Kredit macet merupakan salah satu masalah serius yang dihadapi oleh lembaga perbankan. Kondisi ini dapat menyebabkan kerugian finansial dan mempengaruhi stabilitas sistem keuangan secara keseluruhan. Oleh karena itu, lembaga perbankan perlu mengambil tindakan proaktif untuk mencegah dan mengatasi kredit macet sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tindakan proaktif yang dapat diambil oleh lembaga perbankan dalam mengatasi kredit macet. Metode penelitian yang digunakan adalah tinjauan pustaka dan analisis data sekunder yang mencakup laporan keuangan, laporan risiko kredit, dan kebijakan perbankan terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lembaga perbankan dapat mengambil beberapa tindakan proaktif untuk mengatasi kredit macet. Pertama, penggunaan analisis kredit yang lebih mendalam dan metode evaluasi risiko yang lebih canggih dapat membantu mengidentifikasi potensi kredit bermasalah sejak awal. Kedua, peningkatan pemantauan dan manajemen kredit secara berkala memungkinkan lembaga perbankan untuk mengidentifikasi perubahan risiko pada portofolio kreditnya. Selain itu, kolaborasi dengan nasabah yang mengalami kesulitan keuangan juga menjadi salah satu langkah proaktif yang dapat diambil oleh lembaga perbankan. Dengan mendengarkan dan memahami situasi finansial nasabah, bank dapat mencari solusi alternatif seperti restrukturisasi kredit atau program keringanan pembayaran untuk membantu nasabah keluar dari kesulitan. Tidak kalah pentingnya, peningkatan literasi keuangan dan edukasi nasabah tentang manajemen keuangan yang baik juga merupakan bagian dari tindakan proaktif untuk mengurangi risiko kredit macet. Nasabah yang memiliki pemahaman yang lebih baik tentang pengelolaan keuangan cenderung lebih bertanggung jawab dalam membayar kredit mereka. Kesimpulannya, penanganan kredit macet memerlukan pendekatan proaktif dari lembaga perbankan. Dengan menggunakan analisis kredit yang lebih baik, pemantauan berkala, kolaborasi dengan nasabah, dan upaya edukasi keuangan, lembaga perbankan dapat meminimalkan risiko kredit macet dan meningkatkan stabilitas keuangan secara keseluruhan. Penelitian ini memberikan sumbangan penting bagi para pengambil keputusan perbankan dalam menghadapi tantangan kredit macet yang semakin kompleks di era globalisasi ini.