Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

RESILIENSI TOKOH SARI TERHADAP TRAUMA TRAGEDI BANYUWANGI 1998 DALAM NOVEL PEREMPUAN BERSAMPUR MERAH KARYA INTAN ANDARU Indah Nur Afifah
Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol. 17 No. 28 (2022): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif analisis dan memanfaatkan teori-teori psikologi sastra. Data diperoleh melalui teknik simak catat dan analisis isi novel Perempuan Bersampur Merah. Penelitian menunjukkan bahwa seluruh elemen dari struktur cerita mendukung pada isu yang dibincangkan. Secara keseluruhan, novel Perempuan Bersampur Merah merupakan narasi tentang pandangan-pandangan negatif yang melekat pada dukun santet, anak dukun santet, penari gandrung, perempuan hamil dan anak yang lahir di luar nikah, perempuan dewasa yang belum menikah, serta keturunan aktivis partai terlarang. Dalam penelitian ini terdapat kalimat yang menunjukkan sikap tokoh mengalami trauma, ilustrasi yang menjelaskan mengenai kejadian tragedi Banyuwangi 1998. Pengarang menunjukkan berbagai macam bentuk trauma yang dialami tokoh Sari. Seperti yang pengarang tuliskan. Sebagaimana trauma kekerasan tidak selalu membuat tokoh menjadi terpuruk, tetapi justru mampu menyintasi keadaan dan resiliensi yang pada akhirnya menjadi tokoh yang lebih kuat. novel Perenpuan Bersampu Merah strategis dipadankan pada siswa sekolah menengah keatas sebagai pelajaran untuk menyelesaikan konflik yang terjadi. Peneliti selanjutnya diperlukan untuk memperoleh persepsi siswa SMA terhadap trauma yang dialami tokoh Sari dalam  novel bertema kekerasan sebagai upaya edukasi menghindari perundungan di sekolah.Kata Kunci : tokoh perempuan, trauma tragedi Banyuwangi, novel