Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS MODEL ANTRIAN KEGIATAN KENDARAAN OPERASIONAL DINAS DI KABUPATEN BANYUMAS TAHUN 2020 Salsabila, Khoirunnisa; Renny, Renny; Supriyanto, Sulman Edi
Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 13 No 1 (2021): Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika (JMP)
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jmp.2021.13.1.4464

Abstract

ABSTRACT. Queues can occur when the need for a service exceeds the available capacity for that service. This study aims to determine the queuing model for the regional service vehicle apel activity in Banyumas Regency in 2020, the effectiveness of the number officers service, and create a simulation model of the queuing model. Based on the results of the research, it can be concluded that the queuing system at the vehicle service with two officers uses a single-phase multi-channel queue structure, queuing discipline is First Come First Served and distribution arrival is Poisson and services with Eksponensial distribution, so the queuing model used is (M/M/s). From the results of calculations using POM for windows the level of service activity is 50% of the times, the average number of apple participants in the system is 1,33 people, the average number of apple participants in the queue is 0,33 people, the average time in the system is 6,6 minutes and the average time in the queue is 1,8 minutes. Because the results of the calculation (1-) are 50% of the break time, so the regional service vehicle apel in Banyumas Regency in 2020 officer is enough with two officers and has been effectiveKeywords: First Come First Served, Multy Channel Single Phase, POM For Windows, Queueing Theory. ABSTRAK. Antrian dapat terjadi apabila kebutuhan akan pelayanan melebihi kapasitas yang tersedia untuk pelayanan itu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model antrian pada kegiatan apel kendaraan dinas Kabupaten Banyumas Tahun 2020, mengetahui keefektifan jumlah petugas pada saat pelayanan, dan membuat model simulasi dari model antrian. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa sistem antrian pada pelayanan apel kendaraan dengan dua petugas menggunakan struktur antrian multy channel single phase, disiplin antrian berupa First Come First Served dan pola kedatangan mengikuti distribusi Poisson dan pelayanan mengikuti distribusi Eksponensial,, sehingga model antrian yang digunakan yaitu (M/M/s). Dari hasil perhitungan menggunakan POM for windows tingkat kesibukan pelayanan sebesar 50% dari waktunya, rata-rata jumlah peserta apel dalam sistem sebanyak 1,33 orang, rata-rata jumlah peserta apel dalam antrian sebanyak 0,33 orang, rata-rata waktu dalam sistem adalah 6,6 menit dan rata-rata waktu dalam antrian adalah 1,8 menit. Karena hasil perhitungan (1-) didapatkan 50% dari waktu istirahat, sehingga petugas pada kegiatan apel kendaraan dinas Kabupaten Banyumas Tahun 2020 masih cukup dengan dua petugas dan sudah efektif.Kata kunci: First Come First Served, Multy Channel Single Phase, POM For Windows, Teori Antrian.
Analysis of the Effect of Security, Effectiveness, and Ease of BTN Mobile Services on the Mobile Banking Marketing Strategy of PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Yogyakarta Branch Salsabila, Khoirunnisa; Albari, Albari
SENTRALISASI Vol. 13 No. 3 (2024): Sentralisasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/sl.v13i3.3679

Abstract

This study aims to determine the influence of service security factors, service effectiveness, and service security in marketing strategies for PT Bank Tabungan Negara or Bank BTN KC Yogyakarta customers. This study uses a quantitative approach using the Accidental Sampling technique, which produces 100 samples. The data analysis technique is processed using IBM SPSS 26 software. The results of the study indicate that service security and service effectiveness at BTN Mobile have a significant positive effect on mobile banking marketing strategies, while ease of service does not have an influence on the mobile banking marketing strategy. This research is useful to help banks understand what factors influence marketing strategies in using mobile banking services to improve their mobile banking services so that they better meet customer needs and desires such as security, effectiveness, and ease of mobile banking services.
Pemahaman Komunitas Gusdurian Surakarta Tentang Etika Politik Gus Dur Setyawan, Muhammad Fiam; Salsabila, Khoirunnisa
POLITEA Vol 8, No 1 (2025): Politea : Jurnal Pemikiran Politik Islam
Publisher : State Islamic Institute of Kudus (IAIN Kudus)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/politea.v8i1.30966

Abstract

Dunia politik di Indonesia saat ini sering dikaitkan dengan korupsi, penyuapan, dan penyalahgunaan wewenang. Maka dibutuhkan sebuah kajian teoritis yang dapat dijadikan sebagai pedoman dalam berpolitik, terutama dalam hal etika. Dengan ini, Gus Dur telah menyumbangkan pemikirannya tentang etika politik. Setelah Gus Dur wafat, Gusdurian hadir sebagai anak ideologis Gus Dur untuk melanjutkan perjuangan Gus Dur. Dari sini muncul pertanyaan, bagaimana masyarakat Gusdurian memahami etika politik Gus Dur? apa peran mereka dalam upaya menyebarkannya?. Penelitian ini akan berfokus pada lingkup yang lebih kecil, di mana Surakarta menjadi objek penelitian. Sebagai kota kecil, Surakarta memiliki dinamika politik yang menarik khususnya situasi politik dan pluralitas masyarakatnya. Selain itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pemahaman para aktivis Gusdurian sebagai wahana implementasi pemikiran etika politik Gus Dur. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan. Data diperoleh dari wawancara yang dilakukan dengan para penggerak komunitas Gusdurian Surakarta dan observasi dalam setiap kegiatan komunitas. Hasil penelitian ini menemukan bahwa para aktivis Gusdurian Surakarta memahami sepenuhnya konsep etika politik Gus Dur yang mencakup tiga aspek penting, yaitu keadilan, kemanusiaan, dan penegakan demokrasi. Komunitas ini juga bergerak secara konkret dalam upaya menyebarkan etika politik Gus Dur melalui kegiatan-kegiatan konvensional, sikap terhadap permasalahan politik di Surakarta, dan kolaborasi dengan berbagai organisasi lain di Surakarta.