdomisili di wilayah Driyorejo, Gresik. Tujuan diadakannya pelatihan ini adalah agar warga Driyorejo, Gresik yang mayoritas bekerja di bidang industri memiliki pengetahuan dan keterampilan untuk membuat hand sanitizer secara mandiri dari bahan yang mudah diperoleh di sekitar rumah.  Bahan alam yang digunakan yaitu daun kemangi dan daun sirih, serta diberikan juga pelatihan untuk pembuatan hand sanitizer alkohol dalam sediaanspray dan gel. Kegiatan pelatihan dilakukan pada 4 September 2021 secara webinar, penyampaian materi dilakukan melalui Zoom. Pelatihan  dilaksanakan dengan peserta sebanyak 87 orang. Kepada 20 peserta diberikan kesempatan untuk membuat hand sanitizer sendiri di rumah dengan mempraktikkan ilmu yang telah didapatkan dari pelatihan. Sebagai bahan evaluasi, peserta diwajibkan mengirimkan video saat proses pembuatan. Hasil evaluasi kegiatan pelatihan hand sanitizer menunjukkan bahwa masyarakat Driyorejo telah terampil membuat hand sanitizer alami maupun berbasis alkohol.
PENDAMPINGAN MANAGEMEN USAHA PUPUK CAIR PADA PETERNAK SAPI PERAH DUSUN BRAU BATU Hayati, Nur; Kusumawati, Nita; Setiarso, Pirim; Monica, Maria; Sanjaya, I Gusti Made; Samik, Samik
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.6053

Abstract

Kota Batu merupakan bagian dari Provinsi JawaTimur. Dusun Brau terletak di Kecamatan Bumiaji Kota Batu pada ketinggian 1000 mdpl, suhu rata-rata harian 18-25 °C dengan bentang wilayah berupa perbukitan dengan kontur tanah yang subur. Ketersediaan pakan hijauan yang memadai sebagian besar warga Dusun Brau Desa Gunungsari menyandarkan penghasilan untuk kebutuhan hidupnya dengan membudidayakan sapi perah. Hasil utama budidaya sapi perah adalah produk susunya, dengan salah satu hasil samping berupa limbah peternakan yaitu kotoran sapi. Pada tahun 2023, tim PKM telah melatihkan kepada warga usaha untuk meningkatkan nilai ekonomi kotoran sapi dengan menjadikannya pupuk cair. Selama satu tahun ke belakang, hasil pembuatan pupuk cair digunakan oleh warga untuk sawah atau kebun mereka. Dengan mempertimbangkan kemampuan warga yang masih kurang dalam menghasilkan produk yang siap jual, tim PKM telah menyusun skala prioritas yang harus segera diupayakan penyelesaiannya melalui program PKM Kebijakan Fakultas MIPA Tahun 2024 ini, yaitu: 1) banyaknya pupuk cair yang mampu dihasilkan oleh warga; 2) pupuk cair masih dimanfaatkan secara pribadi; dan 3) rendahnya pengetahuan mitra mengenai managemen usaha pupuk cair. Solusi dari permasalahan tersebut adalah melakukan introduksi pengemasan dan labelling produk pupuk cair. Kata Kunci: Brau; limbah peternakan; dan pengemasan produk