Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Media Sosial TikTok dan Kecemasan Sosial terhadap Kesehatan Mental Mahasiswa Wijayanti, Wiwi; Muchsam, Yoki
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7341

Abstract

Perkembangan media sosial telah membawa perubahan signifikan dalam pola interaksi, komunikasi, dan aktivitas digital mahasiswa, khususnya melalui penggunaan platform berbasis video pendek seperti TikTok. Platform ini tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan, tetapi juga sebagai sarana ekspresi diri dan interaksi sosial yang berpotensi memengaruhi kondisi psikologis pengguna. Intensitas penggunaan media sosial sering dikaitkan dengan berbagai aspek psikologis, termasuk kesehatan mental dan kecemasan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan media sosial TikTok dan kecemasan sosial terhadap kesehatan mental mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 95 mahasiswa yang aktif menggunakan TikTok. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media sosial TikTok tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kesehatan mental mahasiswa. Temuan ini mengindikasikan bahwa intensitas penggunaan TikTok tidak secara langsung menentukan kondisi psikologis responden. Sebaliknya, kecemasan sosial terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap kesehatan mental mahasiswa, yang menunjukkan bahwa faktor psikologis internal memiliki peran yang lebih dominan dalam memengaruhi kesejahteraan mental. Secara simultan, penggunaan TikTok dan kecemasan sosial berpengaruh signifikan terhadap kesehatan mental dengan nilai koefisien determinasi sebesar 81,5%, yang menunjukkan bahwa model penelitian memiliki kemampuan yang tinggi dalam menjelaskan variasi kesehatan mental responden. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya pengelolaan kecemasan sosial serta penguatan kemampuan adaptasi individu dalam menghadapi dinamika lingkungan sosial dan digital.